LDII Mimika Gelar Seminar Parenting, Tekankan Peran Keluarga Bentuk Karakter Anak
Ratusan orang tua, tenaga pendidik dan pengurus LDII mengikuti Seminar Parenting yang digelar DPD LDII Kabupaten Mimika bersama Bagian Pemberdayaan Perempuan di Aula Gedung Serbaguna DKM Miftahul Huda
TIMIKA — Ratusan orang tua, tenaga pendidik dan pengurus LDII mengikuti Seminar Parenting yang digelar DPD LDII Kabupaten Mimika bersama Bagian Pemberdayaan Perempuan di Aula Gedung Serbaguna DKM Miftahul Huda, Kelurahan Inauga, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (20/9/2026). Seminar tersebut membahas pentingnya hubungan keluarga yang sehat dalam membentuk karakter anak.
Mengangkat tema “Membangun Hubungan Dewasa yang Sehat, Harmonis, dan Saling Menguatkan,” kegiatan menghadirkan Ustazah Aulia Firdaus Ilmi, S.Psi., sebagai narasumber utama.
Peserta diajak melihat kembali posisi keluarga sebagai lingkungan pertama tempat anak belajar mengenal nilai, tanggung jawab, sikap dan cara berinteraksi. Materi juga mengaitkan pola hubungan orang tua dengan pembentukan karakter luhur generasi muda.
Ketua DPD LDII Kabupaten Mimika La Ode Muh. Norris Ashara, S.S., mengatakan pola pengasuhan tidak dapat dilepaskan dari hubungan antara ayah dan ibu di dalam rumah.
“Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak. Karena itu, hubungan yang baik antara ayah dan ibu akan menjadi lingkungan yang sangat berarti bagi tumbuh kembang anak,” ujar Norris.
Menurutnya, keluarga harmonis bukan berarti terbebas dari persoalan. Perbedaan pendapat tetap dapat muncul, tetapi harus diselesaikan melalui komunikasi terbuka, saling menghargai dan mengutamakan kepentingan keluarga.
Ia berharap peserta tidak berhenti pada pemahaman yang diperoleh selama seminar, tetapi menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga melalui kegiatan ini para orang tua semakin memahami bahwa mendidik anak merupakan tanggung jawab bersama. Kita ingin membangun keluarga yang tidak hanya harmonis, tetapi juga mampu menjadi tempat anak mendapatkan keteladanan, kasih sayang dan pembinaan,” katanya.
Kegiatan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan diskusi interaktif.
Bagi LDII Mimika, seminar tersebut menjadi bagian dari pembinaan keluarga sekaligus upaya memperkuat keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak. Pesan utamanya jelas: pembentukan karakter tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dimulai dari keteladanan yang anak lihat setiap hari di rumah.
Editor :Tim Sigapnews