LDII Mimika Perkuat Pengajian, Ketua DPD Ajak Warga Istiqamah
LDII Kabupaten Mimika kembali menggelar pengajian umum majelis taklim tingkat kabupaten di Masjid Miftahul Huda, Jalan Hasanuddin Gang Ketapang No. 09, Kelurahan Inauga, Distrik Wania, Timika, Papua Tengah, Minggu (13/9/2026).
TIMIKA – DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika kembali menggelar pengajian umum majelis taklim tingkat kabupaten di Masjid Miftahul Huda, Jalan Hasanuddin Gang Ketapang No. 09, Kelurahan Inauga, Distrik Wania, Timika, Papua Tengah, Minggu (13/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan warga sekaligus menguatkan komitmen untuk terus mempelajari Al-Qur’an dan Al-Hadis.
Pengajian menghadirkan Muchsin Afso sebagai pemateri Al-Qur’an dan Ustaz Budiono untuk materi Al-Hadis. Selain memperdalam pemahaman keagamaan, peserta juga mendapat penguatan mengenai pentingnya menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Dewan Penasihat LDII Kabupaten Mimika, H. Suyoto, menyoroti pentingnya keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kualitas akhlak. Menurutnya, derasnya perkembangan zaman tidak boleh membuat masyarakat mengabaikan adab dalam berinteraksi.
“Di zaman sekarang kita melihat kemajuan teknologi yang sangat pesat, tetapi hal itu harus diimbangi dengan adab yang baik. Akhlak yang baik memiliki kedudukan yang sangat tinggi, bahkan dapat menandingi ibadahnya orang yang gemar berpuasa dan orang yang senang melaksanakan salat sunnah. Karena itu, harus menjadikan adab sebagai landasan dalam bersikap, beretika, dan berinteraksi dengan sesama,” jelas H. Suyoto.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak berhenti mengikuti pengajian. Menurutnya, pembelajaran agama perlu dijaga secara berkelanjutan, baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun kelurahan.
Ketua DPD LDII Kabupaten Mimika, La Ode Muh. Norris Ashara, S.S., menegaskan hal serupa. Ia meminta warga mempertahankan semangat mengikuti pengajian dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai pedoman dalam kehidupan.
“Jangan sampai semangat kita dalam mengikuti pengajian menurun. Mari terus bersungguh-sungguh mengikuti pengajian, baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan maupun Kelurahan. Ilmu agama harus terus kita pelajari dan diamalkan,” ujarnya.
Norris menekankan bahwa ilmu tidak cukup hanya dipahami. Nilai yang dipelajari harus terlihat melalui ibadah, perilaku, akhlak, dan hubungan sosial.
Pengajian rutin tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan DPD LDII Mimika. Melalui kegiatan itu, warga didorong tetap konsisten menuntut ilmu sekaligus menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai agama dan adab.
Pesan utama pengajian ini tidak berhenti pada rutinitas belajar agama. LDII Mimika mendorong ilmu yang diperoleh warga benar-benar diterjemahkan menjadi perilaku, akhlak, dan kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Editor :Tim Sigapnews