Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Riau Gandeng Polda Perkuat Kamtibmas dan Program Green Policing
JKSN Wilayah Riau bertemu Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. di Mapolda Riau, Jumat (4/9/2026).
PEKANBARU – Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Wilayah Riau bertemu Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. di Mapolda Riau, Jumat (4/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan kemitraan ulama, santri dan kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Provinsi Riau.
Ketua PW JKSN Riau, Kyai Tohir, S.Pd., bersama pengurus lainnya hadir dalam audiensi yang berlangsung hangat tersebut.
JKSN menyatakan siap mengambil peran sebagai mitra strategis kepolisian, terutama melalui pendekatan keumatan dan dakwah yang menyejukkan.
JKSN menilai ulama dan santri memiliki posisi penting dalam membangun suasana sosial yang kondusif.
Pendekatan keagamaan dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan untuk menangkal radikalisme, memperkuat toleransi dan mencegah potensi perpecahan di tengah masyarakat.
Kyai Tohir menyampaikan apresiasi terhadap peran kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan Riau. Menurutnya, sinergi antara pesantren dan Polri perlu diperkuat agar berbagai persoalan sosial dapat dicegah sejak dini.
Dalam audiensi tersebut, Kapolda Riau juga menekankan pentingnya dukungan ulama dan santri dalam menjaga ketertiban masyarakat. Kepolisian, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan elemen masyarakat.
Selain persoalan kamtibmas, pembahasan turut menyentuh isu lingkungan. Kapolda Riau memperkenalkan semangat Green Policing sebagai bagian dari upaya mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Mari tidak hanya menjadi korban terhadap bencana, tapi menjadi pelaku untuk penghijauan lingkungan,” ujar Kapolda Riau.
Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan, mengingat persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren dan komunitas keagamaan.
JKSN dan Polda Riau selanjutnya sepakat menjaga komunikasi dan membuka peluang kolaborasi program pembinaan masyarakat. Sinergi tersebut diarahkan untuk menciptakan ruang publik yang aman, damai, toleran dan kondusif.
Pertemuan diakhiri dengan foto bersama serta penyerahan cendera mata sebagai simbol penguatan hubungan antara kalangan pesantren dan kepolisian.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Wakil Ketua PW JKSN Riau Muhd. Asrar Rais, Sekretaris M. Ma’ruf Zain, M.H., Bendahara H. Kristian Ali Mafa dan Wakil Bendahara Kyai Asyrofi.
Editor :Tim Sigapnews