LDII PALI Perkuat Konsolidasi Pengurus Jelang Rakorwil Sumsel
DPD LDII Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memperkuat kapasitas kepemimpinan dan konsolidasi pengurus melalui Rakorda di Masjid Baitul Amal, Talang Tumbur.
PALI — DPD LDII Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memperkuat kapasitas kepemimpinan dan konsolidasi pengurus melalui Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Masjid Baitul Amal, Talang Tumbur, Kecamatan Talang Ubi, Minggu (30/8/2026). Forum tersebut menjadi ajang menyatukan langkah pengurus hingga tingkat PC dan PAC sekaligus menyiapkan aspirasi untuk Rakorwil LDII Sumsel.
Ketua DPD LDII Kabupaten PALI Agus Susanto mengatakan Rakorda diperlukan untuk meningkatkan kemampuan pengurus dalam menjalankan roda organisasi. Penguatan kapasitas dinilai penting agar koordinasi antara DPD, PC, dan PAC berjalan lebih efektif.
“Tujuan dari Rakorda ini untuk meningkatkan kapasitas pengurus LDII di tingkatnya masing-masing, sehingga bisa bersinergi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir,” ujarnya.
Selain membahas konsolidasi, Agus menekankan pentingnya kemampuan pengurus membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, hubungan yang baik dengan pejabat, tokoh masyarakat, hingga lingkungan sekitar dapat memperkuat keberadaan organisasi.
“Membangun citra dengan komunikasi yang baik, baik secara formal maupun nonformal, mulai dari pejabat hingga tokoh di masyarakat,” ucapnya.
Rakorda juga diarahkan untuk menghimpun aspirasi dari jajaran organisasi yang akan dibawa dalam Rakorwil LDII Sumsel pada 4–5 September 2026. Karena itu, pengurus didorong memahami tugas, tata kelola, serta program organisasi secara lebih matang.
Dewan Penasihat DPD LDII PALI A. Damri turut mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus menghasilkan manfaat. Ia mengibaratkan pemimpin seperti pulpen yang meninggalkan jejak melalui karya dan kebaikan.
“Nilai-nilai inilah yang harus ditanamkan dalam sikap rendah hati, terbuka terhadap evaluasi, dan terus memperbaiki diri,” ungkapnya.
Ia menegaskan pengurus harus mampu menjalankan amanah dengan komitmen serta menghadirkan program yang memberi dampak bagi masyarakat.
“Amanah ini bukan sekadar kehormatan, tetapi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan komitmen untuk membawa organisasi menjadi lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Rakorda diharapkan menghasilkan kesamaan pemahaman antarstruktur organisasi sehingga pelaksanaan program LDII di Kabupaten PALI semakin terarah, solid, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Editor :Tim Sigapnews