KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Klaten, Temukan Uang dan Perhiasan
Juru Bicara KPK Budhi Prasetyo.
KLATEN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas Bupati Klaten dan sejumlah lokasi lain dalam pengembangan penyidikan dugaan korupsi yang melibatkan kepala daerah tersebut.
Dalam rangkaian penggeledahan yang berlangsung pada pekan tersebut, penyidik mendatangi rumah dinas bupati, sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD), serta rumah pihak terkait.
KPK menyebut penyidik menemukan sejumlah dokumen, barang elektronik, uang, dan perhiasan di rumah dinas bupati. Seluruh temuan itu akan didalami untuk memastikan keterkaitannya dengan perkara yang sedang disidik.
Menurut KPK, perkara tersebut memiliki sedikitnya lima klaster dugaan tindak pidana.
Salah satu klaster berkaitan dengan dugaan pemberian uang oleh bupati untuk menghapus atau menghilangkan temuan dalam pemeriksaan APBD. Sementara klaster lainnya berkaitan dengan dugaan penerimaan uang yang bersumber dari sejumlah kegiatan, termasuk sektor usaha, pertambangan atau perizinan, pengadaan barang dan jasa, serta setoran rutin dari OPD.
Penyidik masih menelusuri bagaimana rangkaian peristiwa tersebut terjadi, siapa saja pihak yang berperan, dan bagaimana hubungan antara dugaan tindak pidana dengan barang bukti yang ditemukan.
KPK juga akan meminta keterangan dari pihak-pihak yang dinilai mengetahui konstruksi perkara untuk memperjelas dugaan perbuatan melawan hukum.
Lembaga antirasuah itu belum merinci nilai uang dan perhiasan yang ditemukan dalam penggeledahan tersebut.
KPK menyatakan hasil penggeledahan masih dalam tahap pendalaman dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan sesuai proses penyidikan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Juru Bicara KPK Budhi Prasetyo