Blora Go Organik
Bupati Arief Rohman Perluas Pasar Beras Organik dengan Gandeng IPB dan BUMN
Blora Go Organik, Bupati Arief Rohman Perluas Pasar Beras Organik dengan Gandeng IPB dan BUMN
SIGAPNEWS.CO.ID | BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora terus memperkuat komitmen mengembangkan pertanian organik sebagai langkah strategis mewujudkan pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem pertanian organik yang produktif, bernilai ekonomi, dan memiliki akses pasar yang lebih luas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Dosen Pulang Kampung IPB University di Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Minggu (11/10/2026).
Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya di Kabupaten Blora, program ini mengusung tema “Pelatihan Pemasaran Digital Produk Organik untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan dalam Program Blora Go Organik”, dengan sasaran utama para petani organik setempat.
Program ini dipimpin Prof. Bayu Krisnamurthi, mantan Direktur Utama Perum Bulog dan mantan Wakil Menteri Pertanian RI yang merupakan putra asli Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.
Ia bersama tim IPB University berupaya memperkuat kapasitas petani, tidak hanya dalam budidaya organik, tetapi juga dalam mengembangkan pemasaran dan memperluas akses pasar bagi produk pertanian mereka.
Turut bergabung dalam tim tersebut Dr. Anna Fariyanti yang berasal dari Kecamatan Cepu, serta Dr. Suprehatin, Herawati, S.E., M.Si., dan Vanesha Miranda, S.E., M.Si. yang memiliki keterikatan profesional dengan Kabupaten Blora, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan IPB University di daerah ini.
Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menyambut baik keterlibatan IPB University dalam mendukung pengembangan pertanian organik di wilayahnya.
Menurutnya, Desa Gondel memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dapat menjadi modal penting untuk mengembangkan pertanian organik secara berkelanjutan.
“Desa Gondel ini, selain memiliki sumber daya yang bagus, masyarakat petaninya juga punya potensi di bidang organik,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Arief tersebut.
Ia menjelaskan, gagasan pengembangan pertanian organik di Kabupaten Blora mengemuka melalui diskusi bersama Prof. Bayu Krisnamurthi.
Pemerintah Kabupaten Blora ingin menjadikan pertanian organik sebagai salah satu keunggulan daerah, sekaligus membangun sistem pertanian yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berorientasi pada kesejahteraan petani.
Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan turut membuka peluang bagi produk pangan organik.
Di sisi lain, persoalan penggunaan pupuk kimia yang dikeluhkan sebagian petani menjadi perhatian untuk mendorong praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.
“Kita juga berusaha merawat bumi kita menjadi sehat. Ini juga merupakan warisan untuk anak cucu kita nanti,” ungkapnya.(Tries/Ayu)
Editor :Siti Rahayu
Source : sigapnews.co.id