Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme, Temukan Dugaan Latihan Tembak
Densus 88 Antiteror Polri menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Dalam penyidikan, polisi menemukan dugaan kegiatan pelatihan militansi, termasuk latihan fisik dan menembak.
JAKARTA — Densus 88 Antiteror Polri menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Dalam penyidikan, polisi menemukan dugaan kegiatan pelatihan militansi, termasuk latihan fisik dan menembak.
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Mayndra Eka Wardhana mengatakan penindakan dilakukan secara serentak di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara.
“Para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah serta jaringan terorisme lainnya,” kata Mayndra kepada wartawan.
Sebelas tersangka yang diamankan masing-masing berinisial HN (43), SM alias NM (52), HA (45), YDKAP (22), Y (36), S (49), A (32), CG (29), MF (37), AF (26), dan MW (42).
Dalam proses penyidikan, Densus 88 menemukan dugaan kegiatan pelatihan yang dilakukan sebagian tersangka. Kegiatan tersebut meliputi latihan fisik, menembak, serta aktivitas lain yang berkaitan dengan militansi terorisme.
“Dalam kegiatan penyidikan juga ditemukan dugaan adanya kegiatan pelatihan pada sebagian tersangka. Dari latihan fisik, menembak, serta kegiatan pelatihan lainnya yang terkait dengan aktivitas militansi terorisme,” ujar Mayndra.
Usai penangkapan, penyidik melakukan penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan barang bukti, serta pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka sesuai prosedur yang berlaku.
“Setelah melaksanakan penangkapan, Densus 88 AT Polri melakukan rangkaian tindakan penyidikan, termasuk penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan barang bukti, pemeriksaan saksi dan tersangka, berdasarkan SOP yang ada,” jelasnya.
Densus 88 masih mendalami barang bukti yang ditemukan, termasuk kemungkinan keterkaitan para tersangka dengan individu maupun jaringan terorisme lainnya.
Penyidikan terhadap 11 tersangka tersebut hingga kini masih berlangsung.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Humas polda metro jaya