Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Angkut 500.000 Genteng Plered di Purwakarta
500.000 keping genteng produksi perajin Plered, Purwakarta, Jabar, resmi diberangkatkan menggunakan 125 truk pada Jumat (2/10/2026).
PURWAKARTA — Sebanyak 500.000 keping genteng produksi perajin Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, resmi diberangkatkan menggunakan 125 truk pada Jumat (2/10/2026).
Pengiriman ini menandai dimulainya Program Gentengisasi yang diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas hunian sekaligus menggerakkan ekonomi UMKM lokal.

Pelepasan ratusan ribu genteng tersebut berlangsung di Pasar Citeko, Kecamatan Plered. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Menteri Dalam Negeri dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Besarnya volume pengiriman menjadi perhatian karena 500.000 genteng harus didistribusikan menggunakan 125 armada truk. Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menyebut setiap armada membawa bagian dari total pasokan tersebut.
.jpg)
“(Truk) yang mau berangkat nanti mengangkut genteng sejumlah semuanya 500 ribu genteng diangkut oleh 125 truk,” kata Herman dalam acara peluncuran di Plered, Jumat (2/10/2026).
Sebelum pelepasan armada, suasana kegiatan di Pasar Citeko diwarnai acara ngaliwet bersama. Sekitar 400 orang dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari sopir dan kernet truk, panitia, awak media serta warga setempat. Hidangan nasi liwet disiapkan masyarakat dengan konsep makan bersama secara lesehan.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan kunjungan ke sejumlah rumah warga di Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered. Tiga penerima bantuan yang dikunjungi yakni Eti Nurhayati yang bekerja sebagai buruh harian lepas, serta Didi dan Imas yang bekerja sebagai buruh harian genteng.
Puncak kegiatan berlangsung di Pasar Citeko melalui prosesi pelepasan armada. Acara ditandai pemecahan kendi dan pengangkatan bendera Kementerian PKP serta Kabupaten Purwakarta sebagai simbol dimulainya distribusi genteng.
Program Gentengisasi juga membuka ruang bagi perajin lokal untuk meningkatkan produksi. Sebelumnya, UPTD Sentra Keramik Plered mencatat 12 perajin terlibat dalam pemenuhan target 500.000 genteng, dari total 78 perajin yang berada di sentra tersebut.
Pemerintah mengarahkan penggunaan produk lokal tersebut untuk mendukung program perumahan dan bedah rumah.
Dengan pengiriman tahap awal ini, Plered tidak hanya menjadi pemasok material bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari rantai ekonomi program perumahan nasional.
Editor :Tim Sigapnews