Konvensi Manufaktur Dunia 2026 Dibuka, Anhui Pamerkan Ledakan Industri Cerdas
HEFEI, Tiongkok – Konvensi Manufaktur Dunia 2026 resmi dibuka di Hefei, Provinsi Anhui, Tiongkok, Minggu (20/9/2026), dengan membawa tema “Manufaktur Cerdas, Menciptakan Kehidupan yang Lebih Baik”. Forum manufaktur yang kembali digelar untuk kedelapan kalinya di Anhui itu mempertemukan lebih dari 1.000 peserta dari berbagai negara.
Inggris menjadi negara tamu kehormatan dalam konvensi tahun ini. Duta Besar Inggris untuk Tiongkok, Wei Lei, hadir menyampaikan sambutan, sementara Perwakilan Menteri Kabinet Kantor Kepresidenan Pantai Gading, Solange Amichia, membacakan surat ucapan selamat dari Presiden Pantai Gading.
Konvensi turut menghadirkan lebih dari 500 perwakilan asing dan lebih dari 40 perusahaan internasional dari Amerika Serikat, Prancis, Rusia, serta sejumlah negara lainnya. Area pameran mencapai 70.000 meter persegi.
Penyelenggara juga membangun zona interaktif di Taman Luogang yang menampilkan penerapan sistem nirawak. Sejumlah agenda penjajakan kerja sama industri antara Tiongkok dengan Eropa, Prancis, dan Inggris turut digelar untuk memperluas konektivitas industri lintas negara.
Investasi Tembus RMB400 Miliar
Konvensi Manufaktur Dunia tidak hanya menjadi ajang pameran teknologi, tetapi juga menjadi salah satu kanal penguatan investasi di sektor manufaktur.
Pada 2025, sebanyak 735 proyek terealisasi melalui konvensi tersebut dengan total investasi mencapai RMB380,2 miliar atau sekitar Rp860 triliun jika menggunakan kurs perkiraan. Sementara dalam persiapan konvensi 2026, penyelenggara telah mengidentifikasi 946 proyek kerja sama dengan nilai investasi lebih dari RMB400 miliar.
Proyek-proyek tersebut didominasi 10 sektor industri strategis yang sedang berkembang. Konvensi juga memperluas komunikasi dengan enam kelompok pelaku usaha, mulai dari perusahaan milik negara pusat, perusahaan swasta, perusahaan asing, perusahaan Hong Kong dan Makau, perusahaan Taiwan, hingga perusahaan diaspora Tiongkok.
Industri Anhui Tumbuh Dua Digit
Pertumbuhan manufaktur menjadi salah satu sorotan utama dalam konvensi tahun ini. Pendapatan operasional industri skala besar Anhui telah melewati dua tonggak triliunan yuan, sementara Indeks Pengembangan Berkualitas Tinggi Industri Manufaktur Anhui naik dari peringkat ketujuh menjadi kelima secara nasional.
Pada Januari–Juli 2026, nilai tambah industri skala besar Anhui tumbuh 12,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menjadi yang tertinggi dalam 58 bulan.
Laba industri pada periode yang sama mencapai RMB195,9 miliar, melonjak 63,5 persen secara tahunan. Sektor industri juga menyumbang 58,3 persen terhadap pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Anhui.
Pertumbuhan semakin terlihat pada sektor industri strategis. Dalam tujuh bulan pertama 2026, output industri strategis yang sedang berkembang meningkat 17,3 persen, dengan kontribusinya mencapai 46,1 persen dari total output industri skala besar.
Produksi kendaraan energi baru meningkat 27,5 persen, sirkuit terpadu 28,6 persen, dan robot 32,8 persen secara tahunan.
Anhui juga mencatat sekitar 17.000 perusahaan industri skala besar telah menjalani transformasi cerdas dan digital. Delapan lighthouse factories atau pabrik percontohan manufaktur cerdas telah dibangun, sementara jumlah kumulatif produk kategori “tiga pertama” mencapai 1.907 produk.
Kejar Teknologi Masa Depan
Pemerintah Anhui selanjutnya menargetkan penguatan sektor kendaraan cerdas terhubung, sirkuit terpadu, dan robot. Provinsi tersebut juga mengembangkan industri masa depan seperti teknologi kuantum, biomanufaktur, dan energi hidrogen.
Transformasi digital, kecerdasan buatan, serta manufaktur hijau menjadi bagian dari agenda pengembangan industri berikutnya. Anhui menargetkan terbentuknya klaster manufaktur maju dengan nilai ekonomi mencapai triliunan RMB.
Konvensi Manufaktur Dunia 2026 pada akhirnya menjadi etalase perkembangan manufaktur Anhui sekaligus ruang bagi provinsi tersebut memperluas keterhubungan dengan rantai industri global.
Dengan investasi yang terus meningkat dan ekspansi industri strategis, Anhui berupaya mengubah manufaktur cerdas dari sekadar teknologi produksi menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru.
Editor :Tim Sigapnews
Source : World Manufacturing Convention, Pemerintah Provinsi Anhui, PR Newswire.