Polri Semprot Jalan dan Bagikan Masker, Warga Diminta Waspadai Abu Anak Krakatau
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, langkah-langkah polri terhadap dampak erupsi anak gunung kerak atau di polda metro jaya
JAKARTA — Polri bergerak cepat memitigasi dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau dengan mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC), membagikan masker, dan membuka layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi paparan abu vulkanik terhadap kesehatan warga sekaligus menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan. Penyemprotan jalan juga dilakukan untuk membersihkan endapan abu dan mencegahnya kembali beterbangan akibat angin maupun aktivitas kendaraan.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, langkah-langkah tersebut merupakan upaya awal Polri dalam merespons dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Langkah-langkah yang dilakukan jajaran Polri ini merupakan upaya awal mitigasi untuk membantu masyarakat menghadapi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kami melakukan penyemprotan jalan, membagikan masker, serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Isir.
Selain penyemprotan jalan, personel Polri di sejumlah wilayah turut membagikan masker gratis kepada pengguna jalan dan warga yang harus beraktivitas di luar rumah. Pelayanan kesehatan juga diberikan kepada masyarakat terdampak, termasuk di kawasan bandara.
Isir menegaskan, Polri akan terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan. Jajaran kepolisian di daerah juga diminta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta memperhatikan keselamatan dan kesehatan, terutama dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan memperhatikan kondisi lingkungan. Yang paling penting adalah menjaga kesehatan, terutama dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan abu vulkanik,” kata Isir.
Terkait gangguan perjalanan maupun penerbangan akibat sebaran abu vulkanik, Isir meminta masyarakat tetap bersabar dan mengikuti arahan otoritas bandara, maskapai, serta instansi terkait. Penyesuaian jadwal, penundaan, maupun pembatalan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan keselamatan bersama.
“Bagi masyarakat yang perjalanan maupun penerbangannya terdampak, kami mengimbau untuk tetap tenang dan bersabar. Ikuti seluruh arahan dan informasi dari otoritas bandara serta pihak terkait. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama,” ujar Isir.
Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait perkembangan erupsi. Informasi resmi dari instansi berwenang menjadi rujukan utama, sementara warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik diimbau segera mencari pertolongan.
Untuk memperoleh bantuan atau layanan kepolisian, masyarakat dapat memanfaatkan Super App Polri maupun Call Center 110.
“Polri bersama seluruh stakeholder akan terus memonitor perkembangan situasi dan melakukan langkah mitigasi lanjutan sesuai kebutuhan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasa aman, tenang, dan mendapatkan pelayanan yang diperlukan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat memanfaatkan Super App Polri maupun Call Center 110,” tutup Isir.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Humas polda metro jaya