Polri Kerahkan Water Cannon, Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Anak Krakatau
Water canon, pembagian masker polri kepada warga Jakarta yang terdampak debu vulkanik erupsi anak gunung kerakatau
JAKARTA – Polri mengerahkan kendaraan water cannon, membagikan masker, dan menyiapkan layanan kesehatan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak material erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).
Langkah pelayanan tersebut dilakukan di sejumlah wilayah, mulai dari Lampung, Banten, Jakarta dan sekitarnya, hingga Jawa Barat. Penyemprotan jalan dilakukan untuk mengurangi endapan abu vulkanik yang berpotensi kembali beterbangan akibat aktivitas kendaraan.
Di Bandar Lampung, Ditsamapta Polda Lampung mengerahkan 1 unit Armoured Water Cannon (AWC), 1 unit R-4 Karhutla, serta 2 unit R-4 pengawalan/patroli. Penyemprotan dilakukan di Jl. ZA Pagar Alam, Jl. Teuku Umar, Jl. Raden Intan, Jl. Ahmad Yani, dan Jl. Jenderal Sudirman.
Personel Polresta Bandar Lampung bersama Bhayangkari juga membagikan masker kepada pengendara di kawasan Tugu Adipura. Pembagian masker serupa dilakukan Polres Lampung Utara di kawasan Tugu Payan Mas, Kotabumi.
Polda Lampung melalui Biddokkes turut menyiapkan tim medis, koordinasi pelayanan kesehatan, evakuasi apabila diperlukan, serta fasilitas kesehatan rujukan.
Sementara itu, Polda Banten mengerahkan 6 unit AWC, didukung 4 unit R-4 dan 2 unit R-2 pengawalan/patroli. Penyemprotan dilakukan di sejumlah titik prioritas oleh jajaran Polres dan Polresta.
Di Pandeglang, penyemprotan menyasar Jl. Bhayangkara dan jalur sekitar Alun-Alun Pandeglang. Polres Cilegon menyasar kawasan Jl. Jenderal Sudirman–Bank BJB Cilegon dan Simpang PCI Cilegon.
Polresta Serang Kota melakukan penyemprotan di Jl. Protokol Ahmad Yani. Polres Lebak menyasar sejumlah ruas jalan di Rangkasbitung, antara lain Jl. RA Kartini, Jl. Iko Jatmiko, Alun-Alun Rangkasbitung, Balong Ranca Lentah, Jl. Insinyur Juanda, dan Jl. Siliwangi.
Adapun Polres Serang melakukan penyemprotan di jalur Arteri–Tangerang, sedangkan Polresta Tangerang menyasar Jl. Protokol dan Jl. Pemda Kabupaten Tangerang.
Di wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Bekasi, Polda Metro Jaya mengerahkan AWC berkapasitas 6.000 liter untuk membasahi sejumlah ruas jalan. Lokasi tersebut meliputi jalur Patung Kuda–Bank Indonesia–Sarinah–Bundaran HI, Cipinang–Rawamangun–Pulogadung, Jl. RE Martadinata, Jl. Pondok Cabe Raya, serta Jl. Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat.
Selain penyemprotan, personel Brimob Polda Metro Jaya membagikan masker kepada masyarakat. Di Jawa Barat, Polres Bogor juga mengerahkan AWC untuk membersihkan endapan abu vulkanik sekaligus membagikan masker.
Polres Cianjur turut membagikan sekitar 2.000 masker medis kepada pengguna jalan sebagai langkah antisipasi paparan abu vulkanik.
Selain penanganan di tingkat kewilayahan, Kakorsabhara Baharkam Polri menyiapkan personel dan sarana SAR serta patroli Sabhara untuk mendukung pencarian, pertolongan, evakuasi, pengamanan lokasi terdampak, pengaturan lalu lintas, dan patroli apabila dibutuhkan.
Pelayanan juga diberikan kepada masyarakat di Bandara Soekarno-Hatta. Personel Polri membagikan masker, melakukan pemeriksaan kesehatan, menyediakan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan, serta membagikan makanan ringan kepada penumpang yang terdampak penundaan penerbangan.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan jajaran Polri terus bergerak berdasarkan perkembangan situasi di masing-masing wilayah.
“Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan pengamanan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan dan pelayanan. Water Cannon dikerahkan untuk membantu menangani endapan abu di jalan, masker dibagikan, pelayanan kesehatan diberikan, serta personel SAR dan patroli Sabhara disiapkan untuk mendukung penanganan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan sekaligus kepedulian Polri untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan dan pelayanan di tengah situasi yang dapat mengganggu mobilitas serta aktivitas sehari-hari.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Personel di lapangan terus memantau kondisi, memberikan edukasi, membantu pengguna jalan maupun masyarakat yang terdampak, serta siap melakukan langkah berikutnya sesuai kebutuhan,” katanya.
Trunoyudo menegaskan, jajaran Polda dan Polres lainnya juga siap melakukan langkah serupa apabila terdapat wilayah yang turut terdampak material erupsi.
Polri mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker apabila diperlukan, serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi resmi dari PVMBG/Badan Geologi, BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi Layanan Polisi 110. Sementara kondisi yang membutuhkan pencarian, pertolongan, maupun evakuasi akan dikoordinasikan dengan personel dan unsur SAR terkait.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Humas polda metro jaya