Pasukan Pelopor BKO Polda NTT Layani Pengungsi Gempa, Buka Akses Jalan hingga Sediakan Air Bersih
Di lokasi yang terdampak gempa
MANGGARAI, NTT — Sebanyak 101 personel Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri yang diperbantukan ke Polda NTT bergerak membantu warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Beragam layanan diberikan, mulai dari kesehatan, air bersih, dapur umum hingga membuka akses jalan.
Personel tersebut terdiri dari 91 anggota Resimen II Pasukan Pelopor, tujuh personel Bidkesjas Korps Brimob Polri, dan dua personel Bid TIK Korps Brimob Polri. Mereka ditempatkan di Posko Reo sebanyak 53 personel dan Posko Lamba Leda sebanyak 48 personel.
Di Posko Pengungsian Barangkolong, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, personel memberikan pelayanan kesehatan, mengelola bantuan logistik, mengoperasikan dapur umum, serta mendistribusikan air bersih menggunakan kendaraan Water Treatment.
Warga juga mendapatkan layanan cukur gratis, WiFi gratis, bantuan logistik hingga trauma healing bagi anak-anak.
Personel turut melakukan survei untuk pembangunan toilet darurat dan area parkir pengungsi. Selain itu, dilakukan pembongkaran bangunan yang berpotensi membahayakan warga serta koordinasi penyediaan toilet darurat dan pengeboran sumber air bersih.
Pemutakhiran data jumlah tenda dan klasifikasi warga pengungsi juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat dipetakan dan bantuan disalurkan secara tepat sasaran.
Sementara di Posko Pengungsian Lamba Leda, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, personel membantu mengevakuasi warga menuju posko kesehatan dan merujuk warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut ke Posko Utama Kesehatan Damer.
Personel juga membuka akses jalan utama yang tertutup akibat pohon tumbang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jalur evakuasi dan distribusi bantuan tetap berjalan. Setelah itu, personel membagikan makanan cepat saji Polri kepada warga di posko pengungsian.
Pamendal Penugasan Korps Brimob Polri BKO Polda NTT, KBP Hasripuddin, S.I.K., mengatakan seluruh personel diarahkan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat terdampak bencana.
“Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat bukan hanya untuk membantu penanganan kondisi pascabencana, tetapi juga memastikan warga mendapatkan pelayanan dan kebutuhan dasar yang diperlukan. Kami akan terus bergerak bersama masyarakat dan seluruh unsur terkait sampai kondisi di lapangan semakin pulih,” ujar Hasripuddin.
Menurutnya, penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari evakuasi, pelayanan kesehatan, penyediaan makanan dan air bersih, distribusi bantuan hingga memastikan akses jalan dan lingkungan pengungsian tetap aman.
“Kami berupaya memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di setiap lokasi. Yang paling utama adalah keselamatan warga, kelancaran distribusi bantuan, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama berada di tempat pengungsian,” pungkasnya.
Kehadiran Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri BKO Polda NTT menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT, dengan memastikan kebutuhan dasar, akses bantuan, dan keselamatan warga tetap menjadi prioritas.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Humas POLDA METRO JAYA