Mahasiswa FIKOM Esa Unggul Edukasi Gizi dan Mental Anak di Jatinegara
JAKARTA - Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Esa Unggul menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan edukasi gizi, komunikasi, dan pembentukan karakter kepada anak-anak di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (28/6). Program yang digelar bersama Komunitas Gumul Juang itu bertujuan meningkatkan pengetahuan nutrisi sekaligus membangun rasa percaya diri anak-anak di lingkungan marginal.
Kegiatan bertajuk Membangun Kepercayaan Diri Anak Melalui Komunikasi Dasar dan Edukasi Nutrisi tersebut menghadirkan dosen dari lintas disiplin ilmu, yakni Ilmu Gizi, Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Psikologi. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak mengikuti berbagai aktivitas interaktif agar pembelajaran lebih mudah dipahami.
Koordinator Bidang Broadcasting FIKOM Universitas Esa Unggul, Dr. Bayquni, M.I.Kom., mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sivitas akademika terhadap masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Kami sangat bangga dengan inisiatif para mahasiswa yang mampu menggerakkan kolaborasi lintas disiplin ilmu ini. Pengabdian masyarakat bukan hanya kewajiban akademik, tetapi merupakan wujud empati dan tanggung jawab sosial nyata dari lingkungan kampus untuk memberikan dampak langsung yang positif, khususnya dalam pemenuhan hak pendidikan dan kesehatan anak-anak di wilayah marginal," ujarnya.

Pada sesi pertama, dosen Ilmu Gizi Dr. Prita Dhyani Swamilaksita, S.P., M.Si. memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang bagi anak usia sekolah. Materi yang disampaikan mencakup pemilihan makanan bergizi, pengaturan porsi makan, hingga peran orang tua dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak agar tumbuh kembang berlangsung optimal.
Selanjutnya, dosen Ilmu Komunikasi sekaligus Koordinator Bidang Public Relation, Dr. Jatayu Hadi Prakoso, S.I.Kom., M.I.Kom., mengajak peserta memahami dasar-dasar komunikasi melalui permainan pesan berantai. Aktivitas tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah informasi dapat berubah ketika disampaikan dari satu orang ke orang lain.
"Edukasi komunikasi sejak dini sangat krusial agar anak-anak memahami bagaimana menyalurkan pesan dengan baik dan meminimalisir kesalahpahaman. Melalui metode yang interaktif dan menyenangkan, kita melatih mereka untuk menjadi komunikator yang aktif sekaligus pendengar yang kritis di lingkungannya," kata Jatayu.

Sesi terakhir dipandu dosen Psikologi Evi Febriani, S.Psi., S.Pd., M.Psi. yang melatih keberanian anak tampil di depan umum melalui presentasi sederhana, sesi tanya jawab, hingga kegiatan refleksi. Anak-anak kemudian menutup kegiatan dengan bernyanyi bersama dalam suasana penuh antusias.
Program ini menjadi salah satu upaya Universitas Esa Unggul mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin keempat tentang pendidikan berkualitas. Melalui kolaborasi mahasiswa, dosen, dan komunitas, kampus berharap kegiatan serupa dapat terus diperluas agar semakin banyak anak di wilayah marginal memperoleh akses edukasi yang berkualitas sekaligus ruang untuk mengembangkan potensi diri.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Release Redsky Communication