Pasar Rakyat Batu Enam Bagansiapi Resmi Dibuka, Izin Lengkap Dikantongi
Pasar Malam Batu Enam
BAGANSIAPIAPI – Polemik terkait legalitas pasar rakyat dan arena hiburan di Taman Budaya Batu Enam akhirnya terjawab. Setelah sempat menjadi sorotan, lokasi hiburan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan nasional Bakar Tongkang 2026 itu resmi beroperasi sejak Sabtu malam (13/6/2026) usai mengantongi izin dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir serta izin keramaian dari Polres Rokan Hilir.
Pantauan di lokasi, kawasan Taman Budaya Batu Enam dipadati masyarakat yang datang bersama keluarga untuk menikmati berbagai wahana hiburan dan berbelanja di pasar rakyat. Kehadiran pasar malam tersebut menambah semarak suasana menjelang puncak perayaan Bakar Tongkang yang setiap tahun menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.
Pengelola kegiatan, Aldi Firman, menegaskan seluruh proses perizinan telah diselesaikan sebelum operasional dimulai. Menurutnya, izin diperoleh mulai dari tingkat kepenghuluan, kecamatan, hingga instansi teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.
"Alhamdulillah untuk kegiatan hiburan dan pasar rakyat telah mendapatkan izin dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan telah beroperasi," ujar Aldi Firman, Minggu (14/6/2026).
Sebelumnya, keberadaan pasar rakyat tersebut sempat menjadi perbincangan setelah muncul informasi yang menyebut kegiatan itu belum mengantongi izin resmi. Namun, dengan diterbitkannya seluruh dokumen perizinan, operasional pasar rakyat kini berjalan normal dan terbuka untuk umum.
Aldi menjelaskan, penyelenggaraan pasar rakyat merupakan hasil kolaborasi antara pihak pengelola, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, dan Kodim 0321/Rohil. Kegiatan ini sengaja dihadirkan untuk mendukung suksesnya agenda nasional Bakar Tongkang 2026 sekaligus memberikan ruang hiburan bagi masyarakat.
"Ini salah satu upaya kita dalam memeriahkan event nasional Bakar Tongkang. Kita akan beroperasi hingga 11 Juli 2026 mendatang," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Rokan Hilir H. Bistamam dan seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah membantu proses administrasi sehingga kegiatan dapat terlaksana sesuai aturan.
"Tanpa dukungan Bupati dan Pemkab, pasar rakyat ini tidak bisa terlaksana," tambahnya.
Selain menghadirkan hiburan, pasar rakyat tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Puluhan pelaku UMKM lokal memanfaatkan momentum itu untuk memasarkan berbagai produk, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk fesyen.
Dengan masa operasional hampir satu bulan, pasar rakyat Taman Budaya Batu Enam diproyeksikan menjadi salah satu pusat keramaian selama Bakar Tongkang 2026 serta berkontribusi dalam meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Bagansiapiapi.
Editor :Tim Sigapnews