Apersi Riau Konsolidasi di Dumai, Dorong Perizinan Dipercepat
Ketua Apersi Bambang dan di Edi Sekum, Agus korwil bersama pimpinan Bank BNI.
DUMAI - Dewan Pimpinan Daerah Apersi (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia) Riau menggelar kunjungan kerja sekaligus silaturahmi Lebaran bersama anggota dan mitra perbankan di salah satu kafe di Kota Dumai, dalam suasana hangat dan penuh konsolidasi, Kamis (9/4/2026
Pertemuan itu bukan sekadar ajang halal bihalal. Di balik suasana santai, para pengembang perumahan yang tergabung dalam Apersi Riau justru memanfaatkan momen tersebut untuk membahas isu strategis, mulai dari percepatan perizinan hingga peningkatan realisasi kredit rumah subsidi,
Ketua DPD Apersi Riau, Bambang Harianto, hadir langsung bersama jajaran pengurus, di antaranya Sekretaris Umum Edi Ramadani, Ketua Pembina Idham Khalid Harahap, Wakil Ketua Idris SKM, Wakil Sekretaris Zulkarnain, serta anggota lainnya seperti Dedi Erlangga dan Rian Prayoga.
Sekitar 17 pimpinan perusahaan pengembang turut meramaikan pertemuan tersebut. Hadir pula mitra strategis dari sektor perbankan, yakni perwakilan Bank Mandiri Area Dumai dan Bank BNI Dumai, serta pelaku industri pendukung seperti perusahaan pintu baja.
Dalam diskusi yang berlangsung terbuka, Bambang menegaskan bahwa anggota Apersi di Dumai menunjukkan kinerja aktif dalam membantu masyarakat memiliki hunian, terutama rumah tipe 36 bersubsidi maupun komersial.
“Berdasarkan laporan dari koordinator Dumai, anggota kami sangat proaktif membantu masyarakat membangun rumah, khususnya tipe subsidi dan komersial,” ujar Bambang.
Ia juga mengungkapkan optimisme terhadap pertumbuhan sektor perumahan di Dumai. Hal itu diperkuat oleh data dari perbankan yang menunjukkan tingginya realisasi akad kredit setiap bulan oleh anggota Apersi.
“Dari informasi pihak perbankan, setiap bulan banyak anggota kami yang melaksanakan akad kredit. Ini menjadi indikator positif bahwa sektor ini terus bergerak,” tambahnya.
Meski demikian, Bambang menyoroti masih adanya kendala di lapangan, terutama terkait proses perizinan dan administrasi pertanahan. Ia berharap Pemerintah Kota Dumai dapat memberikan kemudahan serta percepatan layanan bagi pengembang.
“Kami berharap Pemko Dumai bisa memberikan kemudahan dan percepatan perizinan, serta fasilitas yang dibutuhkan agar pembangunan perumahan tidak terhambat,” tegasnya.
Tak hanya itu, Bambang juga meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk terus responsif dalam menyelesaikan persoalan administrasi lahan.
“Kami berharap BPN dapat merespons cepat dan mencarikan solusi agar tidak ada kendala administrasi bagi anggota kami di Dumai,” ujarnya.
Pertemuan ini sekaligus memperkuat sinergi antara pengembang, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya. Apersi Riau menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mempercepat penyediaan hunian layak sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kota Dumai.
Editor :Tim Sigapnews