60 Warga Pronojiwo Tampil di Carnival Lumajang Bawa Konsep Gunung Bromo
Sebanyak 60 warga Supit Kembangan, Kecamatan Pronojiwo, ikut memeriahkan Carnival Lumajang dalam rangka HUT RI ke-81.
LUMAJANG — Sebanyak 60 warga Supit Kembangan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, ikut memeriahkan Carnival Lumajang dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengusung konsep Gunung Bromo, Sabtu (29/8/2026).
Rombongan warga bersama jajaran staf Kecamatan Pronojiwo tampil membawa identitas kawasan pegunungan ke tengah kemeriahan carnival. Kreativitas tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat memperkenalkan karakter daerah sekaligus merayakan momentum kemerdekaan melalui pertunjukan budaya dan seni.
Camat Pronojiwo Hani turut memimpin persiapan rombongan. Warga Supit Kembangan bersama aparatur kecamatan terlihat membangun kekompakan untuk menyajikan penampilan yang tidak hanya mengandalkan kostum, tetapi juga mengangkat identitas masyarakat setempat.
Semangat warga semakin kuat melalui slogan “Pronojiwo Wes Wayahe Turun Gunung!”. Ungkapan tersebut menggambarkan keberanian masyarakat Pronojiwo untuk tampil dan mengambil bagian dalam agenda besar perayaan HUT RI di Kabupaten Lumajang.
Keterlibatan masyarakat dalam carnival juga memperlihatkan kuatnya gotong royong antara warga dan pemerintah kecamatan.
Selain masyarakat dan aparatur kecamatan, unsur TNI-Polri turut berada di tengah kegiatan. Danramil Pronojiwo Letda Sugiano bersama Kapolsek Pronojiwo AKP Sugeng dan jajaran melakukan pengawalan untuk memastikan rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Kehadiran aparat tidak hanya terlihat dalam aspek pengamanan. TNI-Polri juga ikut larut dalam suasana perayaan bersama masyarakat sehingga interaksi antara aparat dan warga berlangsung lebih dekat.
Konsep Gunung Bromo yang dibawa rombongan Pronojiwo menjadi simbol kreativitas masyarakat kawasan pegunungan. Sekitar 60 warga terlibat langsung dalam penampilan tersebut bersama staf kecamatan.
Bagi masyarakat Supit Kembangan, carnival menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa warga desa memiliki kemampuan mengolah kreativitas menjadi pertunjukan yang mampu menarik perhatian publik.
Momentum HUT ke-81 RI pun dimanfaatkan masyarakat Pronojiwo untuk memperkuat kebersamaan dan kebanggaan terhadap daerah.
Dari kawasan pegunungan, warga Pronojiwo membawa semangat kemerdekaan ke pusat perayaan Lumajang.
“Pronojiwo Wes Wayahe Turun Gunung!” menjadi pesan yang mengiringi penampilan mereka di Carnival Lumajang.
Editor :Tim Sigapnews