IRPII Gelar Industry Alignment Forum BEKRAF Siap Dukung Implementasi Kesepakatan Industry Iklan
Gambar diambil saat forum Industri Alignment Forum berlangsung
SIGAPNEWS.CO.ID - Forum ini bertujuan mendorong terciptanya ekosistem industri periklanan yang kompetitif, berkelanjutan, dan selaras dengan perkembangan industri kreatif global.
Sekretaris Jenderal IRPII, Yuda, dalam paparannya memperkenalkan dua program unggulan organisasi, yakni Podcast Frame By Frame dan Final Statement Review. Kedua program tersebut dirancang sebagai ruang berbagi pengetahuan, evaluasi, dan pembelajaran bersama atas proyek-proyek iklan yang telah berjalan.
“Frame By Frame membahas tren kreatif serta teknologi industri, sementara Final Statement Review menjadi wadah refleksi dan pembelajaran dari proses produksi iklan. Kami berharap kedua program ini dapat menjadi referensi bersama dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Yuda.
Sementara itu, Rifqi Zarkasih, Wakil Sekretaris Jenderal IRPII sekaligus Ketua Harian dan Ketua Pelaksana Kegiatan, menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum awal penyelarasan industri dengan dinamika pasar dan perubahan zaman.
“Forum ini bukan sekadar pertemuan, melainkan langkah nyata untuk menyatukan arah industri. Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat sambutan positif dan dukungan penuh dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Bidang Periklanan sejak tahap perencanaan,” kata Rifqi.
Dukungan tersebut ditegaskan langsung oleh Direktur Direktorat Periklanan BEKRAF, Selliane Ishak, yang hadir sebagai narasumber utama. Ia mengapresiasi inisiatif IRPII dan menyatakan kesiapan BEKRAF untuk berkolaborasi secara aktif.
“Industri periklanan merupakan pilar penting ekonomi kreatif dengan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kesepakatan yang dicapai dalam forum ini sangat sejalan dengan program kerja BEKRAF, khususnya dalam standarisasi, pengembangan sumber daya manusia, dan promosi konten lokal. Kami siap memberikan dukungan penuh, termasuk pendampingan teknis,” ujarnya.
Setelah diskusi intensif mengenai tantangan dan peluang industri di era digital, forum menghasilkan empat kesepakatan strategis, yakni:
Pembentukan komite kerja bersama untuk menyusun standar kualitas produksi iklan nasional yang mengacu pada standar internasional, mencakup aspek kreatif, teknis, serta keberlanjutan lingkungan.
Pengembangan program pelatihan berkelanjutan dengan dukungan BEKRAF, termasuk dalam penyusunan kurikulum.
Pendirian platform informasi bersama guna mempermudah akses pasar, berbagi sumber daya, dan memperkuat kolaborasi antar rumah produksi iklan di seluruh Indonesia.
Komitmen mendukung penggunaan konten lokal dan nilai budaya dengan target minimal 60 persen iklan nasional mengintegrasikan elemen budaya lokal pada tahun 2026.
Menutup acara, Rifqi Zarkasih menyampaikan harapan agar seluruh kesepakatan dapat diimplementasikan secara konsisten.
“Dengan kolaborasi erat antara IRPII, BEKRAF, dan seluruh pelaku industri, kami optimistis industri produksi iklan Indonesia dapat naik kelas, bersaing di kancah internasional, sekaligus menjadi etalase keindahan budaya Indonesia di mata dunia,” tandasnya.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Rifky Zarkasih