| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Petani Padi di Salo

Petani Padi di Salo ini Tidak Pernah Dapat Bantuan dan Penyuluhan


Brian | Pertanian
Selasa, 27/03/2018 - 20:45:47 WIB
Ana, Petani Padi di Salo Tidak Pernah Dapat Bantuan dan Penyuluhan. (Foto: Merahputihpos/brian)
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, KAMPAR - Petani merupakan pahlawan ketersediaan beras Di negeri tercinta ini. Petani mesti mendapatkan perhatian serius Dari pemerintah. Program dan bantuan untuk petani dalam peningkatan hasil produksi padi mesti bebas dari permainan yang tidak bertanggungjawab.

Menurut pantauan wartawan, (27/03/2018) di desa Sipungguk, Kecamatan Salo, sebuah ironi dialami seorang petani padi sawah bernama Ana. Petani perempuan yang sudah bekerja selama puluhan tahun tersebut mengaku tidak sanggup membiayai upah bajak ditengah banyaknya bantuan Alsintan bagi petani.

Ana juga mengaku sudah  lama tidak mendapatkan bantuan pupuk dan obat-obatan pertanian dari pemerintah. Ana Juga mengaku tidak pernah mendapatkan penyuluhan pertanian dari pemerintah.

Kepada wartawan Ana mengaku menanam padi untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Ana mengaku tidak menjual hasil produksi untuk menambah peningkatan pendapatan ekonomi keluarganya.
"ikolah kojo awak salamoko pak. Awak kojokan sabanyak yang tolok dikojokan, " ungkap Ana dengan bahasa daerahnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Kampar, Hendry Dunan (27/03/2018) di ruang kerjanya mengatakan, bahwa Pemda Kampar berupaya untuk meningkatkan hasil produksi padi petani. Pemda Kampar juga telah memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsinta) kepada para petani padi melalui kelompok petani. Pemerintah juga memberikan bantuan pupuk kepada para petani, ungkap Hendry.

Hendry Dunan mengatakan, jika ada petani yang mengaku tidak mendapatkan bantuan, mungkin petani tersebut tidak masuk kelompok. Karena bantuan kita melalui kelompok, ungkap Hendry.

Mengenai kinerja PPL di lapangan, Hendry mengaku akan mengevaluasi kinerja PPL pertanian. Hendry Dunan bahkan mengaku telah menegaskan, bagi PPL yang tidak bekerja secara baik dan profesional, akan dipindahkan ke wilayah yang tidak menjadi sentra pertanian. Dan Salo merupakan wilayah Sentra kita, ungkap Hendry. (*)

Liputan: Brian.
Editor   : Brian





Berita Lainnya :
 
  • Begini Kemeriahan Pawai Takbiran ‎di Rohul
  • Sambut Idul Fitri, Pjs Bupati Inhil Gelar Open House
  • Open House, Ketua DPRD Inhil Menjamu Ratusan Tamu Di Kediaman Dinas
  • Duka di Hari Raya, 57 Unit Ruko di Kotabaru Inhil Musnah Terbakar
  • 57 Rumah Warga Kotabaru Keritang Dilalap Sijago Merah
  • Pjs Bupati Inhil: Tingginya Partisipasi Cerminkan Karakter Religius Masyarakat
  • Meski Hujan Gerimis, Bupati Mursini Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1439 H
  • Bersama Stakeholder, Polres Inhil Gelar Apel Persiapan Pengamanan Malam Takbiran
  • Tradisi Mengacau Itak,Salah Satu Khas Melayu Rokan Hulu
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved