| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Vertical Dryer

Petani di Desa Pulau Bodi Dapat Alat Pertanian Pengering Gabah


Yefrizal | Pertanian
Rabu, 03/04/2019 - 23:40:51 WIB
Lebih Cepat Keringkan Gabah Pakai Vertical Dryer, Petani di Desa Pulau Bodi Dapat Alat Pertanian/ (Foto: Sigapnews.co.id/Istimewa).
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, BANGKINANG - Perkuat sektor pertanian, Pemkab Kampar menyerahkan bantuan pengadaan teknologi vertical dryer padi dan power thresher yang berasal dari bantuan pemerintah pusat untuk dimanfaatkan para kelompok tani di Desa Pulau Bodi, Kecamatan Bangkinang.

Bantuan ini diberikan dalam rangka meningkatkan jumlah dan kualitas produksi petani padi.

Fasilitas vertical dryer berfungsi membantu para petani dalam mengeringkan gabah hasil tanam mereka lebih cepat.

Sedangkan power threser berguna membantu petani merontokkan padi menjadi gabah.

Dengan ini proses produksi sampai penjualan bisa dilakukan lebih cepat oleh petani.

Bantuan ini diberikan pemerintah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Kampar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kampar, Henry Dunan, Rabu (3/4) mengatakan, Kampar saat ini baru mampu menyediakan 80.000 ton padi, dari kebutuhan saat ini 120.000 ton, artinya masih defisit 40.000 ton.

Defisit tahun ini lebih dikarenakan 1.500 hektare lahan terendam banjir dan menyebabkan kehilangan potensi 9.000 ton padi pada momen akhir dan awal tahun kemarin.

Dengan bantuan yang diberikan diharapkan mampu mempercepat proses produksi sehingga berdampak pada meningkatnya jumlah produksi.

“Mesin ini merupakan milik seluruh kelompok yang merupakan bantuan pusat dan diserahkan ke Kabupaten Kampar," katanya.

Ia mengatakan saat ini dapat digunakan oleh seluruh kelompok tani yang pengelolaannya dioptimalkan melalui Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), bantuan ini untuk mengatasi persoalan yang ada selama ini.

Sekda Kampar, Yusri mengatakan saat ini ekonomi yang tahan terhadap moneter adalah pertanian, minimal dari hasil pertanian diharapkan dapat memenuhi kebutuhan keluarga.

“Pertanian ini harus kita perkuat jangan sampai kita tinggalkan. Justru harus kita tingkatkan dengan menambah varietas tambahan seperti terong, sayur yang nantinya dapat menambah penghasilan petani," ungkapnya.

Ia menyampaikan saat ini semuanya dipermudah menanam ada mesin tanam, sudah menuai ada hand tractor, sudah panen sekarang ada mesin dryer, tinggal kemauan untuk bertani. (*)

Liputan: Yefrizal.
Editor  : Ariston Sitorus.





Berita Lainnya :
 
  • Budayakan Bahasa, Di Lhokseumawe Setiap Jumat Wajib Berbahasa Aceh
  • Kejati Jatim Tunggu Juknis Kejagung Soal Hukuman Kebiri Kimia
  • Terkait Kasus Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, 5 TNI Diskors
  • KJRI di Penang dan Pemprov Sumut Upayakan Pemulangan TKI yang Telantar
  • Luas Karhutla Sumsel Capai 1.675 Hektare
  • Anggota Legislatif Aceh: Dari 731 kursi Terpilih 83 Perempuan
  • Pascapembajakan KM Mina Sejati, Keberadaan 23 ABK Masih Misterius
  • Air Terjun 86 Inhil, Destinasi Wisata yang Cukup Menakjubkan
  • Kejuaraan Dunia Badminton, Hendra Tak Nyangka Rebut Gelar Ketiga
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved