| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

BKPP Rohul Tegaskan Tidak Ada Peserta CPNS “Titipan” atau Bayaran


T2 | Entertainment
Sabtu, 08/12/2018 - 12:52:34 WIB
Kepala BKPP Rohul Tegaskan Tidak Ada Peserta CPNS “Titipan” atau Bayaran

ROHUL – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menjamin pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018 yang tersistem secara online berlangsung transparan dan akuntabel. Jika ada oknum atau calo yang menjanjikan untuk bisa meloloskan menjadi PNS, pihak BKPP Rohul meminta kepada masyarakat atau pelamar CPNS untuk tidak percaya dan segera melaporkan kepada Polisi.

Pernyataan itu dtegaskan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) M. Zaki S.STP M.Si saat dihubungi wartawan via telepon selulernya, Jum’at (7/12/2018) malam, menjawab terkait isu yang beredar dimasyarakat bahwa adanya peserta CPNS “titipan” atau bayaran melalui oknum tidak bertanggungjawab.

Dikatakan Zaki, BKPP Rohul sudah berkali-kali menyampaikan kepada calon pelamar bahwa untuk seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 ini sama sekali tidak ada dipungut biaya. Selain itu, kepada peserta CPNS untuk tidak mudah percaya dengan oknum yang menjanjikan terhadap penerimaan CPNS tahun ini, karena seluruh tahapan pelaksanaan seleksi CPNS berjalan dengan objektif dan transparan dengan menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT).

“Seleksi CPNS inikan sudah tersistem secara online dan terbuka secara transparan dimana yang lulus itu yang mempunyai kemampuan, jadi bukan dengan sogok menyogok, ada beberapa isu memang saya dengar, bahwa ada beberapa oknum yang menjual nama pak Bupati dan Pak Sekda serta BKPP Rohul untuk meluluskan sesorang menjadi CPNS itu kami tegaskan tidak benar,” kata Zaki

Zaki meminta kepada masyarakat dan pelamar CPNS tidak percaya dengan oknum atau calo yang menjual nama Bupati atau Sekda dengan meminta sejumlah uang kepada peserta CPNS yang menjanjikan bisa meloloskan seseorang sebagai PNS di Rohul.

Dia menegaskan seleksi CPNS ini dilaksanakan secara transparan yang sudah menjadi komitmen Panselnas dan BKPP Rohul untuk merekrut CPNS, dengan harapan untuk menghasilkan Calon Abdi Negara yang Profesional dan Kompeten, tanpa ada titipan ataupun sogokan oleh oknum yang tidak bertanggunjawab.

“Jangan mau tertipu dengan para oknum atau calo yang mengambil kesempatan dalam kesempitan, jika ada silahkan lapor langsung kepihak Kepolisian karena sudah termasuk dalam kasus tindak pidana penipuan,” kata Zaki

Zaki mengaku sampai saat ini belum ada pelamar yang komplin dengan hasil perangkingan SKD . Untuk mengikuti tes SKB mendatang, dirinya meminta kepada pelamar untuk tidak percaya dengan janji oknum yang bisa meloloskan, tapi melainkan percaya dengan kemampuan sendiri, karena dalam pelaksanaan tes SKB juga menggunakan sistem CAT.

“Kalau pelamar sendiri belum ada yang komplain sama kita, tapi kita mendengar isu-isu dilapangan ada oknum yang menjanjikan bisa meloloskan seseorag untuk masuk CPNS itu meminta sejumlah uang, nah ini perlu diwaspadai masyarakat dan seluruh pelamar, bahwa itu tidak benar, percaya saja dengan kemampuan dan rezki yang diberikan oleh Allah SWT,” kata Zaki

Tambah Zaki, terkait hasil perangkingan SKD mengacu pada Permenpan 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil, yang mengatur tentang penetapan rangking dan bagaimana mekanismenya. Penentuan itu sudah langsung diterima dari Panselnas Pusat, yang dikeluarkan oleh Kemenpan RB, BKN, Kemendikbud RI, Kejaksaan dan beberapa anggota Panselnas dipusat.

“Kita ditingkat kita daerah hanya menyampaikan hasil itu kepada para pelamar dan masyarakat, kita tidak tau jika ada oknum yang meminta berapa kepada pelamar, cuma kita mewanti-wanti kembali kepada masyarakat dan para pelamar jangan sampai mau tertipu, jangan sampai mau diiming-imingi untuk dapat lulus CPNS atau lulus itu tidak benar semua, itu hasilnya sudah transpaan,” jelas Zaki. 






Berita Lainnya :
 
  • Bupati Inhil Resmikan Rumah Sakit 3 M Plus
  • Dua Pejabat Kementerian PUPR Dituntut Jaksa KPK 5 Tahun 6 Bulan Penjara
  • Hasil Penyelidikan TGPF Tidak Signifikan, Kata Pimpinan KPK
  • Dugaan TGPF, Penggunaan Kekuasaan Berlebihan Membuat Novel Diserang
  • Polda Riau Kirim 100 Brimob Jaga Freeport di Papua
  • Tipikor Dana Hibah 2011-2012, Kejati Riau Periksa Bekas Sekda dan Eks Rektor UIR
  • Jaksa Dalami Dugaan Korupsi di PT PER, 4 Pegawai BUMD Pemprov Riau Diperiksa
  • Mark Up Pembangunan Gedung Fisip UNRI Seret Lima Tersangka
  • Investigasi Kasus Penyerangan Novel Baswedan, Begini Hasil Lengkap TGPF
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved