| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Warga Padang Ambil BST

Legislator: Kerumunan Warga Ambil BST di Kantor Pos Padang Langgar PSBB


Sigapnews.co.id | Pemprov Sumbar
Jumat, 15/05/2020 - 18:30:12 WIB

SIGAPNEWS.CO.ID, Padang - Legislator menyayangkan pencairan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Padang yang memicu terjadinya kerumunan saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ll yang sedang diberlakukan di Sumatera Barat.

Anggota Komisi I DPRD Kota Padang Budi Syahrial, di Padang, Jumat (15/5/2020), mengatakan kerumunan warga tersebut tentu melanggar ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka mencegah penyebaran pandemi Corona Virus Disaese (COVID-19).

Ia menyarankan agar kantor Pos tersebut memfungsikan beberapa cabang yang ada di setiap kecamatan di Padang. Dengan demikian warga langsung mengambil BST tersebut sesuai kecamatan mereka masing-masing sehingga dapat meminimalkan terjadinya kerumunan.

"Misalnya ada sekitar 11 kantor cabang yang membantu, tentu tidak akan memicu kerumunan setiap hari saat penyerahan BST tersebut. Kemudian dengan mengatur jadwal pengambilannya," kata dia.

Lebih lanjut politisi Gerindra itu mengatakan terkait pencairan dana BST tersebut sebetulnya bukan kewenangan Pemkot Padang, namun, merupakan kewenangan Pemrov Sumbar.

"Akan tetapi untuk mencegah penularan COVID-19, saya mencoba menyarankan hal itu, agar tidak ditemukan lagi kluster baru COVID-19 di Padang," kata dia.

Kemudian ia juga menyarankan agar di setiap kelurahan memberikan informasi yang jelas ke warganya terkait jenis bantuan yang diterima.

"Di setiap kelurahan seharusnya menempelkan informasi penerima bantuan, sehingga masyarakat tidak kebingungan," ujar dia.

Lebih lanjut ia menyarankan agar Pemkot Padang segera mengambil kebijakan terkait data penerima bantuan sosial COVID-19 tersebut yang tidak tepat sasaran.

"Jika ada yang mengembalikan dana karena merasa tidak berhak untuk menerima, maka Pemkot harus segera membuatkan mekanismenya dan langsung dipindahkan pada warga yang lebih membutuhkan. Jangan sampai dibiarkan begitu saja," ujar dia.

Menurut dia, banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan di tengah pandemi COVID-19 ini.

"Diharapkan PSBB tahap kedua ini berjalan dengan lancar dan dapat memutus mata rantai COVID-19. Apa lagi bantuan sudah turun tentu kita harapkan masyarakat lebih disiplin," kata dia.(*)

Liputan: Ayi Rusli
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Mulai 8 Juni Ini Sumatera Barat Berlakukan Tatanan New Normal
  • Terkait Penyaluran Bansos, KPK Terima 118 Laporan Masyarakat
  • Adhya Tirta Batam Putus Saluran Pipa Air Bersih Ilegal
  • Wabub Petahana H.Halim Optimis PKB Bersamanya Pilbub Kuansing 2020
  • Mahasiswa Relawan Covid-19 UNRI Semprot Disinfektan di Kelurahan Simpang Baru
  • Pasangan ASN Asahan Mesum Nyaris Tewas Ternyata PNS Dinas Pendidikan
  • Diduga Dikorupsi Mantan Plt Sekda Kuansing Riau Cs, Ini Rinciannya...
  • Kapolri Idham Azis Mutasikan Wakapolda Sumut dan Kalsel
  • Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso Diperiksa KPK Sebagai Tersangka
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved