Padang I sigapnews.co.id – Tritura yang diperi"> Padang I sigapnews.co.id
| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Semangat Tritura Harus Jadi Bagian penjaga Ideologi Pancasila dan UUD 1945


David | Pemprov Sumbar
Jumat, 11/01/2019 - 22:01:41 WIB

Padang I sigapnews.co.id – Tritura yang diperingati setiap tanggal 10 Januari, merupakan Peristiwa dan aksi dan perjuangan Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) dan Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI) kepada pemerintah pada tahun 1965. Aksi tersebut mengusung Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) yaitu Bubarkan PKI beserta ormas-ormasnya, perombakan kembali kabinet Dwikora dan menurunkan harga sembako yang pada saat itu Indonesia mengalami kesulitan, baik dari segi ekonomi maupun politik.

“Semangat Tritura merupakan sebuah gerakan pemuda menyadarkan bangsa untuk menjaga ideologi Pancasila dan UUD 1945, dalam konteks yang benar dan pemuda harus menjadi pelopor dalam menegakkan dan mempertahankan nilai-nilai sejati kebangsaan,” ungkap Irwan Prayitno sebagai Keynote Speaker dalam acara Bedah Buku Pelaku dan Saksi Sejarah Angkatan 66 Sumbar bertutur tentang Tritura dalam rangka Peringatan Tritura dan Angkatan 66 ke-53 tahun 2019.

Tritura merupakan tanggungjawab pemuda terhadap bangsa dan negara yang harus dipertahankan dan menjadi penyemangat bagi pemuda. Pemuda adalah harapan bangsa, yang bisa merubah kearah yang lebih baik.

“Semangat Tritura ini menjadi pemahaman bagi mahasiswa sebagai harapan suatu bangsa untuk merubah ke arah lebih baik, sehingga diharapkan mereka dapat menjadi jembatan antara rakyat dengan pemerintah,” ungkap Irwan Prayitno.

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan persoalan perjuangan Tritura terharap tuntutan ketersedian pangan saat ini di Sumatera Barat.

“Alhamdullillah, di Sumbar kita sudah berkali-kali mendapatkan penghargaan di tingkat nasional dalam ketahanan pangan dan mampu mengendalikan inflansi, ini membuktikan bahwa masyarakat menyatu dengan pemerintah untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Gubernur Irwan Prayitno juga menegaskan tentang ideologi komunis tidak akan berkembang di Nusantara, karena sejarah telah membuktikan. Jika ada mahasiswa yang melakukan perbuatan dan berprilaku paham komunis jelas ini akan ditentang dan dilawan oleh rakyat Indonesia.

“Indonesia telah menetapkan tegas idelogi negara adalah Pancasila. Pemuda tentu menjadi pelanjut pelopor mempertahankan ideologi pancasila dimanapun berada dan dimana disetiap masa,” seru Irwan Prayitno. (hms/man)






Berita Lainnya :
 
  • Danlanud Roesmin Nurjadin Pimpin Sertijab Dansatpom Lanud RSN Pekanbaru
  • Pelaku Pencuri Motor di Tembilahan Diciduk Polisi
  • Jajaran Pemkab Inhil Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Putra Bungsu Bupati, HM Wardan
  • 2 Pelaku Pencurian Aki Mobil Truk di Pasar KM 05, Inhil diciduk Polisi
  • Sekda Inhil: Gaji 13 PNS Akan Cair 1 Juli
  • Sampena HUT Kodam I BB ke-69, Kodim 0314/Inhil Lakukan Penanaman Pohon Ekonomi
  • LDII Ajak Lestarikan Jati Diri Bangsa dan Ajarkan Nilai Kemanusiaan
  • Menhan: Anggota TNI 3 Persen Terpapar Radikalisme
  • Saksi Tim Prabowo di MK Haris Azhar dan Said Didu
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved