| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Pendidikan

BEM UR Ngotot Bertemu Menko Perekonomian


Brian | Pendidikan
Senin, 31/07/2017 - 13:16:47 WIB
BEM UR Ngotot bertemu Menko Perekonomian, Darmin Nasution. (Photo: Sigapnews/Brian)
TERKAIT:
PEKANBARU - Presiden Badan Ekeskutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR) ngotot ingin bertemu Menko Perekonomian Darmin Nasution usai mengisi acara seminar nasional kemitraan strategis untuk pengembangan ekonomi kerakyatan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang ditaja Ikatan Sarjana Indonesia (ISEI) di Hotel Pangeran, Senin (31/7/17).

Maksud keinginan mahasiswa berjumpa Menko Perekonomian tersebut, terkait dengan aspirasi untuk menyampaikan penolakan terkait kebijakan pemerintah pusat yang mengimpor garam.

"Kalau ada aspirasi kasih aja dengan staf saya," kata Darmin kepada mahasiswa tanpa memberi sedikit pun waktu kepada mahasiswa dengan langsung menutup pintu mobil Alfard bernomor RI 18.

Mahasiswa sempat mengintip kaca mobil sambil mengatakan bahwa dirinya ingin bertemu membicarakan soal impor garam, yang dinilai tak etis. Karena menurutnya kebijakan impor garam tersebut justru semakin membuat petani menjerit.

Namun Menko Perekonomian ini tak menggubris. Mobil RI 18 ini pun tetap berlalu. "Sebenarnya banyak yang ingin kami sampaikan dengan Menteri. Tapi sepertinya niat baik kami tak dianggap. Soal garam impor inikan harusnya tak terjadi. Kenapa kita negara Indonesia yang akan potensi garam justru malah mengimpor," ujar Presiden BEM UR, Rinaldi Pare-pare bersama sejumlah mahasiswa lainnya.

Selain itu, Rinaldi juga mengkritis sikap pemerintahan pusat yang dipimpin Joko Widodo, dengan pin plan. Karena dulu berjanji memberlakukan harga bahan bakar sesuai pasaran, tapi gilirian turun malah tak turun-turun.

Begitu juga kebijakan menaikan tarip listrik, juga dipandang terlalu membebani masyarakat, khususnya eknomi menengah ke bawah. "Apa yang disampaikan menteri tadi dalam bahwa perekonomian kita baik sangat bertolak belakang. Petani kita sejahtera, pengangguran seperti disampaikan Menteri Tenaga Kerja juga tidak sesuai dengan kenyataan," ujar Rinaldi lagi. (*)





Berita Lainnya :
 
  • Mahasiswa Kukerta UNRI Ubah Sampah Menjadi Lampion yang Indah
  • Kukerta UNRI Desa Jayapura Turut Semarakan HUT RI ke-74
  • Wabup Buka Diklat DPM Angkatan XX Tahun 2019, Harap SDM Kedepan Dapat Kuasai Selat Malaka
  • HUT RI Ke 74, 525 Warga Binaan Lapas Pasir Pengaraian Dapat Remisi
  • Jadi Inspektur Upacara HUT RI Ke-74, Bupati Irwan Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Pahlawan
  • Usai Upacara, Wabub Kuansing H.Halim Hadiri Pemberian Remisi Umum Bagi Narapidana
  • Roy Suryo: Posisi Menkominfo Harus Dari Kalangan Profesional
  • Kapolda Metro: Waspadai!!! Radikalisme Dapat Nyasar ke Masyarakat Terutama Mahasiswa Baru
  • Begini Kelebihan dan Kekurangan Ambang Batas Partai di DPRD
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved