| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Berita Pendidikan

BEM STIFAR Riau bersama BEM Nusantara Audiensi Dengan Kepala Staff Kepresidenan RI


Ade Irawan SP | Pendidikan
Selasa, 04/02/2020 - 16:38:45 WIB
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIFAR Riau diwakili demisioner ketua BEM STIFAR Riau Sandika Syaputra melakukan AUDIENSI bersama BEM NUSANTARA dgn kepala Staff Kepresidenan RI (Sigapnews.co.id/rilis)
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID - Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIFAR Riau yang diwakili demisioner ketua BEM STIFAR Riau 2018-2019 Sandika Syaputra melakukan AKSI dan AUDIENSI bersama BEM NUSANTARA di Istana Kepresidenan RI (29-30 Januari 2020)

Aksi dilakukan bersama dengan perwakilan BEM Nusantara: Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten, Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Riau beserta beberapa komunitas yang ada di DKI,aksi dilaksanakan dari siang sampai sore hari yang mana aksi dimulai dengan persiapan keberangkatan di kampus masing-masing kemudian dilanjutkan dengan titik kumpul di Segitiga Atmaja kemudian dilanjutkan konvoi ke beberapa kementerian RI yang berada di DKI Jakarta dan puncaknya aksi dilaksanakan di depan Istana Kepresidenan RI.

Pada aksi kali ini BEM Nusantara mengangkat isu yaitu #100HariEvaluasiAtauDiskualifikasi dengan rilis sikap sebagai berikut:

Kami dari segenap kelompok mahasiswa Indonesia melihat dan menilai bahwasanya pemerintahan Jokowi Maaruf Amin terlihat tidak serius dan tidak maksimal dalam menyelesaikan permasalahan yang berkenaan langsung terhadap masyarakat,. Oleh karena itu kami mendesak Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maaruf Amin untuk melakukan Evaluasi Kerja dan Diskualifikasi Formatur dalam kabinet bila perlu, melihat situasi dan kondisi berjalannya negara ini sudah tidak sesuai dengan komitmen nasional. Kami disini menyertakan beberapa tuntutan kepada Presiden Jokowi dalam melakukan Evaluasi Kabinetnya yaitu :

1. Kami mendesak Presiden untuk mengintruksikan Kejaksaan Agung segera menyelesaikan kasus pelanggaran HAM dan fokus terhadap penuntasan kasus, serta menjaga bahasa dan ucapan dalam menanggapi kasus pelanggaran HAM berat, bila tidak mampu kami mendesak Presiden untuk segera mencabut Kejagung dari Jabatannya.

2. Kami menuntut kepada Presiden Jokowi untuk segera mencabut dr. Terawan dari jabatannya sebagai Menteri Kesehatan, karena melihat hari ini beliau sebagai Menteri Kesehatan menyatakan ketidaksanggupannya dalam menyelesaikan persoalan kasus BPJS kesehatan.

3. Kami menuntut kepada Presiden Jokowi untuk meninjau kembali dalam hal pembentukan produk hokum Omnibus Law karena sejauh ini masyarakat melihat produk hokum tersebut tidak sesuai diterapkan di Indonesia serta merugikan para pekerja atau kaum buruh dan juga tidak adanya keterbukaan informasi serta edukasi mengenai pembentukan produk hokum Omnibus Law tersebut.

4. Kami menuntut Presiden Jokowi untuk stop impor garam,dengan dalih kebutuhan industri tetapi mematikan penyerapan produksi garam lokal.

5. Kami juga mendesak Presiden untuk segera menyelesaikan berbagai macam kasus korupsi terutama pada kasus korupsi Jiwasraya dan Asabari serta melakukan penguatan dalam KPK untuk segera mengeluarkan Perppu KPK.

6. Kami juga meminta Presiden Jokowi untuk memperkuat kedaulatan Kemaritiman Indonesia melihat minimnya armada pengamanan wilayah laut di NKRI.

Dalam menanggapi perihal diatas Sandika Syaputra (STIFAR Riau) memberikan pandangan bahwanya “banyaknya produk keputusan dari kementerian Kabinet Indonesia Maju ini yang bersifat Prematur dan kurangnya keterlibatan antara stuckholder terkait sehingga keputusan yang dihasilkan selalu menuai polemik dimasyarakat kemudian dalam keterbukaan informasipun Pemerintah terlalu sulit untuk bisa memberikan Edukasi kepada masyarakat sehingga ini menjadi kontroversi dikalangan masyarakat kemudian pada saat ini pun saya rasa sangat minimnya atas keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia hal ini dibuktikan dengan banyaknya angka kemiskinan diindonesia kemudian lambannya penyelesaian kasus HAM yang dinilai sangat urgensi untuk diselesaikan” ucap beliau.

Kemudian orasi disampaikan oleh seluruh perwakilan BEM dan komunitas yang hadir pada saat itu, namun aksi tersebut tidak disambut langsung oleh pihak Istana Kepresidenan RI dengan alasan Protokeler Istana yang tidak mengizinkan untuk masa aksi memasuki daerah Istana dan Pihak Istana yang tidak mau menemui masa aksi kemudian aksi dilanjutkan dengan longmarch menuju persimpangan Sarinah kemudian menyampaikan pernyataan sikap dan konferensi pers serta dilanjutkan dengan pembubaran masa aksi.

Pada 30 Januari 2020 pihak Istana meminta perwakilan masa aksi untuk Audiensi di Istana, kemudian perwakilan hadir di Kantor Staf Presiden RI yang disambut langsung oleh dr.moeldoko, dalam audiensi ini perwakilan masa aksi menyampaikan terkait tuntutan yang telah di susun dan meminta tanggapan langsung dari pihak istana kemudian korpus BEM Nusantara, Hengky Primana menyampaikan bahwa tuntutan yang telah disusun dan disampaikan agar sesegera mungkin dapat di bahas dan diselesaikan jika tidak adanya tindakan tegas dari Presiden Jokowi maka akan ada gelombang masa aksi yang lebih besar untuk mengawal seluruh kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.


Editor : Ade Putra Riau/Rilis




Berita Lainnya :
 
  • LBH Brata Jaya Riau bersama Polri dan TNI Ikut Berjibaku Padamkan Bibit Bara Api di Pelalawan
  • Bertemu Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah, Plh. Bupati Bengkalis Bustami Siap Bersinergi
  • Komperensi Jemput Aspirasi Masyarakat Kenegerian Sentajo Raya
  • Hati-hati ASN, Harus Netral karena Ada Warning KPK, Tegas Sanksinya
  • Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru
  • Lengkapi Syarat, Proses Cepat Korlantas Polri Permudah Pemohon SIM Internasional di Era Baru
  • DPP PAN Siap Menangkan Suyatno - Jamiludin di Pilkada Rohil 2020,Irvan Herman:Kader Bergerak
  • Kunjungan Pangdam I/BB Di Korem 031/Wirabima : Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri
  • LAM Riau bersama Dispar Komitmen Bangun Pariwisata Berbasis Kebudayaan
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved