| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Polda Riau Sita 325 Kg Sabu Sepanjang Tahun 2018


red | Mitra Polri
Kamis, 27/12/2018 - 16:18:01 WIB
Kapolda Riau, Irjen. Pol. Drs. Widodo Eko Prihastopo, M.M saat pemusnahan barang bukti berupa Sabu di Mapolda Riau beberapa waktu yang lalu
TERKAIT:
Sigapnews.co.id | Pekanbaru - Sepanjang 2018, Direktorat Narkoba Polda Riau dan jajaran berhasil mengamankan barang bukti narkoba sebanyak 325 Kg sabu dengan 1.625 kasus.

Direktur Narkoba Polda Riau Kombes Pol Haryono mengatakan target Dit narkoba Polda Riau awalnya hanya 200 Kg sabu, namun berjalan waktu Dit Narkoba Polda Riau berhasil mengamankan baranbg bukti narkoba sebanyak 325 Kg sabu. 

"Awalnya kita hanya menargetkan selama 2018 barang bukti narkoba sebanyak 200 Kg, namun sejauh ini kita sudah mengamankan barang bukti sebanyak 325 Kg sabu".

Dijelasskan Dir Narkoba bahwa penangkapan terbesar dilakukan oleh Dit Narkoba Polda Riau, totalnya mencapai 153,8 Kg sabu dengan 145 pelaku narkoba.

Haryono menyebutkan, jumlah tersangka 2.261 orang itu, beberapa di antaranya meruan kurir dan pengedar sabu dalam jumlah besar. Ada yang 1 kg, bahkan mencapai puluhan kilogram.

Kalau untuk penangkapan yang dilakukan kita di Ditresnarkoba Polda, itu paling besar. Totalnya sekitar 153,8 kg sabu, dengan jumlah 145 tersangka," kata Haryono.

Sementara untuk Polres Bengkalis mengungkap kasus peredaran narkoba terbesar kedua. Petugas di sana berhasil menyita 66 kg sabu-sabu. Jumlah tersangka 329 orang.

Sedangkan di urutan ketiga, pengungkapan dilakukan Polresta Pekanbaru dengan 240 orang tersangka. Untuk barang buktinya 63 kg sabu.

Selanjutnya, Polres Dumai sebanyak 6,6 kg sabu dengan tersangka 227 orang. Polres Siak menyita sabu 6,2 kg dan tersangkanya sebanyak 155 orang. Sedangkan Rokan Hilir dengan barang bukti 4,3 kg sabu, jumlah tersangka 235 orang.

Kapolda Riau sebelumnya menjelaskan bahwa peredaran narkoba di Provinsi Riau ini cukup tinggi. Sebab, Riau yang berbatasan langsung dengan negara luar seperti Malaysia menjadi daerah transit dan tujuan peredaran narkoba.

"Kita prihatin. Riau tempat jalur utama peredaran dari Malaysia, lewat Selat Malaka, masuk ke kita," ungkap Kapolda Riau.





Berita Lainnya :
 
  • Meski TGB Ke Riau, GRN PAS: Pendukung Prabowo Tak Akan Terpengaruh
  • Kubu 02 Kritik Kedatangan TGB, Kubu 01: TGB Akan Ceramah Iman Amal
  • Hadapi 173 Sekolah Laksanakan UNBK, PLN Siapkan Pasukan Siaga
  • Karhutla di Riau Terpantau 165 Titik
  • Kadis Kesehatan Kuansing Keluar Melalui Pintu Rahasia
  • Menteri Perdagangan RI Tanda Tangan Prasasti UML Kuantan Singingi
  • Pileg 2019 Partai Perindo Targetkan 10 Persen Suara
  • Pemprov Riau Akan Buat Water Front City Dibawah Jembatan Siak IV
  • TGB Kembali Berkunjung ke Riau Rabu 20 Maret 2019, Ini Jadwalnya
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved