| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Kasus Djoko Tjandra

KPK dan Kejagung Gelar Perkara Kasus Djoko Tjandra


Sigapnews.co.id | Hukum
Jumat, 11/09/2020 - 15:32:43 WIB
Jampidus Kejagung, Ali Mukartono (tengah) bersama Deputi Penindakan KPK, Brigjen (Pol) Karyoto (kiri) dan Ketua Komisi Kejaksaan, Barita Simanjuntak (kanan) salam Covid-19 di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2020). (Foto: Sig
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan gelar perkara kasus Djoko Soegiarto Tjandra (DST) dan kawan-kawan bersama dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/9/2020).

"Tim penyidik dari Kejaksaan Agung sudah hadir di KPK dan saat ini sudah mulai gelar perkara," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya di Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Sebelumnya pada Jumat (11/9/2020) pagi, KPK juga melakukan gelar perkara kasus tersebut dengan Bareskrim Polri.

"Kami tadi dalam rangka koordinasi dan supervisi ingin memastikan jangan sampai satu perkara yang besar dilihat per bagian-bagian atau per kelompok-kelompok atau kluster. Kita ingin melihat Djoko Tjandra menyuap jaksa, menyuap pejabat Kepolisian, ini tujuannya apa," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata usai gelar perkara dengan Bareskrim tersebut.

Ia menyatakan lembaganya tidak ingin melihat kasus Djoko Tjandra yang ditangani Bareskrim Polri dan Kejagung itu berdiri sendiri-sendiri.

"Itu garis tujuan besarnya yang ingin kami gambarkan, kami tidak ingin melihat perkara itu berdiri sendiri-sendiri, seolah-olah Djoko Tjandra menyuap polisi berbeda dengan perbuatan dia menyuap pejabat di Kejaksaan. Ini sebetulnya tujuan dari koordinasi dan supervisi yang dilakukan KPK," ujar Alex.

Selain itu, kata dia, KPK nantinya juga dapat mendorong Bareskrim Polri dan Kejagung jika terdapat pihak-pihak lain yang diduga terlibat kasus Djoko Tjandra belum diungkap.

"Kami akan lakukan koordinasi dan supervisi dulu. Manakala KPK melihat ada pihak-pihak terkait yang mungkin belum diungkap di Bareskrim dan Kejaksaan, kami akan dorong. Kami akan mendorong kawan-kawan di Bareskrim dan Kejaksaan kalau memang cukup alat buktinya bukan berdasarkan rumor saja, kita tetap berpijak pada alat bukti," kata Alex.(*)

Liputan: Piter.
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Sebelum Febri Berhenti, Sudah Puluhan Pegawai KPK Mundur
  • Hasil Swab Sekda Bener Meriah dan Istri Terkonfirmasi Positif Covid-19
  • Jalan Tol Pekanbaru - Dumai Hari Ini Sudah Dibuka Untuk Umum Dengan Tarif Gratis
  • Agen Kapal Batam Menjerit, Penumpang Pelabuhan Domestik Sekupang Menurun
  • Andre Korban Begal Jerambah Bolong Jambi di Tikam Sebelas Kali, Tubuh Disabet Samurai
  • H. Bakri Ketua Koalisi Haris-Sani Pilgub Jambi, Jika Semua Bergerak, Selesai Sudah
  • Polisi Selidiki Pemilik Senjata Api Penembak Mati Bandar Sabu di Medan
  • Jembatan Medan Amplas Ambruk Dilintasi Truk Bermuatan Besar
  • Dewi Perssik, Alhamdulillah...Akhirnya Dapat Nafkah dari Suami Setelah 4 Tahun Nikah
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved