| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
BPJS Kesehatan

Pemerintah Siap Eksekusi Putusan MA Terkait Iuran JKN-KIS


Sigapnews | Hukum
Kamis, 02/04/2020 - 17:41:00 WIB
Sigapnews.co.id, Jakarta - Putusan Mahkamah Agung (MA) terkait pembatalan iuran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk segmen PBPU sudah ditayangkan melalui laman resmi Mahkamah Agung pada 31 Maret 2020. Pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kini tengah mempelajarinya dan siap melaksanakannya.

“BPJS Kesehatan telah mempelajari dan siap menjalankan putusan MA tersebut. Saat ini pemerintah dan kementerian terkait dalam proses menindaklanjuti putusan MA tersebut dan sedang disusun perpres pengganti,” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma’ruf, dalam keterangan tertulis yang diterima Sigapnews.co.id, Kamis (2/4/2020).

Iqbal menambahkan, hal ini dilakukan karena sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2011 pasal 8 ayat (1) yang menyatakan, panitera Mahkamah Agung mencantumkan petikan putusan dalam berita negara dan dipublikasikan atas biaya negara. Selain itu, ayat (2) menyatakan, dalam hal 90 hari setelah putusan Mahkamah Agung tersebut dikirim kepada badan atau pejabat tata usaha negara yang mengeluarkan peraturan perundang-undangan tersebut, ternyata pejabat yang bersangkutan tidak melaksanakan kewajibannya, demi hukum peraturan perundang-undangan yang bersangkutan tidak mempunyai kekuatan hukum.

“Melihat aturan di atas, tindak lanjut putusan MA dapat dieksekusi oleh tergugat dalam kurun waktu 90 hari melalui aturan baru atau apabila tidak terdapat aturan baru dalam kurun waktu tersebut maka Perpres 75/2019 pasal 34 dianggap tidak memiliki kekuatan hukum atau dibatalkan. Intinya, dalam waktu 90 hari ke depan setelah salinan keputusan diumumkan resmi, BPJS Kesehatan menunggu terbitnya perpres pengganti dan saat ini sedang berproses,” kata Iqbal.

BPJS Kesehatan juga telah bersurat kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Sekretariat Negara, untuk menetapkan langkah-langkah yang dapat dilakukan BPJS Kesehatan selanjutnya guna mengeksekusi putusan tersebut. Masyarakat juga diharapkan tidak perlu khawatir. BPJS Kesehatan telah menghitung selisih kelebihan pembayaran iuran peserta segmen PBPU atau mandiri. Kelebihan itu akan dikembalikan segera setelah ada aturan baru tersebut atau disesuaikan dengan arahan dari pemerintah.

Ia menambahkan, teknis pengembaliannya akan diatur lebih lanjut. Salah satu caranya adalah kelebihan iuran tersebut akan menjadi iuran pada bulan berikutnya untuk peserta.(*)

Liputan: Piter
Editor   : Robinsar Siburian





Berita Lainnya :
 
  • Khawatir Timbulkan Permasalahan, Bintan Tolak Gunakan Istilah "New Normal"
  • Bintan Akan Terapkan Sistem "Ganjil-Genap" NIK Cegah COVID-19
  • Persekutuan Gereja Indonesia Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan Normal Baru
  • Hingga PSBB Berakhir 7 Juni 2020, Perbatasan Sumbar Masih di Tutup
  • Masjid di Pekanbaru Gelar Shalat Jumat Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan
  • Gadis Cilik Ditemukan Warga Tergeletak Di Sebuah Parit
  • Menag Besok Umumkan Aturan Pembukaan Kembali Rumah Ibadah
  • Pemprov Sumbar Belum Terapkan New Normal, Masih Perpanjang PSBB Hingga 7 Juni 2020
  • Bandara Jambi Siap Terapkan Tatanan Normal Baru di Masa Pandemi COVID-19
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved