| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Kasus Penyiraman Air Keras

Saor Siagian Pastikan Novel Absen di Sidang Lanjutan


Sigapnews | Hukum
Kamis, 02/04/2020 - 14:11:50 WIB
Penyidik KPK Novel Baswedan saat menjalani sidang praperadilan terkait penangkapan dan pernahanannya oleh pen
TERKAIT:
Sigapnews.co.id, Jakarta - Penasehat Hukum (PH) Novel Baswedan, Saor Siagian memastikan kliennya absen dalam sidang lanjutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu dengan agenda pemeriksaan saksi.

"Karena situasi pandemi corona, sesuai permintaan pemerintah, hari ini Novel tidak hadiri sidang," kata Saor saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Kamis (2/4/2020) siang.

Hingga pukul 12.30 WIB, sidang yang dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB dan direncanakan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Pengadilan Negeri Jakarta Utara belum juga mulai.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fedrik Adhar yang menangani kasus itu mengatakan seharusnya hari ini sidang lanjutan dengan terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir itu kembali berlangsung dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh JPU.

"Pak Novel sama pelapornya (jadi saksi), tapi pelapornya ini belum tahu, kalau mereka datang kita lanjutkan, kalau enggak datang, nanti keputusan majelis hakim," kata Jaksa Penuntut Umum Fedrik Adhar saat dikonfirmasi.

Dalam persidangan perdana, Hakim Ketua Djuyamto menyebutkan dua saksi yang akan dihadirkan pada sidang lanjutan itu adalah Novel Baswedan selaku korban dan Yasri Yuda Yahya selaku pelapor.

Sebelumnya, dua orang pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan telah menjalani sidang pembacaan dakwaan pada Kamis (19/3/2020).

Ada satu dakwaan primair yang dibacakan disertai dua dakwaan subsider yang dijeratkan kepada kedua terdakwa dengan ancaman hukuman yaitu Pasal 355 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Subsider Pasal 353 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Lebih Subsider Pasal 351 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Keduanya dijerat dengan pasal penganiayaan berencana dan telah mengakibatkan Novel Baswedan sebagai korban mengalami kerugian berupa keterbatasan fisik yaitu kerusakan kornea mata.

Keduanya tidak mengajukan nota pembelaan sehingga proses persidangan berjalan ke tahap pemeriksaan saksi.(*)

Liputan: Piter
Editor   : Robinsar Siburian





Berita Lainnya :
 
  • Mahasiswa Pagaran Tapah Lapor Kades Sangkir Indah Ke Polres Rohul.
  • Korupsi di Jiwasraya Merugikan Negara Rp 16.8 Triliun
  • Bupati Inhil Resmikan 3 Dermaga dan 2 BLKK
  • Sidang Kasus Proyek Multiyears Amril Mukminin Diagendakan di Pengadilan Pekanbaru
  • Kepri Rancang Aplikasi Tracing COVID-19
  • Suap Wali Kota Medan, Kasubbag Protokoler Divonis Empat Tahun Penjara
  • Terkait Kasus Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan, ICW Serahkan Amicus Curiae
  • Terkait Suap di DPRD Sumut, KPK Terima Pengembalian Uang Senilai Rp 422,5 Juta
  • Meranti Jadi Model Utama Grand Design Sagu Nasional
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved