| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Kerusuhan 22 Mei

Seorang Remaja Bebas Dakwaan: "Saya Bukan Provokator"


Sigapnews | Hukum
Rabu, 14/08/2019 - 04:16:34 WIB
Sisa-sisa kerusuhan di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019) pagi. (Foto: Sigapnews.co.id/Istimewa).
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, Jakarta - Seorang remaja yang didakwa terlibat kerusuhan 22 Mei lalu mengaku dipukuli oleh polisi diduga dari Brimob. Pemukulan bertubi dialaminya setelah dia ditangkap pada malam terjadi kerusuhan. Saat itu, dia bercerita, sedang beristirahat  di depan sebuah gedung yang tak dikenalnya di Jalan KH. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Saat itulah polisi datang lalu menghajar sekujur tubuhnya. "Sudah sembuh, kan tiga bulan di panti. Masa enggak sembuh-sembuh," katanya saat ditanya bekas luka pukulan-pukulan yang diterimanya saat www.Sigapnews.co.id menemuinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).

Menurutnya, polisi memukul dengan rotan. Dia pun mengaku menangis dibuatnya. "Kurang tahu (alasan dipukul). Saya ibarat provokator. Cuma saya bukan provokator," ujar dia yang sebatas mengaku menggenggam batu namun batal dilemparkannya ke arah polisi pada malam terjadi kerusuhan.

Remaja berusia 16 tahun itu mengaku diajak dua teman juga tetangganya pada malam itu. Dua temannya itu beruntung tak ikut tertangkap, sedang dirinya setelah ditangkap, dia lalu dibawa ke dalam Gedung Bawaslu sebelum digiring ke Polda Metro Jaya. Di kantor polisi, dia langsung menjalani berita acara pemeriksaan (BAP).

Sebelumnya, polisi menetapkan 10 anak sebagai tersangka. Mereka diduga terlibat dalam kerusuhan 22 Mei di Jakarta dan mulai menjalani sidang perdana di PN Jakpus pada 5 Juli 2019.

Pengadilan memberikan diversi, atau pengalihan penyelesaian perkara dari peradilan ke proses di luar peradilan pidana, kepada lima anak dalam persidangan Senin 5 Agustus. Lima anak ini otomatis dinyatakan bebas. Sementara lima anak lainnya harus menjalani sidang putusan. Mereka akhirnya divonis bebas dengan pertimbangan masih anak di bawah umur dan hanya ikut-ikutan dalam kerusuhan 22 Mei lalu.(*)

Liputan: Piter
Editor  : Robinsar Siburian





Berita Lainnya :
 
  • Budayakan Bahasa, Di Lhokseumawe Setiap Jumat Wajib Berbahasa Aceh
  • Kejati Jatim Tunggu Juknis Kejagung Soal Hukuman Kebiri Kimia
  • Terkait Kasus Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, 5 TNI Diskors
  • KJRI di Penang dan Pemprov Sumut Upayakan Pemulangan TKI yang Telantar
  • Luas Karhutla Sumsel Capai 1.675 Hektare
  • Anggota Legislatif Aceh: Dari 731 kursi Terpilih 83 Perempuan
  • Pascapembajakan KM Mina Sejati, Keberadaan 23 ABK Masih Misterius
  • Air Terjun 86 Inhil, Destinasi Wisata yang Cukup Menakjubkan
  • Kejuaraan Dunia Badminton, Hendra Tak Nyangka Rebut Gelar Ketiga
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved