| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Pelaku Pencabulan 9 Anak Djbawah Umur Ditangkap Polres Kuansing.


Radian Ali | Polres Kuantan Singingi
Senin, 16/04/2018 - 16:05:59 WIB
Sigapnews.co.id/Telukkuantan- Entah apa yang berada dibenak MS, kakek berusia 57 tahun ini, hingga tega mencabuli 9 orang siswi Sekolah Dasar yang seharusnya layak untuk mendapatkan perlindungan.

9 (sembilan) korban dugaan pencabulan merupakan Warga Kecamatan Kuantan Tengah diantaranya MJK (9) Kelas 2 SD,  NN (9) Kelas 2 SD, MT (10) Kelas 3 SD, DZ (7) kelas 1 SD, MA (9) kelas 1 SD, TR (10 ) kelas 2 SD,  TN (7) kelas 1 SD, DM (9) Kelas 2 SD dan PN (9).

Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing), AKBP Fibri Karpiananto SH SIk, melalui Kasubag Humas Polres Kuangsing, AKP G. Lumban Toruan membenarkan peristiwa pencabulan tersebut terjadi dirumah Pelaku. Sementara para korban rata - rata baru duduk di kelas 1 dan 3 SD.

"Memang semalam Polsek Kuantan Tengah menangkap pelaku Dugaan pencabulan di rumahnya." Ujarnya kepada Sigapnews.co.id

Sementara itu, Kapolsek Kuantan Tengah, Kompol Jasmadi SH mengatakan Bermula terungkap, Sabtu (14/4/18) sekitar pukul 14:00 Wib, salah satu tetangga pelapor (orang tua korban) mendatangi rumahnya mengatakan anaknya telah dicabuli oleh pelaku MS

Dari pengakuan salah satu korban, Ia dipaksa kerumah sang kakek. Dan disana dirinya dipaksa membuka celana dalam sehingga terjadilah pencabulan. Mirisnya lagi ternyata perbuatan itu juga dilakukan kepada teman teman sebaya korban lainnya.

Atas kejadian tersebut  korban dan  orang tua korban tidak terima dan melaporkan ke Polsek Kuantan tengah untuk pengusutan lebih lanjut.

"Pelaku dijerat pasal perlindungan anak no 35 tahun 2014 ancaman hukuman maksimal 15 tahun." Terangnya.

Salah satu orang tua korban pencabulan, AD (44) mengatakan kepada wartwan bahwasannya ia sangat tidak menduga MS tega melakukan perbuatan yang keji. Karena MS selama ini terlihat baik di mata masyarakat.

"Saya sangat terpukul dengan kejadian ini, dan saya berharap kepada pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal." Ucapnya.

Lanjutnya, ia berharap kepada Pemerintah dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Kuansing untuk memberikan pendampingan psikologi kepada para korban pencabulan untuk mengatasi mental anak.

"Saat ini anak - anak kami sedang mengalami trauma akibat kejadian ini. Kami orang tua korban mendatangi KPAI Kabupaten Kuansing agar anak- anak kami mendapatkan penanganan yang tepat sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkn" tutur AD. 

Reporter  : Radian Ali





Berita Lainnya :
 
  • Digagas Diskominfops, Bupati Inhil Resmikan Peluncuran Sistem Inpas
  • Mahasiswa PKM Kedokteran UR Pelopori Program 'GUA'
  • PP IKA Uin Suska Riau Gelar Halal Bihalal Dan Rakor Di Gedung Serindit Gubernur Riau
  • Kadis PPKBP3A Kuansing Apresiasi BKB Desa Giri Sako
  • Pemkab Inhil Gelar Rapat Koordinasi Dan Evaluasi Progres Kegiatan DAK Tahun 2018
  • Bupati Inhil Ajak Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2018
  • Hendak Pulang Dan Dilihat Sepeda Motor Diparkirkan Sudah Tidak Ada Lagi
  • Bupati Rohul H.Sukiman Dan Hj.Peni Herawati Menghadiri Syukuran
  • Sijago Merah Menelan Gudang Furniture Perabot kecamatan Rambah Hilir
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved