| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Polda Riau Ungkap Kasus Perdagangan Kulit Serta Organ Tubuh Harimau Sumatera


Sigapnews.co.id | Polres Kuantan Singingi
Minggu, 16/02/2020 - 10:27:41 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID/TELUK KUANTAN- Polda Riau kembali mengungkap jaringan perdagangan organ harimau Sumatera,tiga pelaku yang membawa dan menyimpan bagian tubuh dari Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrea) yang sudah mati. 

Organ tubuh Harimau Sumatera tersebut antara lain 1 (satu) lembar kulit, 4 (empat) taring, dan 1 (satu) karung berisi tulang-belulang Raja Hutan disimpan dalam plastik dan karung. 

Penangkapan dilakukan, Sabtu, 15/00/ 2020, sekitar pukul 11.00 WIB, di Jalan Arjuna Dusun IV RT/RW 002/091 Kelurahan Candi Rejo, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

"Penangkapan terhadap pelaku bermula Tim menerima informasi jual beli bagian tubuh Harimau Sumatera Jumat lalu, 14/02/ 2020. Ketiga tersangka membawa bagian tubuh Harimau Sumatera dari daerah Muara Tebo, Jambi menggunakan mobil Toyota Avanza Nopol D 1606 ABK," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH, SIK, M.Si melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Sunarto, Sabtu, 15/02/ 2020.

Kabid Humas menjelaskan, ketiga pelaku mengaku akan mengantarkan bagian tubuh harimau tersebut kepada seseorang di daerah Air Molek, Inhu. Ketiga tersangka, MN Bin KR (45), warga Desa Balai Rajo, Kecamatan Tujuh Ilir, Tebo, Jambi, RT (57), warga Jorong Koto Baru, Desa Sisawah, Sumpur Kudus, Sijunjung, Sumatera Barat dan AT (43) Desa Seresam, Siberida, Inhu, Riau. 

Ketiga pelaku merupakan kurir yang bertugas mengantar kulit dan tulang harimau dari Tebo Jambi oleh eksekutor bernama AT (DPO) dengan upah Rp. 2 juta.

Selanjutnya akan diserahkan kepada seseorang bernama HN (DPO) di Air Molek, Kabupaten Indragiri Hulu. "Ketiga tersangka kita amankan dan dibawa bersama barang bukti ke Mapolda Riau, Pekanbaru guna penyidikan lebih lanjut," pungkas Sunarto.

Maraknya praktek Perdagangan illegal kulit dan organ harimau sumatera karena motif tingginya harga jual organ harimau di pasar gelap. Selembar kulit harimau bisa dijual dengan harga sekitar Rp. 30 juta – Rp. 80 juta, taring harimau Rp. 500 ribu- Rp. 1 juta per buah, dan tulang harimau laku Rp. 2 juta per kilo di pasar gelap.

Harga tinggi itu disinyalir menjadi alasan para penyelundup untuk nekat melakukan aksi kejahatannya. Indonesia sebagai bagian dari dunia internasional, akan menghentikan kejahatan penyelundupan satwa tersebut, mengingat satwa itu sudah dalam kategori terancam punah. "Ini bentuk kejahatan terorganisir dengan sistem terputus. Satu dengan lainnya memiliki tugas dan perannya masing-masing. Polda Riau akan terus perangi dan ungkap perdagangan illegal ini," tegasnya.




Liputan : Radian Ali/rls





Berita Lainnya :
 
  • Kabar Gembira, 6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembuh
  • Alfa Syahputra: KKN Salah Satu Penerapan Tridharma Perguruan Tinggi
  • Ahan juga bisa berujung pidana. Kepada masyarakat harap lebih waspada,
  • Konser Musik dan Puisi Peduli Korban Covid 19 Hadirkan Sastrawan Indonesia asal Riau Dheni Kurnia
  • Fokus Besarkan JMSI, Teguh Santosa Undur Diri sebagai Dewan Kehormatan PWI Pusat
  • Pendeta Manser Sagala M.Th: PT. Musim Mas Pelalawan Dinilai Persulit Karyawan Beribadah
  • Perpanjangan Program Bantuan Listrik Stimulus COVID-19, PLN Pastikan Tepat Waktu dan Sasaran
  • Tokoh Masyarakat Sitorajo Minta Penegak Hukum Periksa Kades Sitorajo
  • Polda Riau dapat Kejutan dari Danlanud Roesmin Nurjadin
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved