| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Korban Perkelahian Dua Kelompok Pemuda di Kafe Yuli Pematang Tebih Rohul Bertambah


Harun | Polres Rokan Hulu
Jumat, 14/04/2017 - 17:16:49 WIB
Sigapnews.co.id | Rohul - Korban tewas dalam perkelahian dua kelompok pemuda di Kafe milik Yuli di Dusun Lintam, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu pada Rabu (12/4) sekitar pukul 23.30 WIB malam bertambah.

Sebelumnya Andre alias Ujang tato (35) warga Pematang Tebih tewas tak lama setelah kejadian perkelahian.

Kabar terbaru menyebutkan,  bahwa Joni (29) juga warga Pematang Tebih yang merupakan rekan Ujang tato juga tewas. Walaupun sebelumnya sempat mendapat perawatan medis di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.

Mengenai tewasnya Joni dibenarkan oleh Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, SIK. MH melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan Novianto, SIK.

"Kabar tewasnya Joni itu benar. Namun laporan lengkap belum kita terima. Sekitar pukul 13.30 WIB tadi, saya tadi dihubungi pihak berwenang dan saat ini Jenazah Joni sedang dilakukan otopsi di RS Bhayangkara, Pekanbaru," ungkap AKP M. Wirawan, Jumat (14/4) siang.

Sebelumnya, berdasarkan rilis Paur Humas Ipda Suheri Sitorus, sedikitnya ada sepuluh pria yang diduga terlibat dalam perkelahian dua kelompok pria di Kafe milik Yuli di Dusun Lintam yang menewaskan Andre alias Ujang tato.

Awalnya, saksi Pen menuduh pria berinisial HS membocorkan ban mobil milik saksi lain yakni BM yang diparkirkan di sekitar kafe milik Yuli. Tak terima dituduh begitu saja, antara HS dan Pen terlibat cek-cok mulut. Karena beberapa rekan HS keluar dari Kafe Yuli, akhirnya BM mengalah dan meninggalkan lokasi.

Ipda Suheri mengungkapkan tak lama setelah HS dan Pen cekcok mulut, korban Andre alias Ujang Tato bersama Joni (29) beserta empat rekannya yang lain datang untuk menanyakan siapa yang telah membocorkan ban mobil BM.

"Motif (perkelahian) karena tersangka HS dituduh oleh saksi Ip atau Pen membocorkan ban mobil saksi inisial BM," ungkap Ipda Suheri, Kamis malam.

Tidak terima dituduh bocorkan ban mobil milik BM, perkelahian dua kelompok warga tersebut pecah, hingga mengakibatkan korban Ujang Tato tewas, sedangkan Joni mengalami luka berat dan langsung dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Pekanbaru.

Korban Ujang yang tewas karena mengalami luka di bagian kepala, pelipis kanan koyak, dan bibir bagian bawah robek. Sedangkan korban Joni mengalami robek di bagian pelipis kanan, luka robek di dagu dan bibir, serta luka robek di bagian pipi sebelah kanan.





Berita Lainnya :
 
  • Budayakan Bahasa, Di Lhokseumawe Setiap Jumat Wajib Berbahasa Aceh
  • Kejati Jatim Tunggu Juknis Kejagung Soal Hukuman Kebiri Kimia
  • Terkait Kasus Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, 5 TNI Diskors
  • KJRI di Penang dan Pemprov Sumut Upayakan Pemulangan TKI yang Telantar
  • Luas Karhutla Sumsel Capai 1.675 Hektare
  • Anggota Legislatif Aceh: Dari 731 kursi Terpilih 83 Perempuan
  • Pascapembajakan KM Mina Sejati, Keberadaan 23 ABK Masih Misterius
  • Air Terjun 86 Inhil, Destinasi Wisata yang Cukup Menakjubkan
  • Kejuaraan Dunia Badminton, Hendra Tak Nyangka Rebut Gelar Ketiga
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved