| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Di 2018 Transaksi Seluruh Satker Kemenag Lewat E-Money


Brian | Ekonomi
Jumat, 10/11/2017 - 13:35:22 WIB
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Ahmad Supardi. (Foto: Sigapnews/Brian)
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID | PEKANBARU - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Ahmad Supardi menyebutkan, mulai tahun 2018 mendatang, segala bentuk transaksi pembayaran diseluruh satuan kerja (satker) yang ada dilingkungan Kementerian Agama Provinsi Riau dilakukan secara non tunai atau Electronic Money (E-Money). Ini meliputi semua bentuk pembayaran seperti gaji, honor- honor dan lainnya.

"Jadi tidak ada lagi sistim cash tapi sudah lewat rekening. Ini juga termasuk pembayaran honor para narasumber dalam sebuah kegiatan seminar, workshop dan sebagainya. Sehingga semua harus memiliki NPWP (Nomor Peserta Wajib Pajak, red)," jelasnya memberikan informasi sembari memastikan, 1 Januari 2018 sudah diberlakukan, seluruh Satker harus sudah mempersiapkan segala hal yang diperlukan, Rabu (08/10/2017).

Disampaikan juga olehnya, mengenai upaya ini, untuk di Sekretariat Jenderal Kemenag RI sudah ditetapkan secara penuh. Namun untuk di Direktoran Jeneral Kemenag RI, baru terlaksana sebagaian. "Ditargetkan pada tahun 2018, semua Satker dan unit wajib merealisasikan pembayaran non tunai," sebutnya lagi meyakinkan.

Diakui lagi, program ini sudah dilakulan pencanangannya di Jakarta oleh Menteri Agama RI,  Lukman Hakim Saifuddin pekan lalu. Ini juga merupakan tonggak sejarah Kementerian Agama. Dimana manfaatnya besar, terutama terjadii efisiensi, mempercepat dan mempermudah dalam transaksi.

"Terlebih dapat membentengi untuk tidak dapat melakukan hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya juga sembari menyebutkan hal ini sudah merupakan kebutuhan di era modern dan kebutuhan perbaikan governance.

Dikatakan juga oleh mantan Kemenag Rohul ini, ada 5 (lima) alasan mengapa transaksi non tunai menjadi kebutuhan di era modern saat ini. Pertama, meningkatkan transparansi. Ke dua, meningkatkan keamanan. Ke tiga, meningkatkan literasi keuangan. Ke empat, meningkatkan kecepatan. Transaksi non tunai dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, tidak terbatas pada ruang dan waktu dan ke lima, meningkatkan akuntabilitas. (*)





Berita Lainnya :
 
  • Tak Dapat Menahan Tangisnya, Batiah si Penyapu Jalan Swarna Bumi Berangkat Umroh
  • Sat Res Narkoba Inhil Amankan JS Beserta 11 Paket Sabu
  • Sesosok Mayat Wanita di Inhil Ditemukan Membusuk di Rumah Kostnya
  • Suami Bekerja di Simbar, Hj. Lina Ditemukan Tewas di Rumah Kostnya di Tembilahan
  • Pjs Bupati Inhil Harapkan Pemuda BNN Jadi Contoh Bagi Generasi Muda Saat ini
  • Tak Jera, Meski Sudah Dipenjara War Kembali Tercyduk Miliki 8 Paket Sabu
  • Sorak Sorai Berkumandang, Polres Inhil dan Kodim 0314 Adu Kuat
  • Tangkapan Ikan Tuna di Perairan Sumbar Belum Maksimal
  • Mari Kita Ciptakan Pilkada Badunsanak, damai dan tentram di daerah masing-masing
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved