| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
KPK Lelang Aset

Ali Fikri: KPK Lelang Aset Milik Budi Susanto Terpidana Kasus Simulator SIM


Sigapnews.co.id | Ekonomi
Senin, 29/06/2020 - 19:04:32 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melelang dua bidang tanah dan bangunan hasil rampasan dari terpidana kasus korupsi proyek simulator SIM, Budi Susanto. 

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pelelangan ini merupakan upaya memaksimalkan pemasukan bagi kas negara dari hasil rampasan tindak pidana korupsi. 

"KPK melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandung, akan melaksanakan lelang Eksekusi Barang Rampasan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 1452 K/Pid.Sus/2014 tanggal 13 Oktober 2014 atas nama terdakwa Budi Susanto yang telah berkekuatan hukum tetap," kata Ali dalam keterangannya, Senin (29/6/2020). 

Obyek akan dilelang itu adalah sebuah tanah dan bangunan di Jalan Gempol Sari, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kota Bandung, seluas 2.140 meter persegi yang dimiliki Budi. 

Kemudian, sebidang tanah dan bangunan yang terletak di Blok Cibiuk, Kelurahan Cigonwedah Kaler, Kota Bandung, seluas 1.435 meter persegi yang juga dimiliki Budi. 

"Obyek lelangnya akan dilelang dalam satu paket dengan harga Limit Rp 28,4 miliar dengan uang jaminan Rp 5,8 miliar," ujar Ali. 

Ali melanjutkan, lelang dilaksanakan dengan metode closed Bidding yaitu penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang atau dilakukan melalui interet (e-auction). 

Lelang akan dilaksanakan pada Kamis (9/7/2020) mendatang dengan batas akhir peawan sampai pukul 10.00 WIB melalui situs lelang.go.id. 

Diketahui, Budi Susanto yang merupakan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) itu dianggap terbukti bersalah dalam menggelembungkan harga alat simulator.

Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara bagi Budi serta hukuman pengganti sebesar Rp 17,36 miliar. 
Jika Budi tidak membayarkan setelah kasusnya berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita untuk negara. 

Jika harta benda tidak mencukupi, maka akan diganti pidana penjara selama dua tahun.(*)

Liputan: Piter.
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Kampung Tangguh Nusantara, Jaga Kampung, Polres Tanam Bibit Nenas dan Pinang
  • Produk Jurnalistik Tidak Boleh Distempel Hoax oleh Instansi Manapun
  • Ekonom Gita Wirjawan: Media Siber Profesional Dibutuhkan di Era Pandemik
  • Rapit Tes Penyelenggara Pemilu 2020 Kecamatan Bonai Darussalam Berjalan Lancar
  • Jangan Takut Lapor di JAGA, Dana Bansos jadi Sorotan KPK, Data Pelapor Dijamin Aman
  • TP PKK Rohul Raih Juara I BKR dan Prakarti Madya III PHBS Tingkat Nasional
  • Banjir Surut, PLN Nyalakan Kembali Listrik di Kampar Kiri Hulu
  • Dua Anggota DPRD Provinsi Riau Reses Di Tambusai Utara
  • Diskoptransnaker Resmi Keluarkan KPTS, Koperasi Sawit Karya Bhakti
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved