| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Bos CT Corp Chairul Tanjung : pegerakan revolusi industri bidang digital tak bisa dibendung lagi

Bos CT Corp : produktivitas menjadi kata kunci dari yang namanya kemajuan sebuah bangsa.


Ade Irwansyah Putra 02 | Ekonomi
Minggu, 16/09/2018 - 07:24:34 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID -- JAKARTA -- Bos CT Corp Chairul Tanjung mengatakan, pegerakan revolusi industri khususnya bidang digital tak bisa dibendung lagi. Ini menjadi tantangan bagi penggerak usaha.
"Semuanya mengarah pada internet of things. Mau informasi transaksi apa pun bisa dilakukan lewat smartphone," jelas Chairul Tanjung, dalam Seminar Nasional dan Kongres ISEI di Ballroom Trans Luxury Hotel Bandung, Jumat (10/8/2018).
Ia menyebutkan, pada generasi muda hambatan culture dan behavior hampir tidak terjadi kesulitan. Tinggal bagaimana menghadapi evolusi yang terjadi 5-10 tahun mendatang.
"Bicara soal produktivitas belum beres datang lagi soal revolusi digital. Ini merupakan era baru yang akan dihadapi," katanya.
Dulu, kata dia, aset pengusaha adalah berupa bangunan, tanah dan peralatan. "Sekarang ini the most valuable asset adalah data. Orang mau bakar uang untuk dapatkan data," tuturnya.
"Jadi bapak ibu sekalian naik gojek segala macam itu bukan berarti bapak ibu tidak disubsidi. Bapak ibu bayar di bawah ongkos sebenarnya. Tidak kurang tiap bulan gojek membakar uang 30 juta USD atau senilai RP 400 miliar untuk mendapatkan database," sambungnya.
Dari database tersebut, lanjut dia, perusahaan nanti mencoba membuat ekosistem lalu akan menguasai ekonomi.
Selain tantangan di era digital, hal yang ia soroti juga adalah soal otomasi industri. "Nah yang berikut kita lihat teknologi semakin murah tapi sumber daya manusia semakin mahal," ucap Chairul.
Ia mencontohkan, buruh di Karawang saat ini ber-UMR Rp 3,8 juta. Dengan rumus inflasi dan segala macamnya, maka 10 tahun kemudian UMR-nya diperkirakan Rp 15 juta. “Kalau sampai 15 juta orang mau pakai robot atau pakai manusia?" kata Chairul.
Menurut Chairul, hal ini adalah tantangan bagi semua pihak. "Ini adalah pekerjaan rumah kita ke depan yang sering kali kita lupa dan tidak memikirkan ini secara baik. Diperkirakan 5 juta pekerjaan akan hilang karena ada otomasi industri. Artinya ada masalah serius. Tapi kita juga harus move ke digitalisasi," ujarnya.
Chairul Tanjung juga mengatakan saat ini produktivitas menjadi kata kunci dari yang namanya kemajuan sebuah bangsa. Tidak mungkin sebuah bangsa maju jika produktivitasnya rendah.
Ia memaparkan pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) 2010-2014 dan 2014-2017.
"Kalau kita lihat pertumbuhan PDB 2010-2014 sebesar 5,7% dikontribusi produktivitas tenaga kerja 4,2% dan pertumbuhan tenaga kerja 1,5%. Sedangkan 2014-2017 pertumbuhan PDB 5% dikontribusi produktivitas tenaga kerja 3,2% dan penambahan tenaga kerja 1,8%. Kenapa bisa terjadi karena kontribusi sektor usaha informal terhadap PDB membesar," paparnya.
Artinya, kata dia, sektor informal saat ini bergeser jauh lebih besar. Mayoritas sektor informal pun banyak di pedesaan sehingga banyak mayoritas kontributornya dari sektor pertanian.
"Ternyata kalau kita lihat sektor informal dan formal, output yang dihasilkan signifikan sekali. Usaha formal pasti lebih besar produktivitasnya tapi output tenaga kerjanya juga jauh lebih signifikan. Mencapai 320 juta orang per tahun dibanding dengan 13 juta orang per tahun pada sektor informal," kata Chairul.
Hal ini jelas memiliki implikasi serius pada perekonomian Indonesia.
"Jadi ini adalah sebuah keniscayaan, kita berharap ISEI bisa menghasilkan terobosan pemikiran yang bisa menyelesaikan masalah ini," harapnya.

(kumparan.com) ade putra riau




Berita Lainnya :
 
  • Satres Narkoba Tangkap 2 Pengedar Ganja di Desa Kualu
  • 228 Personel Polda Riau Lakukan Pelanggaran Gaktibplin
  • Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Sumbar Dapat Penghargaan dan Dana Insentif Pembangunan
  • Resmi Jadi Tuan Rumah, Gubernur Sumbar Terima Bendera MTQ XXVIII di Medan
  • Kabupaten Meranti Pemkab Termuda di Riau, Capai Maturitas SPIP Level Tiga
  • Karo Ops Polda Riau Hadiri Kegiatan Gerakan Melindungi Hak Pilih
  • Belum Sempat Transaksi Sabu-Sabu, Polsek Ujung Batu Cepat Mengamankan Tersangka.
  • Bawaslu Akan Panggil Kepala Daerah yang Deklarasi Dukung Jokowi
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved