| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Minta Dukungan Rakyat

Setelah Soeharto Tak Menjabat, BJ Habibie Minta Dukungan Rakyat


Sigapnews.co.id | Politik
Kamis, 21/05/2020 - 09:10:55 WIB
Presiden Soeharto saat mengumumkan mundur dari jabatannya di Istana Merdeka, pada 21 Mei 1998.(Foto: Sigapnews.co.id/Commons.Wikimedia.org) 

TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, JAKARTA - Pada Kamis pagi itu, 21 Mei 1998 sekitar pukul 09.00 WIB di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Soeharto berdiri di depan muka mikrofon. 

Matanya tertuju pada sejumlah lampiran kertas yang dipegang kedua tangannya. Berlahan, ia mulai berpidato dengan suara serak. 

Sementara, di sekitarnya, berdiri sejumlah pejabat negara lainnya. Mulai dari Wakil Presiden BJ Habibie hingga Ketua MPR/DPR Harmoko. 

Mereka tampak khidmat mendengarkan pidato kali terakhir Soeharto sebagai pimpinan negara. 

Ini sekaligus menjadi catatan bersejarah bangsa Indonesia dengan lahirnya momen peralihan kekuasaan dari Soeharto ke Bacharuddin Jusuf Habibie. 

Klimaks dari pidato tersebut adalah pengunduran diri Soeharto sebagai presiden usai berkuasa selama 32 tahun. 

"Saya memutuskan untuk menyatakan berhenti dari jabatan saya sebagai Presiden, terhitung sejak saya bacakan pernyataan ini pada hari ini, Kamis 21 Mei 1998," ujar Soeharto dikutip dari dokumentasi Kompas. 

Sesuai pasal 8 UUD 1945, maka Habibie yang akan melanjutkan sisa waktu jabatan presiden sekaligus Mandataris MPR 1998-2003. 

Adapun pengalihan kekuasaan yang bersejarah itu berlangsung 10 menit di credentials room Istana Merdeka. 

Minta maaf 

Soeharto juga mengucapkan terima kasihnya atas bantuan dan dukungan rakyat selama dirinya memimpin negara dan bangsa Indonesia. Ia juga tak lupa meminta maaf. 

"Saya ucapkan terima kasih dan minta maaf bila ada kesalahan dan kekurangan-kekurangan. Semoga bangsa Indonesia tetap jaya dengan Pancasila dan UUD 1945," kata pria yang mendapat julukan The Smiling General itu. 

Tak berselang lama, Habibie berlahan maju ke depan mikrofon yang sama. Kemudian ia mengucapkan sumpah. 

Usai mengucapkan sumpah, Soeharto mendatangi Habibie dan menjabat tangannya. 

Minta dukungan rakyat 

Kemudian pada malam harinya, di Istana Merdeka, Habibie menggelar pidato perdananya sebagai Presiden. 

Dalam pidatonya, Habibie mengharapkan dukungan sepenuhnya dari seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan tugas sebagai Presiden ke-3 Republik Indonesia. 

"Saya mengharapkan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama dapat keluar dari krisis yang sedang kita hadapi, yang hampir melumpuhkan berbagai sendi-sendi kehidupan bangsa," kata Bapak Teknologi Indonesia itu. 

Komitmen 

Mundurnya Soeharto tak lepas dari keberhasilan ribuan mahasiswa menguasai gedung DPR/MPR. 

Aksi mahasiswa tersebut merupakan rentetan dari kemunculan suara kritis terhadap Soeharto dan rezim Orde Baru, sembari menuntut percepatan proses reformasi. 

Menurut Habibie, perjuangan mahasiswa dalam mempercepat proses reformasi merupakan angin segar yang menghembus memasuki abad ke-21. 

"Saya memperhatikan dengan sungguh-sungguh dinamika aspirasi yang berkembang dalam pelaksanaan reformasi secara menyeluruh, baik yang disampaikan oleh mahasiswa dan kaum cendekiawan, maupun yang berkembang dalam masyarakat serta di kalangan Dewan Perwakilan Rakyat," tutur Habibie. 

Habibie juga berkomitmen melakukan reformasi secara bertahap dan konstitusional di segala bidang, dengan memulihkan kehidupan sosial-ekonomi, meningkatkan kehidupan politik demokratis, mengikuti tuntutan zaman dan generasinya, dan menegakkan kepastian hukum sesuai Pancasila dan UUD 1945. 

Berdasarkan itu, katanya, akan segera disusun kabinet yang sesuai dengan tuntutan zaman, aspirasi, dan kehendak rakyat, yaitu kabinet yang profesional dan memiliki dedikasi serta integritas tinggi. 

Tugas pokok kabinet itu, katanya, menyiapkan proses reformasi. Di bidang politik, antara lain dengan memperbarui berbagai perundang- undangan dalam rangka lebih meningkatkan kualitas kehidupan berpolitik yang bernuansa pada Pemilu sebagaimana yang diamanatkan oleh Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). 

Di bidang hukum antara lain meninjau kembali Undang-undang Subversi. 
Di bidang ekonomi, mempercepat penyelesaian undang-undang yang menghilangkan praktek-praktek monopoli dan persaingan yang tidak sehat. 

Ia juga menyatakan akan tetap melaksanakan komitmen yang telah disepakati dengan pihak luar negeri, khususnya dengan melaksanakan program reformasi ekonomi sesuai kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (IMF). 

Kepada segenap potensi bangsa, ia menyerukan, "Marilah kita mengakhiri pertentangan-pertentangan yang ada di antara kita agar waktu yang sangat terbatas ini dapat dipergunakan secara efektif dalam rangka menyelesaikan krisis yang sedang kita hadapi." 

"Atas nama pemerintah dan atas nama pribadi, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia kedua, Haji Muhammad Soeharto, atas segala jasa dan pengabdiannya kepada nusa dan bangsa. Saya percaya, bahwa rakyat Indonesia juga menghargai jasa dan pengabdian beliau," kata Habibie.(*)

Liputan: Jandre
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Mulai 8 Juni Ini Sumatera Barat Berlakukan Tatanan New Normal
  • Terkait Penyaluran Bansos, KPK Terima 118 Laporan Masyarakat
  • Adhya Tirta Batam Putus Saluran Pipa Air Bersih Ilegal
  • Wabub Petahana H.Halim Optimis PKB Bersamanya Pilbub Kuansing 2020
  • Mahasiswa Relawan Covid-19 UNRI Semprot Disinfektan di Kelurahan Simpang Baru
  • Pasangan ASN Asahan Mesum Nyaris Tewas Ternyata PNS Dinas Pendidikan
  • Diduga Dikorupsi Mantan Plt Sekda Kuansing Riau Cs, Ini Rinciannya...
  • Kapolri Idham Azis Mutasikan Wakapolda Sumut dan Kalsel
  • Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso Diperiksa KPK Sebagai Tersangka
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved