| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
UU MD3

Golkar Sebut Karena Pengalaman 2014, PDIP Tak Setuju Revisi UU MD3


Sigapnews | Politik
Selasa, 03/09/2019 - 03:53:58 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID, Jakarta - Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat mengusulkan revisi Undang-undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Dewan Perwakilan Daerah atau UU MD3 dilakukan di periode mendatang.

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR Sarmuji pun menyebut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan bersikap sama. "PDIP sikapnya sama ya," kata Sarmuji di kantornya, Senayan, Jakarta, Senin, (2/9/2019).

Sarmuji mengatakan bisa memahami mengapa PDIP tak setuju revisi UU MD3 dilakukan sekarang. Menurut dia, hal itu berkaca dari pengalaman partai berlambang banteng itu pada 2014. "Bagaimana pun PDIP punya pengalaman politik di masa lalu, tentu akan memberikan catatan bagi PDIP jangan sampai kemudian peluang membuka revisi UU MD3 menjadi seperti membuka kotak pandora," ujarnya.

Usulan revisi UU MD3 ini terkait dengan keinginan sejumlah fraksi agar kuota pimpinan MPR ditambah menjadi sepuluh orang. Namun menurut Sarmuji, pembahasan bisa saja melebar hingga menyasar perubahan ketentuan terkait pimpinan DPR.

UU MD3 mengatur bahwa yang menjadi pimpinan DPR ialah lima partai dengan perolehan kursi terbanyak di pemilihan legislatif. Partai teratas pun berhak mendapat kursi ketua.

Namun pada 2014, UU MD3 direvisi dan pemilihan pimpinan DPR menjadi sistem paket. Perubahan inilah yang menyebabkan PDIP urung mendapatkan kursi ketua DPR yang diplot untuk Puan Maharani, kendati merupakan partai pemenang pemilu.

UU MD3 itu kembali direvisi pada 2018, mengembalikan mekanisme keterpilihan pimpinan DPR berdasarkan perolehan kursi di pileg. Wakil Ketua Baleg DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Arif Wibowo tak menampik pengalaman 2014.

Arif menilai, revisi UU MD3 juga belum mendesak dilakukan saat ini. "Saat ini belum ada urgensinya. Sebentar lagi kan DPR baru," kata Arif ketika dihubungi.(*)

Liputan: Piter
Editor   : Robinsar Siburian





Berita Lainnya :
 
  • Keluarga Besar Pemuda Pancasila Berduka Atas Kepergian Ibunda Ketum PP Japto, Dolly Zegerius
  • Kejari Kuansing Tahan Tersangka Korupsi DD Desa Sako
  • Dikabarkan, Dr. H. Ferryandi, ST. MM. MT Defenitif Jadi Ketua DPRD Inhil
  • Bupati Resmikan Pasar Pekan Selasa Desa Puo Raya
  • Pelaku Karhutla, Kapolsek Kemuning: Jika Terbukti Tidak Ada Ampun
  • Daman Huri Lubis Terpilih Jadi Ketua KSPT, Melalui RAT LB
  • Mantap, Atlet Catur Berbakat Asal Meranti Ramaikan Kontingen Riau Di Ajang POMNas Dijakarta
  • SELARAS Menanti DPRD Riau yang Bisa Mengawal Kebijakan Pemda untuk Perbaikan Pembangunan
  • Terdengar Karhutla, Kapolsek Kemuning Turun Langsung Berjibaku Padamkan Api
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved