| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Survei di 10 Provinsi Besar

6 Partai Ini Diprediksi Tak Lolos Parlemen 2018


Red | Politik
Sabtu, 03/11/2018 - 22:35:24 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID | Jakarta - 
Menjelang pemilihan Legislatif dan 
penentuan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 2019, diprediksi 6 partai tidak lolos.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memprediksi 6 partai tidak lolos ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Perkiraan ini berdasarkan survei elektabilitas 16 partai politik di 10 provinsi terbesar di Indonesia seperti dikutip dari kompas.com

Sepuluh provinsi tersebut adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, dan Sulawesi Selatan.

Berdasarkan survei itu, 6 partai politik konsisten berada di daftar partai papan bawah dengan suara di bawah 1 persen di tiap provinsi. Enam partai itu adalah Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Berkarya, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Garuda.

"Kalau kita lihat data, memang ada beberapa partai yang konsisten di bawah 1 persen di semua provinsi," ujar Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, kepada kompas.com di Graha Dua Rajawali, Jalan Pemuda, Jumat (2/11/2018).

Baca juga: LSI: PDI-P dan Gerindra Paling Menikmati Efek Elektoral dari Jokowi dan Prabowo

Adjie mengatakan, partai-partai ini sama dengan hasil survei nasional yang dirilis LSI Denny JA pada 12 September 2018. Dalam survei saat itu, Partai Hanura dipilih 0,6 persen responden, PBB dipilih 0,2 persen responden, PSI mendapat 0,2 persen suara, Partai Berkarya mendapat 0,1 persen suara, PKPI meraih 0,1 persen suara, dan Partai Garuda juga 0,1 persen suara.

Dia pun berkesimpulan perolehan dukungan di tingkat provinsi tidak jauh berbeda dari survei nasional September lalu.

"Potret nasional ini sebetulnya sedikit tercermin dari potret dukungan di masing-masing provinsi," ujar Adjie.

Dalam survei ini, margin of error di setiap provinsi adalah 4,1 persen. Adjie mengakui dengan besar margin of error ini enam partai tersebut bisa lolos parlemen di tingkat provinsi. Namun, tidak jika ditarik ke skala nasional.

Baca juga: Elektabilitas 16 Parpol Peserta Pemilu di 10 Provinsi Terbesar Menurut LSI Denny JA

"Kalau di setiap provinsi saja di bawah 1 persen, apalagi ditarik ke nasionalnya. Sulit menopang suara secara nasional untuk mencapai minimal 4 persen nasional," kata Adjie.

Survei ini dilakukan sejak tanggal 4 sampai 14 Oktober 2018. Survei ini dilakukan di 10 provinsi dengan jumlah penduduk paling besar. Jumlah responden di setiap provinsi adalah 600 orang sehingga total seluruhnya ada 6.000 responden. Pembiayaan survei ini disebut dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

Berikut ini adalah perolehan suara enam partai tersebut di 10 provinsi besar di Indonesia :


Provinsi Jawa Barat

1. Partai Garuda : 0,7 persen
2. Partai Berkarya 0,3 persen
3. PBB : 0,2 persen
4. PKPI : 0,2 persen
5. PSI : 0,2 persen
6. Partai Hanura : 0,0 persen


Provinsi Jawa Timur

1. Partai Garuda : 0,0 persen
2. Partai Berkarya : 0,0 persen
3. PBB : 0,3 persen
4. PKPI : 0,0 persen
5. PSI : 0,3 persen
6. Partai Hanura : 0,2 persen

Provinsi Jawa Tengah

1. Partai Garuda : 0,0 persen
2. Partai Berkarya : 0,0 persen
3. PBB : 0,0 persen
4. PKPI : 0,0 persen
5. PSI : 0,2 persen
6. Partai Hanura : 0,0 persen


Provinsi Sumatera Utara

1. Partai Garuda : 0,0 persen
2. Partai Berkarya : 0,0 persen
3. PBB : 0,3 persen
4. PKPI : 0,0 persen
5. PSI : 0,0 persen
6. Partai Hanura : 0,3 persen

Provinsi Banten

1. Partai Garuda : 0,2 persen
2. Partai Berkarya : 0,2 persen
3. PBB : 0,0 persen
4. PKPI : 0,2 persen
5. PSI : 0,7 persen
6. Partai Hanura : 0,5 persen


Provinsi DKI Jakarta

1. Partai Garuda : 0,0 persen
2. Partai Berkarya : 0,3 persen
3. PBB : 0,3 persen
4. PKPI : 0,0 persen
5. PSI : 0,5 persen
6. Partai Hanura : 0,8 persen


Provinsi Sulawesi Selatan

1. Partai Garuda : 0,2 persen
2. Partai Berkarya : 0,3 persen
3. PBB : 0,2 persen
4. PKPI : 0,2 persen
5. PSI : 0,3 persen
6. Partai Hanura : 0,8 persen


Provinsi Lampung

1. Partai Garuda : 0,0 persen
2. Partai Berkarya : 0,2 persen
3. PBB : 0,2 persen
4. PKPI : 0,0 persen
5. PSI : 0,2 persen
6. Partai Hanura : 0,3 persen


Provinsi Sumatera Selatan

1. Partai Garuda : 0,2 persen
2. Partai Berkarya : 0,2 persen
3. PBB : 0,3 persen
4. PKPI : 0,0 persen
5. PSI : 0,0 persen
6. Partai Hanura : 0,5 persen


Provinsi Riau

1. Partai Garuda : 0,0 persen
2. Partai Berkarya : 0,0 persen
3. PBB : 0,5 persen
4. PKPI : 0,2 persen
5. PSI : 0,2 persen
6. Partai Hanura : 0,5 persen
Sumber:kompas.com





Berita Lainnya :
 
  • PT. EDI Buka Bersama Kaum Dhuafa, Anak Yatim Yang Tersebar Di 6 Desa Dan Kelurahan
  • Azhar : Pasokan LPG 3 kg dan BBM untuk Kuansing menghadapi Lebaran dijamin Cukup.
  • Bupati Wardan Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa
  • Terkait Dugaan Hilangnya 80 Ton Timah, Ini Kata Kabid ESDM Provinsi Riau.
  • Duga Ada Perubahan Suara, Nasdem Riau Siapkan C1 Asli Sebagai Bukti Untuk Ajukan GUGATAN Pemilu 2019
  • Inventaris Kantor Lurah Seikijang-Pelalawan Riau Disatroni Maling
  • Kasus Proyek Fiktif Cetak Sawah, Jaksa Tahan Oknum PNS dan Pensiunan Pelalawan
  • Dipersilakan Mengadu Cara Online, Pemprov Riau Sediakan Aplikasi Pengaduan e-Lapor
  • X-TAR Berbagi Di Bulan Suci Ramadhan
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved