| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Covid-19 di Aceh

Positif COVID-19 Dalam Dua Hari di Aceh Tak Ada Penambahan


Sigapnews.co.id | Kesehatan
Selasa, 19/05/2020 - 05:06:29 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif (kiri) dan Juru Bicara Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani (kanan) saat jumpa pers di Banda Aceh, Senin (23/3/2020).(Foto: Sigapnews.co.id/Arsip)
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, Banda Aceh - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Aceh menyatakan tidak ada penambahan pasien baru terkait virus corona jenis baru di Tanah Rencong itu sejak dua hari terakhir, namun warga diminta tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Sudah dua hari tidak ada penambahan kasus pasien dalam pengawasan (PDP), maupun positif, yang dilaporkan di Aceh, namun masyarakat kami minta tetap mematuhi protokol kesehatan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Senin (18/5/2020) malam.

Dia menjelaskan, pasien positif terakhir dalam catatan tim Gugus Tugas COVID-19 ialah warga berinisial AR, asal Kabupaten Bener Meriah.

Menurut dia, remaja berumur 13 tahun tersebut terjangkit virus corona, meskipun tidak memiliki catatab klinis, namun hasil uji sampel swabnya dengan metode real time PCR terkonfirmasi positif COVID-19.

"AR secara kasat mata sehat dan tidak punya keluhan apa-apa, tapi dia positif corona. Secara medis dirinya disebut orang tanpa gejala (OTG),” ujarnya.

Pemerintah meminta masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, seperti menggunakan masker, menjaga kebersihan tangan, dan selalu menjaga jarak, apabila terpaksa harus berada dalam keramaian.

Selanjutnya, ujar dia, secara kumulatif angka positif COVID-19 di Tanah Rencong sebanyak 18 kasus positif, dengan rincian hanya dua orang yang masih dirawat di rumah sakit rujukan, 15 telah sembuh, dan satu orang meninggal dunia.

"PDP sebanyak 99 orang, saat ini tidak ada pasien dengan status PDP yang dirawat. Satu kasus yang dicatat sebagai PDP meninggal dunia Maret 2020, sisanya 98 orang sehat dan diperbolehkan pulang,” katanya.

Sementara itu, untuk orang dalam pemantauan (ODP) bertambah lima orang, sehingga secara kumulatif menjadi 1.992 kasus. Dari total itu, 63 orang masih dalam pengawasan proses isolasi mandiri, sisanya 1.229 orang telah selesai proses isolasi mandiri di bawah pengawasan petugas.(*)

Liputan: Zulkarnaen Puteh
Editor   : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Mulai 8 Juni Ini Sumatera Barat Berlakukan Tatanan New Normal
  • Terkait Penyaluran Bansos, KPK Terima 118 Laporan Masyarakat
  • Adhya Tirta Batam Putus Saluran Pipa Air Bersih Ilegal
  • Wabub Petahana H.Halim Optimis PKB Bersamanya Pilbub Kuansing 2020
  • Mahasiswa Relawan Covid-19 UNRI Semprot Disinfektan di Kelurahan Simpang Baru
  • Pasangan ASN Asahan Mesum Nyaris Tewas Ternyata PNS Dinas Pendidikan
  • Diduga Dikorupsi Mantan Plt Sekda Kuansing Riau Cs, Ini Rinciannya...
  • Kapolri Idham Azis Mutasikan Wakapolda Sumut dan Kalsel
  • Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso Diperiksa KPK Sebagai Tersangka
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved