| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Ikan Haruan/Ikan Gabus

Ini Rahasia Bugar Urang Banjar Sejak Ratusan Tahun Silam,...


Sigapnews | Kesehatan
Rabu, 31/07/2019 - 23:54:19 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID, Banjarmasin - Kota Banjarmasin yang menjadi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan dikenal dunia dengan julukannya yang unik, yakni Kota 1000 Sungai. Banjarmasin menyimpan beragam tradisi dan budaya bahari (Bahasa Banjar: tua) sebagai kearifan lokal yang berakar dari landscape alam khas dataran rendah delta Sungai Barito, salah satu sungai terbesar dan terpanjang di Indonesia.

Sebagian besar, daratan Kota Banjarmasin yang konon mempunyai ketinggian rata-rata 80 cm di bawah permukaan air laut didominasi oleh lahan basah permanen berupa sungai dan rawa-rawa. Banyaknya sungai yang membelah daratan kota perdagangan tua pada bagian tenggara Bornea plus rawa-rawa lebak yang tersebar hampir di seluruh penjuru kota inilah, yang menjadi alasan dari julukan Kota 1000 Sungai.

Perjalanan panjang proses interaksi antara Urang Banjar dengan topografi unik alam Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin yang telah berlangsung berabad-abad lamanya kelak menghasilkan budaya unik khas Banua Banjar yang biasa disebut sebagai budaya sungai dimana sungai (dan rawa) menjadi salah satu urat nadi terpenting dalam tata kehidupan masyarakat.

Dari budaya sungai inilah, akhirnya muncul berbagai tradisi dan budaya turunan yang memperlihatkan pola hubungan yang sangat harmonis dan bersifat simbiosis mutualisme antara sungai dan manusia. Salah satunya yang paling mudah dilihat adalah budaya kuliner khas Urang Banjar yang sebagian besar merupakan olahan dari hasil sungai (dan rawa).

Kalau anda perhatikan, mayoritas kuliner khas dari Kota Banjarmasin didominasi oleh jenis olahan berbahan dasar ikan air tawar dan kalaupun ada yang selain olahan dari ikan air tawar, biasanya bahan dasarnya juga tidak jauh-jauh dari hasil sungai (dan rawa), seperti dari telur itik, daging itik, burung belibis dll. Begitu juga dengan beragam sayurannya, seperti genjer, sulur bunga teratai dan yang lainnya.

Mengenal Ikan Haruan/Ikan Gabus (Channa Striata)
Salah satu jenis bahan kuliner khas Urang Banjar hasil dari sungai atau rawa yang paling banyak diminati masyarakat secara umum adalah Iwak Haruan atau biasa disebut juga dengan ikan gabus (Channa striata), yaitu ikan jenis predator air tawar yang mempunyai habitat hidup utama di sungai dan rawa, elemen alami dan khas dari landscape Kota Banjarmasin.

Ikan jenis predator bermulut besar yang juga dilengkapi dengan gigi besar dan tajam ini suka makan berbagai jenis ikan dan hewan air lainnya seperti keong, cacing, berudu, kodok bahkan juga burung-burung kecil ini mempunyai sebaran populasi yang cukup luas mulai dari semua kawasan Asia Selatan (Pakistan, Nepal, India, Bangladesh, dan Sri Lanka) sampai ke Tiongkok bagian selatan hingga wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Anatomi bentuk tubuh Iwak Haruan yang secara internasional dikenal dengan sebutan common snakehead, snakehead murrel, chevron snakehead atau juga striped snakehead karena bagian kepalanya yang sedikit lebih besar dan gepeng mirip kepala ular ini adalah gilig memanjang seperti rudal dengan sirip membulat di ujungnya dan sisik-sisik besar di atas kepala.

Tubuh bagian atas dari kepala hingga ujung ekor berwarna gelap, hitam kecoklatan atau kehijauan, sedangkan bagian bawah tubuh berwarna putih. Untuk sisi samping, bercoret tebal menyerupai lingkungan sekitar.

Di Indonesia, ikan yang bisa mencapai panjang satu meter saat dewasa ini mempunyai nama yang berbeda-beda di setiap daerah. Masyarakat Betawi menyebutnya kocolan, masyarakat Melayu termasuk di Malaysia menyebutnya aruan atau haruan seperti kami di Banjarmasin.

Sedangkan masyarakat di seputaran Banyumas memberinya nama bayong, bogo atau licingan. Keluarga kami di Jawa Timur menyebutnya dengan Iwak kutuk, di Riau ada yang menyebutnya dengan bocek, sedangkan di Jawa Barat masyarakat Sunda menyebutnya dengan bogo, di Minahasa orang menyebutnya kabos. Apa namanya di daerahmu !?

Pemanfaatan Iwak Haruan
Sejak ratusan bahkan mungkin ribuan tahun yang lalu, masyarakat atau penduduk Kalimantan Selatan, termasuk Kota Banjarmasin telah memanfaatkan Iwak Haruan dan berbagai jenis ikan serta hasil sungai lainnya sebagai sumber pangan.

Sebagai bukti, secara turun-temurun sampai saat ini masyarakat Kalimantan Selatan masih memberikan perlakuan khusus terhadap ikan yang mempunyai banyak keistimewaan ini.

Bukan karena Iwak Haruan termasuk ikan gaib, ikan sakti atau ikan pesugihan yang bisa mendatangkan kekayaan! Tapi karena Iwak Haruan termasuk “kebutuhan pokok” masyarakat Kalimantan Selatan. Bagaimana tidak, setiap pagi hampir semua Urang Banjar biasa melakukan ritual pagi dengan memanfaatkan Iwak Haruan, yaitu sarapan pagi dengan menu nasi kuning khas Banjar yang lauk utamanya Iwak Haruan masak habang.

Kira-kira, bisakan menghitung berapa kebutuhan Iwak Haruan masyarakat Kalimantan Selatan dalam sehari!? Ini yang membuat Iwak Haruan begitu penting dan istimewa bagi Urang Banjar.

Selain karena citarasa olahan Iwak Haruan dalam kuliner masyarakat Banjar yang memang juara! Ternyata kebiasaan masyarakat Banjar menjadikan Iwak Haruan sebagai sumber pangan idola juga memberi manfaat luar biasa, baik bagi Iwak Haruan sendiri maupun bagi Urang Banjar.

Bagi Iwak Haruan, besarnya kebutuhan harian masyarakat Kalimantan Selatan terhadap ikan yang bisa berjalan dan bertahan hidup relatif lama meskipun tanpa air ini, menjadikannya komoditas bernilai ekonomi tinggi, sehingga pemuliaan dan pelestarian Iwak Haruan sekarang semakin marak di Kalimantan Selatan.

Sedangkan untuk Urang Banjar dan semua penikmatnya, segudang manfaat yang dikandung oleh Iwak Haruan pasti akan membuatnya sehat, kuat, bugar dan perkasa!

Ragam Nutrisi dan Manfaat Iwak Haruan
Semua jenis ikan merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh kita, begitu juga dengan Iwak Haruan. Hebatnya, kandungan protein Iwak Haruan mencapai 25,5% per 100 gramnya. Coba bandingkan dengan kandungan protein daging ayam yang hanya 18,2 gram, daging sapi hanya 18,8 gram, sedangkan telur hanya mengandung protein 12,8 gram. Begitu juga dengan berbagai jenis ikan yang sering kita konsumsi, seperti ikan bandeng (20,0%), ikan mas (16,0%), ikan kakap (20,0%), maupun ikan sarden (21,1%).

Selain kandungan protein yang tinggi, daging Iwak Haruan juga mengandung beberapa zat yang penting bagi kesehatan seperti, Albumin (6.224 g), Zinc (1,7412 mg), Kalori (69 kalori), Lemak (1,7 gram), Besi (0,9 miligram), Kalsium (62 miligram), Fosfor 76 (miligram), Vitamin A (150 miligram), Vitamin B (0,04 miligram), omega 3 dan Air (69 gram).

Di antara berbagai nutrisi yang terkandung dalam daging Iwak Haruan, keberadaan Albumin sepertinya menjadi yang paling spesial.

Albumin adalah jenis protein utama dalam darah sekaligus bagian terpenting dalam struktur plasma darah yang mempunyai banyak fungsi penting bagi tubuh kita, seperti pengatur tekanan osmotik dalam darah, menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, membantu memperbaiki jaringan sel yang rusak, sebagai pengikat darah dan sebagai pengangkut berbagai nutrisi dan hormon.

Manfaat Iwak Haruan/Ikan Gabus:

1. Mempercepat penyembuhan luka
   Manfaat paling utama dari Iwak Haruan adalah untuk membantu menyembuhkan berbagai bentuk luka, baik luka luar maupun luka dalam tubuh.
2. Mengatasi kurang gizi
    Kandungan nutrisi dalam Iwak Haruan hampir memenuhi keseluruhan kebutuhan gizi harian untuk anak-anak, maka mengkonsumsi Iwak Haruan sangat dianjurkan kepada anak-anak yang susah makan secara normal.
3. Membentuk dan Memelihara otot
    Protein adalah nutrisi yang sangat penting dalam pembentukan otot. Artinya,  dengan mengkonsumsi Iwak Haruan yang mempunyai kandungan protein cukup tinggi dengan cara yang benar secara kontinyu tentu akan sangat membantu kita dalam membentuk, memelihara sekaligus menjaga otot-otot tubuh untuk tetap perkasa.
4. Menjaga Keseimbangan Cairan dalam Tubuh
    Sel-sel dalam tubuh memerlukan keseimbangan cairan untuk mempertahankan fungsinya, disinilah serum albumin berperan. Albumin akan mendorong cairan masuk kedalam sel yang membutuhkan dan memancarkan cairan di dalam sel untuk keluar ketika kadarnya sudah berlebihan.
5. Membantu Pencernaan
    Iwak Haruan hanya mengandung 3% hingga 5% protein kolagen, sehingga dagingnya memiliki struktur yang lunak dan sangat mudah untuk dicerna. Dengan begitu, organ pencernaan kita tidak perlu bekerja terlalu keras bila sekedar untuk mendapatkan asupan protein tinggi.
6. Nutrisi untuk pertumbuhan
    Iwak Haruan sangat baik dikonsumsi oleh para lansia, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak, yaitu fase usia/kondisi dimana tubuh membutuhkan nutrisi ekstrak bagi tubuh untuk membantu proses pertumbuhan
7. Mengatasi hipoalbuminemia
    Hipoalbuminemia adalah sebuah kondisi kekurangan serum albumin dalam tubuh dan bila ini terjadi maka dapat memicu berbagai masalah bagi kesehatan kita, salah satunya adalah menyebabkan nutrisi tidak bisa didistribusikan dengan baik ke seluruh tubuh. Bagi anak-anak, tentu akan menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, perkembangan otak yang tidak maksimal, penurunan kekebalan tubuh hingga menyebabkan anak mudah sakit.
8. Nutrisi Ibu Hamil
    Ibu yang sedang hamil sangat disarankan untuk mengonsumsi banyak protein hewani seperti hati ayam, telur, dan ikan. Ikan Haruan mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi dan dipercaya sangat bagus untuk pertumbuhan rahim ibu hamil dan juga janin.
9. Menambah berat badan
    Mengkonsumsi protein hewani dipercaya sangat baik untuk menambah berat badan, apalagi bila dikombinasikan dengan karbohidrat sepadan, karena dapat memicu pembentukan sel.
10. Bagus untuk penderita diabetes
      Penderita diabetes tidak diperbolehkan makan nasi putih karena berisiko bisa menaikkan kadar gula darah. Sebagai ganti untuk memenuhi kalori harian, penderita diabetes bisa mengkonsumsi Iwak Haruan, karena kandungan kalorinya dapat memenuhi kebutuhan kalori harian.
11. Menjaga kesehatan mata
     Jika ingin memiliki mata yang sehat, maka konsumsilah vitamin A secara rutin dan Iwak Haruan yang mengandung 150 mg vitamin A /100 gram dagingnya yang sangat cocok untuk menjaga kesehatan mata Anda.
12. Menyembuhkan berbagai penyakit
      Dengan kandungan Albumin yang begitu besar, Iwak Haruan bisa dimanfaatkan untuk membantu proses penyembuhan beberapa penyakit seperti kanker, stroke, gagal ginjal hingga diabetes mellitus. Selain itu, bersama-sama dengan mineral Zinc (Zn) albumin yang secara alami diproduksi oleh hati ini diyakini sangat bermanfaat untuk membantu penyembuhan luka-luka pasca operasi.
13. Meningkatkan daya tahan tubuh
      Hasil penelitian Prof. Nurpudji dari Universitas Hasanuddin, Makassar, pemberian 2 kg Iwak Haruan masak setiap hari kepada pasien pasca operasi akan meningkatkan albumin mereka menjadi normal. Pemberian ekstrak Iwak Haruan selama 10-14 hari menunjukkan peningkatan albumin hingga 0,6 hingga 0,8 g/dl. Artinya, jika kandungan Albumin normal, maka berbagai nutrisi dan hormon bisa didistribusikan dengan baik ke seluruh tubuh, dengan begitu badan tetap akan sehat, kuat,bugar dan perkasa.(*)

Liputan: Brian
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Budayakan Bahasa, Di Lhokseumawe Setiap Jumat Wajib Berbahasa Aceh
  • Kejati Jatim Tunggu Juknis Kejagung Soal Hukuman Kebiri Kimia
  • Terkait Kasus Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, 5 TNI Diskors
  • KJRI di Penang dan Pemprov Sumut Upayakan Pemulangan TKI yang Telantar
  • Luas Karhutla Sumsel Capai 1.675 Hektare
  • Anggota Legislatif Aceh: Dari 731 kursi Terpilih 83 Perempuan
  • Pascapembajakan KM Mina Sejati, Keberadaan 23 ABK Masih Misterius
  • Air Terjun 86 Inhil, Destinasi Wisata yang Cukup Menakjubkan
  • Kejuaraan Dunia Badminton, Hendra Tak Nyangka Rebut Gelar Ketiga
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved