| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Pasca Tertangkapnya Direktur Bank BPR, JA Diduga Menjadi Bagian Dari Jaringan Sindikat Pengedar


T2 | Kriminal
Jumat, 10/08/2018 - 10:17:13 WIB
Pasca Tertangkapnya Direktur Bank BPR, JA Diduga Menjadi Bagian Dari Jaringan Sindikat Pengedar

ROHUL (Sigapnews.co.id)–Direktur Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), berinisial JA, diduga menjadi bagian dari jaringan sindikat Pengedar Narkotika asal kota Pekanbaru.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, Kamis (9/8/2018), saat Ekspose perkembangan kasus yang melibatkan Dirut Bank Milik Pemkab Rohul tersebut.

Dalam ekspose itu, selain dihadiri Kapolres Rohul, AKBP M.Hasyim Risahondua turut juga dihadiri Wakapolres Kompol Willy, serta Kasat narkoba AKP Masjang, Paur Humas IPDA Nanang Pujiono SH, saat menggelar Konfrensi pers terkait pengungkapan kasus narkoba, yang melibatkan Dirut PD BPR Rohul, JA serta rekannya JS, di Mapolres Rohul, Kamis (9/8/2018).

"Dari hasil pengembangan, Tersangka JA yang adalah Dirut BPR merupakan tangan kedua, ia berperan sebagai pemasok, jadi kita duga dia adalah Bagian dari sindikat narkoba, dan kita perkirakan sudah berlangsung lama." Jelas Kapolres.

JA merupakan warga Jalan Kuini Lingkungan Harapan Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu, ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Rohul atas indikasi terlibat peredaran Narkoba pada Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 11.40 WIB, di SLB Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu‎.‎

Penangkapan JA merupakan hasil pengembangan dari tersangka lainnya berinisial JS (35) yang terlebih dulu ditangkap di rumahnya Lingkungan Harapan, Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu.‎

AKBP Hasyim menyatakan, usai gelar perkara, polisi menetapkan JA dan JS sebagai tersangka dalam perkara dugaan kepemilikan barang bukti Narkoba jenis sabu-sabu lebih kurang 14 gram, dan daun ganja kering 37 gram.

Saat penangkapan  di rumah pelaku JS, polisi menyita sejumlah barang bukti‎, berupa 7 paket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor sekitar  14 gram, daun ganja kering sekira 37 gram, 2 handpone, mobil Kijang Toyota Krista warna hijau, dan uang tunai sekitar Rp 2,35 juta.‎

"Hasil interogasi, barang haram itu ia dapatkan dari pelaku JA. Tak lama berselang, anggota Satres Narkoba Polres Rohul menangkap JA di SLB Desa Ngaso. Dari penggeledahan badan, polisi tidak menemukan barang bukti, demikian juga penggeledahan di rumahnya di Jalan Kuini, Kelurahan Ujung Batu," jelasnya.

Berdasarkan keterangan JS, pelaku JA sering menyimpan barang bukti diduga narkotika jenis sabu-sabu di areal pekarangan rumahnya, tepatnya di pot tanaman bunga anggrek.

Atas keterangan JS, polisi kembali memeriksa rumah JA, dan di areal pekarangan rumahnya, tepatnya di sekitar tanaman bunga anggrek, polisi menemukan barang bukti berupa 1 paket sabu-sabu seberat 2,7 gram, plastik klip warna putih, pembungkus sabu dan handpone Samsung.

"Dari keterangan JA barang haram tersebut didapatnya dari IY warga Pekanbaru, yang saat ini sudah kita tetapkan sebagai DPO," ungkapnya.

Atas perbuatanya, Kedua tersangka di jerat Pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 dan pasal 111 ayat 1 undang-undang ri no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara palin sedikit 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana denda paling sedikti 800 juta dan paling banyak 10 miliar.

 Tidak hanya itu, Tersangka JA juga terancam kehilangan jabatanya sebagai dirut BPR Rohul.

 "Hari ini keduanya sudah kita tetapkan tersangka, dan secepatnya akan kita kirim SPDP nya ke penuntut umum (Kejari Rohul)," imbuhnya.

Saat Dimintai Keterangan, Tersangka JA, Direktur Utama BPR Rohul, Mengakui dirinya memang Seorang Pemakai Narkoba. Namun Ia Membantah, dirinya disebut sebagai pengedar Narkoba.

"Saya klarifikasi, saya tidak Pengedar, saya hanya Perantara/Mengubungkan Antara JS  dengan teman saya  IY, karena IY belum percaya dengan JS. Kalau saya pengedar atau kurir, saya dapat untung.? ini tidak saya hanya menghubungkan, sementra transaksi pembayaranya dilakukan dengan sistem transfer" Pungkas JA sambil menitikan air mata menyesali perbuatanny.

Saat awak media dari polres menuju kantor Utama BPR Rohul awak media menjumpai musawir.

Kata Muswita saat ditemui, Kamis (9/8/2018) di Kantor Utama BPR Rohul Pasar Modren Pasir Pengaraian.
 
Dijelaskan Muswita, Operasional BPR memiliki sistem yang menjamin Pelaksanaan Operasi perbankan tidak Vakum, meski Dirut berhalangan atau tidak berada di tempat.
 
"Meski dijalankan direksi, Operasional BPR tetap dibawah Pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemkab Rohul selaku pemilik (owners)". Kata Muswita.
 
Disingung kebijakan Direksi terkait jabatan JA sebagai Dirut BPR, Muswita menyatakan hal itu diserahkan sepenuhnya kepada Pemilik dalam hal ini Pemkab Rohul.
 
"Besok Insya allah Owner (Pemkab Rohul-red) dan OJK akan melakukan pertemuan membahas hal ini di Pekanbaru, mudah-mudahan ada keputusan," ungkap Muswita
 
Ditanya, apakah BPR Rohul bakal memberikan Bantuan hukum kepada JA, Muswita menyatakan, BPR terlebih dahulu akan melihat aturan yang memperbolehkan itu.
 
"Kalau dalam aturan kami, memang kalau ada direksi yang bermasalah karena terkait Perusahaan, ada hak untuk mendapatkan Bantuan Hukum, tapi kalau itu terkait persoalan pribadi, itu belum ada aturannya dan masih kami kaji," terang Muswita.
 
Seperti diketahui, JA ditangkap Satresnarkoba Polres Rohul pada Rabu (1/8/2018) sekitar  pukul 11.40 WIB, di SLB Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu‎. Dia ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Rohul atas indikasi terlibat peredaran Narkoba.  
 
Penangkapan JA merupakan hasil pengembangan dari tersangka lainnya berinisial JS (35) yang terlebih dulu ditangkap di rumahnya Lingkungan Harapan, Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu. Polisi juga menduga, JA adalah salah satu bagian dari sindikat pengedar narkoba asal Pekanbaru, meski kemudian tersangka membantahnya. 





Berita Lainnya :
 
  • Polres Inhil Praktek Lapangan Pam TPS
  • Banjir di Kampar Telan Tiga Nyawa
  • Bupati rohul Resmi Membuka Gerai Pelayanan Publik Di Kecamatan Rambah Hilir
  • Bupati rohul Resmi Membuka Gerai Pelayanan Publik Di Kecamatan Rambah Hilir
  • Tingkatkan Nilai Kearifan Lokal, Forum Keserasian Rimbo Tarok Gelar Diskusi Tematik
  • Program e-Warung Jadi Rujukan, Pemkab Muara Enim Belajar ke Pemko Padang
  • Keterbukaan Informasi Publik Agar Masyarakat Dapat Awasi Kinerja Pemerintahan
  • Purwadi Menang Telak di Pilkades Rantau Sakti
  • Wartawan Mitra Kerja Aparat Humas Pemerintah dalam Sebarluaskan Informasi
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved