| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Kasus Jambret

Penjambret Apes Saat Hendak Kabur, Pelaku Terjatuh, Begini Kronologinya...


Sigapnews.co.id | Kriminal
Selasa, 29/09/2020 - 16:55:46 WIB
Komplotan penjambret sadis di Pekanbaru dihadirkan saat ekspos di Mapolresta Pekanbaru, Jumat (11/9/2020).(Foto: Sigapnews.co.id/Ist).
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, BANGKINANG - Seorang pelaku jambret handphone yang terjadi di Perumahan Graha Bangun Permai Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kampar diamankan warga,Senin (28/9/2020) malam.

Pelaku jambret ini tertangkap karena ditendang oleh salah seorang warga saat tengah berusaha kabur dari lokasi kejadian.

Akibat aksinya ini, korban bernama Tifal (17) luka dibagian lutut karena mencoba mempertahankan handphonenya saat hendak direbut pelaku.

Pelaku yang berhasil diamankan tersebut kemudian diserahkan warga kepada pihak Kepolisian.

Tersangka Kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) Jambret yang diamankan Polsek Tambang ini adalah LF alias L (31) yang beralamat di Pujasera Jalan Arifin Ahmad Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.

Bersama pelaku juga diamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Beat Street Warna hitam BM-6787-AAV yang digunakan pelaku serta sebuah Handphone Android Xiomy Redmi 5A warna emas milik korban yang dirampas pelaku.

Kapolsek Tambang Iptu Tito Laragatra menjelaskan Kejadian ini bermula, Senin (28/9/2020) malam, korban bernama Tifal (17) sedang duduk-duduk di depan rumahnya di Perum Graha Bangun Permai Desa Tarai Bangun sambil menonton dari Hp androidnya.

Tiba-tiba datang pelaku dari arah belakang korban dan langsung menarik secara paksa handphone yang sedang dipegang oleh korban.

Setelah Hp korban berhasil dikuasainya maka pelaku berusaha kabur menggunakan sepeda motor.

"Atas kejadian ini korban sempat berusaha merebut kembali handphone miliknya hingga dirinya terjatuh dan kedua lututnya mengalami luka," jelasnya.

Beberapa saat kemudian warga lain yang mengetahui kejadian tersebut bernama Adma langsung mengejar dan menendang pelaku hingga terjatuh.

Pelaku akhirnya berhasil diamankan, akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian dan kemudian melaporkannya ke Polsek Tambang untuk pengusutannya.

"Saat ini Polsek Tambang telah menahan tersangka dan melakukan pengusutan," ungkapnya.

Satu Lagi Pelaku Jambret Maut di Jalan Pattimura Pekanbaru Ditangkap di Sumbar

Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, kembali menangkap 1 orang lagi tersangka jambret di Jalan Pattimura beberapa waktu lalu.

Dalam aksi sadisnya itu, korbannya bernama Sumiyati, terhempas ke jalan dan meninggal dunia.

Tersangka yang berhasil ditangkap ini adalah pemuda berinisial MAPP alias Abay (21).

Dia diciduk di lokasi persembunyiannya di daerah Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (18/9/2020)

Tersangka Abay ini, menyusul rekannya MA alias Rian (17) untuk mendekam di penjara.

Rian sudah lebih dulu diringkus pada Selasa (8/9/2020) lalu di hotel Citismart Jalan Gatot Subroto.

"Setelah MA tertangkap, tersangka MAPP melarikan diri ke Sumbar di rumah neneknya. Kita kejar ke arah Sijunjung.

Tersangka ini bergeser ke Padang. Kita lakukan pemantauan 2 hari, tersangka balik lagi ke Sijunjung.

Berkat kerjasama dengan Polres Sijunjung, tersangka akhirnya berhasil ditangkap," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Awaluddin Syam, saat ekspos kasus, Senin (21/9/2020).

Lanjut Kasat Reskrim, penangkapan terhadap tersangka terbilang cukup alot.

Tersangka mencoba bersembunyi di loteng dan melarikan diri.

"Dikarenakan MAPP juga melawan, kita tidak ingin mengambil resiko, maka dilakukan tindakan tegas terukur (tembak, red)," sambung Awaluddin, didampingi Kanit Opsnal Iptu M Aprino.

Dijelaskan Awaluddin, peristiwa penjambretan terjadi pada Sabtu, 29 Agustus 2020 lalu.

Saat itu korban sedang berkendara dengan sepeda motor.

Korban memakai kalung besi dan emas.

Kedua tersangka yang berboncengan dengan sepeda motor, datang mendekat.

Salah seorang diantara mereka mencoba merampas kalung milik korban, namun tidak berhasil lepas.

Akibatnya korban malah tertarik dan terjatuh.

Nahasnya, korban tidak mengenakan helm, sehingga kepalanya terbentur ke aspal.

"Jadi kasus 365 (curas) yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia, sudah terungkap.

Semua tersangka sudah berhasil ditangkap," sebut Awaluddin.

Dipaparkannya, tersangka MAPP alias Abay, berdasarkan laporan polisi, dia sudah beraksi sebanyak 3 kali.

Dua di Jalan Pattimura, dan satu di Jalan Soekarno Hatta.

Namun tersangka juga mengakui, ada 9 lokasi lagi tempat dia beraksi.

Ini yang masih didalami oleh kepolisian.

Terkait ini, Kasat Reskrim mengimbau masyarakat, supaya lebih waspada dan berhati-hati.

"Jangan terlalu menampakkan perhiasan saat mengendarai sepeda motor, atau menggunakan handphone.

Para pelaku ini saat beraksi sistem hunting, berkeliling, jika ada target mereka langsung beraksi," urai mantan Kasat Reskrim Polres Dumai ini lagi.

Sementara itu, tersangka MAPP ikut dihadirkan dalam kegiatan ekspos.

Ia mengenakan baju tahanan oranye dan celana pendek warna biru muda.

Kaki kirinya yang terkena tembakan petugas, tampak masih berbalut perban.

Ia berjalan tertatih dengan dibantu sebuah tongkat yang bagian atasnya dikepit di ketiak kiri.

Ketika ditanyai petugas, MAPP mengakui perbuatannya.

"Waktu teman saya tertangkap, saya lari ke Sumbar ke Sijunjung, lalu ke Padang, ndak sampai seminggu. Balik lagi ke Sijunjung," ucapnya.

MAPP mengaku panik saat mengetahui ada polisi yang datang ke rumah tempat dia bersembunyi.

"Saya lari ke arah loteng. Ada suara tembakan (peringatan). Nenek saya waktu itu tidur," bebernya.

Peristiwa penjambretan ini, mulanya dilaporkan oleh suami korban, Dedy yang merupakan purnawirawan TNI, Sabtu (29/8/2020).

Dedy mendapat informasi dari menantunya, yang mengabarkan jika korban tengah berada di RS Bhayangkara Polda Riau. Kondisi korban sudah meninggal dunia.

Dia diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan modus jambret yang terjadi di Jalan Pattimura, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru.

Atas kejadian itu, Dedy lantas melapor ke Mapolsek Lima Puluh, Polresta Pekanbaru. Dari serangkaian penyelidikan yang dilakukan, petugas berhasil mengidentifikasi pelakunya.(*)

Liputan: Brian. 
Editor : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • Tolak Aksi Unjuk Rasa Anarkis Sejumlah Elemen Masyarakat Kuansing Deklarasi Damai turun ke Jalan
  • Selama Unjuk Rasa Omnibus Law Polda Riau Tahan 21 Orang
  • Keluarga Darismal Minta Hak Asasi Manusia Atas Tudingan Pencurian Ternak Sapi
  • Persatuan Tarbiyah Kuansing Taja Muzakarah Ulama se Kuansing, Secara Resmi Dibuka Andi Putra
  • Antusias Tinggi, Sebanyak 15 Titik Sekaligus Kampanye Paslonbup-Wabup Rohul H Hamulian-M Sahril To
  • Terkait Masalah Perekonomian Masyarakat Di Tengah Pademi Covid-19, TNI Dan PolRI, Memiliki Program
  • Dukung Cabup Pelalawan Nomor Urut 1, ONUR siap Hidup Mati Menangkan Pasangan RIDHA
  • Juprizal Pimpin Sidang Paripurna DPRD HUT Kuansing Ke 21
  • Ketua Tarbiyah Kuansing Kunjungi Madrasah Tarbiyah Kenegerian Kopah
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved