| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Diamankan di Reskrimsus

Kabid Humas Narto Akui Kuasa Hukum 'UAS' Buat Pengaduan ke Polda Riau


red | Kriminal
Kamis, 06/09/2018 - 14:52:57 WIB
Sigapnews.co.id | Pekanbaru - Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Riau, Kombes Sunarto mengakui kuasa hukum Ustadz Abdul Somad (UAS) membuat pengaduan atas nama Jony Boyok (JB).

"Ya, tadi pagi pihak kuasa hukumnya (UAS,red) telah menyerahkan surat pengaduan ke Reskrimsus," ujar Kabid Narto kepada media ini.

Ditanya apa langkah selanjutnya yang dilakukan Polda Riau, Narto mengatakan akan memanggil saksi-saksi dari pihak UAS.

"Saat ini yang bersangkutan (Jony Boyok,red) diamankan di Reskrimsus," jawab Kombes Narto

UAS menguasakan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau untuk membuat laporan akun Facebook atas nama  Jony Boyok.

Sebelumnya JB telah dibawa oleh Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru untuk dimintai keterangan dan akhirnya JB mengakui perbuatannya dengan beralasan sedang galau karena masalah keluarga.

Dalam unggahannya pada 2 September 2018 lalu, Jony Boyok menyebut UAS sebagai sosok ulama yang memiliki sifat jahat.

"Kami, LAM Riau membuat laporan adanya tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik dengan akun Jony Boyok," kata salah satu anggota LBH LAM Riau, Aziun Asyari, Kamis, 6 September 2018.

Aksi melaporkan tindakkan yang tidak terpuji ini menurutnya karena UAS merupakan seorang ulama milik umat serta telah menjadi bagian dari mereka.

"UAS merupakan ulama milik umat. Ditambahnya lagi karena beliau telah menjadi bagian dari kami," tegasnya.

Sementara itu, Ketua LAM Riau Bidang Agama Islam, Gamal Abdul Nasir mengatakan bahwa sebagai ulama, UAS telah memaafkan pelecehan yang dilakukan oleh Jony Boyok itu. Namun, kasus hukumnya tetap terus berjalan. 

Ini juga menjadi salah satu alasan LAM Riau untuk melaporkan kejahatan yang telah diperbuat oleh Jony Boyok ini.

"Datuk Seri Ulama Setia Negara (UAS) sudah memaafkannya. Namun kasus hukumnya tetap berjalan. Oleh sebab itu, beliau memberikan kuasa hukumnya kepada kami untuk menyelesaikan," tegasnya. seperti dikutip dari riauonline.co.id.





Berita Lainnya :
 
  • Bupati Inhil Resmikan Rumah Sakit 3 M Plus
  • Dua Pejabat Kementerian PUPR Dituntut Jaksa KPK 5 Tahun 6 Bulan Penjara
  • Hasil Penyelidikan TGPF Tidak Signifikan, Kata Pimpinan KPK
  • Dugaan TGPF, Penggunaan Kekuasaan Berlebihan Membuat Novel Diserang
  • Polda Riau Kirim 100 Brimob Jaga Freeport di Papua
  • Tipikor Dana Hibah 2011-2012, Kejati Riau Periksa Bekas Sekda dan Eks Rektor UIR
  • Jaksa Dalami Dugaan Korupsi di PT PER, 4 Pegawai BUMD Pemprov Riau Diperiksa
  • Mark Up Pembangunan Gedung Fisip UNRI Seret Lima Tersangka
  • Investigasi Kasus Penyerangan Novel Baswedan, Begini Hasil Lengkap TGPF
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved