| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Selang Sehari, Kejari Tembilahan “ Tahan lagi”  Tersangka Kasus Korupsi di Inhil   


Defri Andi | Korupsi
Kamis, 07/12/2017 - 14:38:14 WIB
Sigapnews.co.id | Tembilahan- Setelah berselang 1 hari melakukan penahan terhadap tersangka kasus tindak pidana korupsi pembangunan Jembatan Enok,Selasa (5/12/17) kemarin. Kejaksaan Negeri Tembilahan, Rabu (6/12/17) kembali lagi melakukan penahan terhadap tersangka kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir.

Namun, penahanan tersangka kasus korupsi kali ini, bukanlah merupakan tersangka kasus yang sama (Kasus Jembatan Enok. Red). Tetapi terkait kasus Tindak Pidana Korupsi (TPK) Pengawasan Teknis Kegiatan Peningkatan Jalan Wilayah 1 (Satu) mencakup Kecamatan Tembilahan Kota, Tembilahan Hulu, Tempuling, Kempas dan Batang Tuaka, yang dikerjakan  CV. Bes Consultan TA. 2014 dengan nilai kegiatan Rp. 134.200.000,-

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tembilahan, Lulus Mustofa.SH mengatakan bahwa tersangka perkara korupsi yang ditahan kali ini, Adalah, tersangka Mifta alias Mek Bin Misman merupakan penerima kuasa dari CV. Bes Consultan untuk pelaksanaan pengawasan peningkatan jalan wilayah 1 tahun anggaran 2014 yang meliputi 18 ruas jalan di kota Tembilahan.

“ Penahanan tersangka Mifta alias Mek ini, adalah merupakan tindak lanjut dari penahan perkara yang bersangkutan, untuk itu kami lakukan penahannya. Kemudian terkait kerugian negara yang ditimbulkan sebesar nilai kegiatannya Rp. 134.200.000,-“ (Total Lost) “ terang Kajari kepada wartawan, Rabu (6/12/17).

Ditambahkan Kajari,  Adapun modus yang dilakukan tersangka adalah memalsukan tanda tangan dibeberapa dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaa pengawasan tersebut. “ Terkait tersangka lain dalam kasus ini. Kelanjutannya kami masih menunggu hasil penghitung kerugian keuangan negara oleh auditor, yang kemarin kami juga difasilitasi oleh KPK. “ tambahnya.

Sementara itu, Ditempat terpisah Kuasa Hukum tersangka Muhammad Arsyad. SH mengungkapkan akan melakukan koordinasi terlebih kepada pihak keluarga tersangka untuk menanggapi hal tersebut.  

“ Tentunya kami harus berkoordikasi dulu dengan pihak keluarga klien kami. Karna saat  ini dalam masa penahanan, apakah itu nantinya, akan  kita ajukan penangguhan penahannnya atau bagaiamana ..??? tergantung pada keluarga klien kita “ ungkap Muhammad Arsyad.(***)




Berita Lainnya :
 
  • Waoooou, Dua Warga Rambah Di Tangkap Polisi, Lagi Asik Pesta Narkoba Di Kandang Ayam
  • Siang Malam Tumpah Ruah Warga Hadir dan Sambut Kedatangan Wardan-SU di Pulau Kijang
  • Blusukan Wardan-SU di Pulau Kijang, Jalan Penuh Sesak di Ikuti Pendukung Fanatik
  • Ketua DPRD Inhil Kunjungi Pasien RSUD Puri Husada Tembilahan
  • Ketua Terpilih DPC Partai Demokrat Kelmi Amri,SH Silahturahmi Dengan Calon Pengurus Baru.
  • Peran Rumah Sakit, Jasa Raharja, BPJS dan Sat Lantas sangat penting terhadap Korban Laka Lantas
  • MTQ Ke IV Tingkat Kecamatan Kabun, Kades Aliantan Manfaatkan Momen MTQ Sebagai Ajang Promosi Wisata
  • BNN Kuansing Taja Coffe Morning Bersama FWLM
  • Meski Disibukkan Dengan TMMD, Koramil 07/Reteh Masih Sempat Terjunkan Anggotanya Untuk Bantu Petani
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved