| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

Masalah OTT Di Rohul, Nie Penjelasan Waka Polres Rohul Kompol Willy Kartamanah AKS, S,IP M.Si


Hz | Korupsi
Selasa, 11/12/2018 - 14:52:08 WIB
Masalah OTT Di Rohul,  Nie Penjelasan Waka Polres Rohul Kompol Willy Kartamanah AKS, S,IP M.Si

ROHUL– Dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Badan Pendapatan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, (Bapenda-Pemkab-Rohul), Riau, Kamis, (6/12/2018) sekira jam 13.00 Wib, pelaku ada satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus OTT ini, masih terus dilakukan penyelidikan oleh penyidik Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu, dan sampai dengan Selasa, (11/12) saksi sudah diperiksa 5 orang, masing-masing berniaial Az, RD, Yy dan dua lagi lainnya.

"Satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka bernisial Dp oknum PNS  sebuah jabatan di Kantor Bapenda Rohul dan sudah dititip di Lapas Kelas II B Pasirpangaraian. Sedsngkan saksi ada sudah diperiksa 5 orang diantaranya, yang sama-sama diduga OTT awal bernisial Az," jelas Waka Polres Rohul Kompol Willy Kartamanah AKS, S,IP M.Si didampingi, Kasat Reskrim AKP Harry Avianto SH SIK, Kanit I Satreskrim (Kanit Pidum) Ipda Jon  Heri SH, Paur Humas Ipda Nanag Pujiono SH di kantornya.

Lanjut Kompol Willy, dugaan OTT ini dilaksanakan oleh Tim Saber Pungli Polres Rohul sesuai program pemerintah Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, dan Tim Saberpungli adalah salah satu bagian bersih berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 87 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar.

Ditanya awak media," Apa yang diduga di OTT, berapa barang bukti dan apa ada tersangka lain dan apa penyelidikan dilakukan dari awal tahun 2018 ini ?, jawab wakapolres Rohul, pada saat dilakukan OTT, Tim Saber Pungli Polres Rohul amankan barang bukti Rp 12.100.000 (Dua belas juta seratus ribu rupiah).

"Dana yang jadi BB (Barang bukti) itu, diduga pemotongan hasil upah pungut pajak. Dan dugaan OTT ini masih terus dikembangkan. Perkembangan akan kita informasikan kepada kawan-kawan wartawan," tegas Kompol Willy.

"Tentang perkembangan yang ada sebelumnya. Kita tidak tertutup kepada kawan media, namun ini daru di ekspose setelah ada hasil penyelidikan dan ada sudah ditetapjan sebagai tersangka," jelas Wakapolres Rohul.

"Diduga tersangaka dikenakan undang tindak pidana korupsi pasal 12 huruf E dan F tentang Pegawai Negeri Sipil (PNS) ancaman 20 Tahun Penjara," pungkasnya. 

Untuk diketahui sebelumnya khabar adanya dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh pihak terkait di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu,  Riau dinilai masih bungkam dan ditutupi. Karena semua yang dikonfirmasi data akurat mereka tak mau ekspose secara resmi.





Berita Lainnya :
 
  • Polisi Amankan Seorang Wanita Terlibat Perjuadian Jenis Togel
  • Ngk Terima Dipukuli Dan Di Dorong Oleh Suaminya Sendiri, Istri Laporkan Suami ke Polisi
  • Anggota Polisi Bripka Prasetya Sisihkan Gajinya untuk Bantu Penderita Hidrosefalus
  • Kabid Kominfo Masril Lakukan Banyak Terobosan untuk Kemajuan Pelalawan
  • Alamaaaaaaaaak..!!! Wanita Paruh Baya Lagi Transaksi Shabu-shabu di Ciduk Polisi
  • Ketua DPC HNSI Inhil Tinjau Potensi Siput Laut Sebagai Komoditas Ekspor
  • Dimotori Kabid Humas Polda Banten, Polres Cilegon Safari Subuh dan Kunjungi Warga
  • Luhut Panjaitan Bilang Jadwal Pelantikan Gubernur Riau Terpilih 19 Februari 2019
  • Kapolda Riau Pimpin Sertijab Irwasda dan Karo Rena Polda Riau
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved