| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 

BMKG: Intensitas Curah Hujan Riau Meningkat Sejak Kemarin


Brian | Lingkungan
Senin, 30/10/2017 - 14:42:38 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Monitoring intensitas hujan di wilayah Provinsi Riau diprediksi meningkat. (Foto: Sigapnews/Brian)
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID | Pekanbaru  - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan intensitas hujan di wilayah Provinsi Riau diprediksi meningkat setelah dua pekan dilanda musim kemarau akibat terdampak badai tropis.

"Curah hujan mulai meningkat sejak kemarin dan puncaknya diprediksi terjadi pertengahan November 2017," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Pekanbaru, Slamet Riyadi, Senin (30/10/2017).

Slamet menjelaskan peningkatan curah hujan di Provinsi Riau setelah Badai Tropis Lan yang sempat melanda Filipina beberapa waktu lalu mereda.

Ia memprediksi, peningkatan curah hujan akan berlangsung hingga Desember dengan puncak curah hujan pada pertengahan November 2017. Pada akhir September lalu, BMKG Pekanbaru sebelumnya telah menyatakan bahwa sebagian besar wilayah Provinsi Riau memasuki musim hujan.

Pada awal Oktober, peningkatan curah hujan menyebabkan sejumlah wilayah di Riau seperti kabupaten Rokan Hilir dan Indragiri Hilir terjadi bencana banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau juga telah melakukan antisipasi dengan mengirimkan logistik guna mengantisipasi banjir.

Namun, memasuki pertengahan Oktober cuaca di Riau cenderung panas. Hal ini diakibatkan adanya badai tropis Hanun di Laut China Selatan serta Badai Tropis Lan di Filipina.

Akibatnya, BMKG Pekanbaru mendeteksi lonjakan titik-titik panas di sejumlah wilayah Provinsi Riau seperti Pelalawan, Kampar, Siak, Bengkalis dan Kota Dumai. Sesuai prediksi, BMKG Pekanbaru menyatakan kondisi tersebut berlangsung sekitar dua pekan lamanya atau hingga akhir Oktober.

Untuk itu, ia mengatakan dengan meningkatnya curah hujan tersebut BMKG mengimbau kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk dapat mengantisipasi potensi bencana banjir.

Saat ini Provinsi Riau masih dalam status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan. Status yang diputuskan sejak awal 2017 ini akan berakhir pada November mendatang.(*)





Berita Lainnya :
 
  • Germas Wujudkan Kuansing Sehat
  • Wako Pekanbaru Hadiri Panen Pedet dan Launching Agrotek Farm System
  • Ketua PUSAKO FH UIR Meminta Kepada Kemenang RI Mengkaji Ulang Pembuatan Kartu Nikah
  • Bank Nagari Luncurkan Layanan “Nagari Mobile Banking”
  • Panitia Pelaksana Musda HMI Badko Riau-Kepri tidak Professional Dalam Menjalankan Amanah
  • Ketauan Dari CCTV, Pencuri Baju Di Toko Bandung Fasion, Dua Orang Warga Sumut Di Amankan Polisi
  • Pemenuhan Karbohidrat Tidak Hanya pada Beras Semata
  • Pemprov Sumbar Segera Evaluasi Pelaksanaan TdS 2018
  • Gubernur Sumbar Ajak Perangi Maksiat dan LGBT
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved