| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
PETI Masih Marak

Penambang yang Meninggal Tertimbun Bukti PETI Masih Marak di Kuansing


Sigapnews.co.id | Lingkungan
Minggu, 30/08/2020 - 14:58:42 WIB
SIGAPNEWS.CO.ID, TELUK KUANTAN - Kecelakaan kerja di penambangan emas di Desa Serosah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing pada Jumat (28/8/2020) sore menjadi bukti aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kuansing masih marak terjadi.

Di satu sisi, jajaran kepolisian di Kuansing sebelumnya rutin merazia dan sosialisasi agar aktifitas PETI dihentikan.

Kecelakaan kerja di Desa Serosah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing merengut nyawa enam pekerja PETI. Keenam korban tersebut tertimbun pasir.

Kapolres Kuansing AKBP Hengky Poerwanto SIK MM sendiri sudah merilis enam korban meninggal tersebut.

Yakni J, P dan A warga Bangko Jambi dan S, S dan A yang merupakan warga Jateng.

Ikatan Pemuda Mahasiswa Kuantan Singingi Pekanbaru (Ipmakusi) menyampaikan turut berduka cita bagi keluarga korban. Sebab ini sebuah tragedi.

"Turut berduka cita bagi keluarga enam pekerja yang meninggal," kata Rian Azwir, pentolan Ipmakusi, Minggu (30/8/2020).

Di satu sisi, kejadian ini menunjukkan aktifitas PETI di Kuansing masih marak.

"Bukti masih ada dan marak," katanya.

Ia pun menilai meninggalnya enam pekerja tersebut bukti nyata pemerintah tidak hadir, baik Pemprov Riau dan Pemkab Kuansing.

Bila pemerintah hadir, katanya, korban meninggal akibat kecelakaan kerja bisa diminimalisir.

Ia pun mengusulkan Pemprov Riau dan Pemkab Kuansing membuat regulasi soal penambangan emas ini.

Bila dilarang seperti saat ini, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

"Sekarang kan dilarang, tapi aktifitas PETI masih marak. Ini kan oknum-oknum yang kenyang dapat untung. Kas daerah enggak dapat kan," katanya.

Bila dilegalkan, bisa mencontoh yang dilakukan Sumbar terkhusus Kabupaten Dharmasraya.

Sebab penambangan emas dilegalkan di lokasi tersebut.

"Kita bisa mencontohkan (kabupaten) Dharmasraya. Disana sudah dilegalkan. Pemprov Riau dan Pemkab Kuansing bisa duduk bersama membuat regulasinya," katanya.

Bila penambangan emas dilegalkan, tim pemerintah bisa melakukan pendampingan ke setiap penambangan emas.

Sehingga kecelakaan kerja yang merengut nyawa pekerja, bisa dimininalisir.

"Kalau sekarang kan pekerja saja yang korban. Pemilik enggak pernah kena. Kasihan para pekerja," ucapnya.

Kepala Desa Serosah, Darwis menceritakan kejadian longsornya pasir hasil sedotan aktifitas PETI terjadi pada Jumat (28/8/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.  

"Mereka tertimbun. Pasir yang mereka sedot itu, yang sudah dikumpulkan, itu longsor. Kan itu digali dalam-dalam. Jadi dibawah mesin dompeng," katanya. (*)

Liputan: Brian
Editor  : Robinsar Siburian.





Berita Lainnya :
 
  • PT Philips Batam Akan Gelar Swab Test Karyawannya Besok (Minggu, 27/9/2020)
  • Covid-19 di Batam Bertambah 13 Pasien Baru, Berikut Riwayatnya...
  • BMKG! Perairan Sumbar Hari Ini, Pukul 07.00 - 19.00 WIB Gelombang Tinggi
  • Sebelum Febri Berhenti, Sudah Puluhan Pegawai KPK Mundur
  • Hasil Swab Sekda Bener Meriah dan Istri Terkonfirmasi Positif Covid-19
  • Jalan Tol Pekanbaru - Dumai Hari Ini Sudah Dibuka Untuk Umum Dengan Tarif Gratis
  • Agen Kapal Batam Menjerit, Penumpang Pelabuhan Domestik Sekupang Menurun
  • Andre Korban Begal Jerambah Bolong Jambi di Tikam Sebelas Kali, Tubuh Disabet Samurai
  • H. Bakri Ketua Koalisi Haris-Sani Pilgub Jambi, Jika Semua Bergerak, Selesai Sudah
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved