| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Gajah Sumatera

Akibat Karhutla, Gajah Sumatera Binaan Tim Flying Squad di Tesso Nilo Stres


Sigapnews | Lingkungan
Selasa, 13/08/2019 - 22:23:32 WIB
Akibat kebakaran meluas dan mendekati kamp tim Flying Squad, sejumlah gajah sumatera jinak binaan dari Tim Flying Squad di Taman Nasional Tesso Nilo, Provinsi Riau sempat stres sehingga terpaksa dipindahkan jauh ke dalam hutan, Selasa (13/8/2019
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, Pekanbaru - Sejumlah gajah sumatera jinak yang dibina oleh tim Flying Squad di Taman Nasional Tesso Nilo sempat menderita stres akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan konservasi di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau itu.

“Perubahan perilaku gajah jadi agak stres karena dengar suara api, ketika makan mereka jadi tidak nyaman,” kata Ketua Tim Flying Squad, Erwin Daulay, di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Selasa (13/8/2019).

TNTN adalah kawasan konservasi, yang salah satunya berfungsi sebagai habitat asli satwa endemik gajah sumatera (elephas maximus sumatranus). Awalnya, luas TN Tesso Nilo adalah 38.576 hektare (ha) berdasarkan surat keputusan menhut No.255/Menhut-II/2004. Kemudian kawasan konservasi itu diperluas menjadi 83.068 ha dengan memasukkan areal hutan produksi terbatas yang berada di sisinya, berdasarkan SK No.663/Menhut-II/2009. Namun, kerusakan yang terjadi di kawasan itu akibat perambahan sudah sangat masif yang mengubah bentang alam hutan menjadi perkebunan kelapa sawit.

Erwin mengatakan kebakaran besar yang menimbulkan asap pekat mulai mendekati kamp Flying Squad di Desa Lubuk Kembang Bunga sejak tanggal 1 Agustus, berawal dari daerah bernama Sungai Tapah. Akhirnya diputuskan agar satwa bongsor itu harus direlokasi dari tempat penggembalaan. Ada delapan gajah jinak yang dipindahkan, tiga di antaranya masih anak.

“Api makin besar mendekati kamp pada hari Jumat tanggal 9 Agustus, sehari sebelum Lebaran Idul Adha. Akhirnya gajah dipindahkan sekitar 500 meter dari kamp, masuk ke dalam hutan karena asap terbawa angin hingga ke kamp,” katanya.

Wakil Kepala Polres Pelalawan, Kompol Rezi Darmawan, mengatakan kondisi kebakaran di lokasi Lubuk Kembang Bunga yang dekat dengan kamp Flying Squad sudah bisa dikendalikan. Upaya pemadaman dilakukan tim gabungan yang terdiri dari puluhan personel dari jajaran Polres Pelalawan, Koramil Pangkalan Kuras, Pemadam Kebakaran Kecamatan Ukui, Brigade Penanggulangan Kebakaran Balai TNTN, dan WWF Program Riau, serta perusahaan.

“Di Lubuk Kembang Bunga sudah tinggal pendinginan, api sudah bisa dikendalikan karena karakter lahan adalah tanah mineral. Masih ada titik api di lokasi Desa Kusuma,” katanya.
 
Sebelumnya, Kepala Balai TNTN, Halasan Tulus, menyatakan kebakaran di kawasan konservasi di Provinsi Riau itu terjadi secara sporadis, terutama di area perluasan yang ada aktivitas manusia.

"Kebakaran sporadis artinya begini, minggu ini terbakar di sini dan sudah kami padamkan, muncul lagi di sebelah sana dan itu di area perluasan taman nasional eks konsesi HPH (hak pengusahaan hutan) yang memang sudah lama ada aktivitas manusia," kata Halasan Tulus, Senin (12/8/2019).

Kondisi TN Tesso Nilo diakui Halasan memang sangat kering karena kemarau, namun kebakaran terjadi sangat kecil kemungkinan terjadi secara alami. Area yang terbakar banyak terjadi di lokasi yang diokupasi oleh masyarakat, seperti di daerah Toro.

"Kebakaran secara alami kecil kemungkinannya. Dugaannya karena puntung rokok maupun karena pembersihan lahan bisa saja," ujarnya.(*)

Liputan: Brian
Editor  : Robinsar Siburian





Berita Lainnya :
 
  • Budayakan Bahasa, Di Lhokseumawe Setiap Jumat Wajib Berbahasa Aceh
  • Kejati Jatim Tunggu Juknis Kejagung Soal Hukuman Kebiri Kimia
  • Terkait Kasus Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, 5 TNI Diskors
  • KJRI di Penang dan Pemprov Sumut Upayakan Pemulangan TKI yang Telantar
  • Luas Karhutla Sumsel Capai 1.675 Hektare
  • Anggota Legislatif Aceh: Dari 731 kursi Terpilih 83 Perempuan
  • Pascapembajakan KM Mina Sejati, Keberadaan 23 ABK Masih Misterius
  • Air Terjun 86 Inhil, Destinasi Wisata yang Cukup Menakjubkan
  • Kejuaraan Dunia Badminton, Hendra Tak Nyangka Rebut Gelar Ketiga
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved