| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Pejudo Korsel Diskors

Lakukan Pelecehan Seksual, Bintang Judo Korsel Diskors Seumur Hidup


Sigapnews.co.id | Olahraga
Kamis, 14/05/2020 - 10:36:36 WIB
Judoka Korea Selatan Wang Ki-Chun (gi biru) membanting judoka Hungaria Laszlo Csoknyai pada turnamen Paris Grand Slam di kelas di bawah 81 kilogram, yang berlangsung di Paris, 7 Februari 2016. (Foto: Sigapnews.co.id/AFP/Javques Demarthon).
TERKAIT:
SIGAPNEWS.CO.ID, Jakarta - Bintang judo Korea Selatan, Wang Ki Chun diskors seumur hidup dari olahraga bela diri yang ia geluti oleh Asosiasi Judo Korea (KJA) terkait dugaan kasus pelecehan seksual terhadap seorang remaja.

Nama Wang menjulang setelah memenangi medali perak pada kelas di bawah 73 kilogram pada Olimpiade 2008 di Beijing, meski saat itu ia mengalami cedera rusuk.

Ia telah ditahan pada awal bulan ini dengan dugaan melakukan pelecehan seksual kepada anak di bawah umur, dan jika terbukti akan dipenjara seumur hidup.

KJA dengan suara bulat sepakat menskors atlet 31 tahun itu, yang sekaligus mengakhiri karier olahraganya.

KJA menilai tindakan tidak pantas Wang telah menodai integritas dan kedudukan sosial judo saat menentukan hukuman skors seumur hidup, demikian dilansir kantor berita Yonhap.

Wang memiliki waktu tujuh hari untuk mengajukan banding.

Pelecehan dianggap wajar

Korsel merupakan salah satu kekuatan olahraga utama di Asia, dan kerap berada di posisi sepuluh besar pada klasemen perolehan medali Olimpiade musim dingin dan musim panas.

Namun pada masyarakat yang sangat kompetitif, kemenangan menjadi sangat berharga di komunitas olahraga, dan pelecehan fisik dan verbal menjadi hal yang dianggap wajar.

Pekan lalu, peraih medali Olimpiade musim dingin cabang speed skating Lim Hyo Jun dinyatakan bersalah karena telah melakukan pelecehan seksual kepada sesama atlet putra dengan memelorotkan celana. Ia kemudian didenda tiga juta won (Rp 36 juta) dan harus menjalani 40 jam terapi.

Pada tahun lalu, peraih medali emas Shim Suk Hee memaparkan bahwa dirinya pernah dilecehkan oleh mantan pelatihnya.

Sang pelatih kemudian dihukum penjara selama satu setengah tahun.

Pada 2019 juga, seorang atlet skate putra diskors selama sebulan setelah secara diam-diam masuk ke asrama putri di pemusatan latihan nasional.(*)

Liputan: Brian
Editor  : Robinsar Siburian.                  
Sumber: Antara.





Berita Lainnya :
 
  • Mahasiswa Pagaran Tapah Lapor Kades Sangkir Indah Ke Polres Rohul.
  • Korupsi di Jiwasraya Merugikan Negara Rp 16.8 Triliun
  • Bupati Inhil Resmikan 3 Dermaga dan 2 BLKK
  • Sidang Kasus Proyek Multiyears Amril Mukminin Diagendakan di Pengadilan Pekanbaru
  • Kepri Rancang Aplikasi Tracing COVID-19
  • Suap Wali Kota Medan, Kasubbag Protokoler Divonis Empat Tahun Penjara
  • Terkait Kasus Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan, ICW Serahkan Amicus Curiae
  • Terkait Suap di DPRD Sumut, KPK Terima Pengembalian Uang Senilai Rp 422,5 Juta
  • Meranti Jadi Model Utama Grand Design Sagu Nasional
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved