| | | | | | | | |
| | | | | | | |
 
Icon Pariwisata Riau

Ombak Bono Pelalawan Tempat Berselancar Terpopuler di Indonesia 2017


Yarisman | Advertorial
Rabu, 29/11/2017 - 00:26:25 WIB
Bupati Pelalawan menerima piala dari pesona Indonesia atas ditetapkannya ombak Bono sebagai tempat beselancar terpopuler dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) Tahun 2017.
TERKAIT:
Sigapnews.co.id | Pelalawan - Bono merupakan salah satu objek wisata yang baru dan sedang berkembang di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. 

Keajaiban dari fenomena alam ini sudah tersohor ke seluruh dunia. Hampir semua peselancar professional di dunia ini sudah mencoba kedahsyatannya, dan berbagai media baik nasional maupun internasioanal telah banyak meyorotinya.

Dahulu bono merupakan gelombang yang cukup ditakuti oleh masyarakat. Karena selain ketika itu gelombang yang terjadi juga lebih besar dibanding yang terjadi pada saat ini, juga dikarenakan pengaruh legenda dan kepercayaan masyarakat akan misteri dan daya mistik dari gelombang ini. 

Selain itu didukung juga dengan fakta telah terjadinya beberapa kecelakaan yang diakibatkan oleh hantaman bono yang tak urung menelan korban jiwa dan menghancurkan boat-boat yang lewat bahkan kapal ponton pun sempat hilang diterjang ganasnya gelombang ini.

Namun Bagi masyarakat tempatan yang sudah terbiasa dengan kedatangan Bono dan bernyali besar, kedatangan Bono disambut dengan memacukan kapal motornya meluncur ke lidah ombak di punggung Bono bagaikan pemain selancar, atraksi ini oleh penduduk tempatan disebut "BEKUDO BONO", Karena mirip dengan atraksi seorang joki yang sedang berusaha menjinakkan kuda liar. 

Bupati Pelalawan HM Harris saat menerima piala dalam Anugerah Pesona Indonesia 2017 untuk kategori tempat berselancar terpopuler.

Bono ini dapat dilihat pada setiap bulan pada saat terjadi pasang besar, namun pada akhir tahun atau pada musim Barat, Bono akan terjadi lebih besar.

Seiring dengan berjalannya waktu dan sejak ditemukannya bono oleh beberapa researcher awal yang dipelopori oleh surfer berkebangsaan Perancis, Anthony Colas, yang kemudian berdatanganlah surfer-surfer profesional dari mancanegara yang menaklukan gelombang ini dengan papan selancarnya, maka kesan menakutkan dari gelombang ini mulai berubah menjadi sebuah gelombang yang indah, menarik dan mengasyikan bukan hanya untuk ditonton melainkan juga untuk dicoba menggunakan papan selancar. 

Dari sesuatu yang dahulunya harus dihindari untuk ditemui menjadi sesuatu yang harus untuk ditonton dan dinikmati.

Menurut, Anthony dan kawan-kawan, penemuan gelombang Bono sebagai gelombang sungai yang dapat dinikmati untuk berselancar merupakan penemuan terbesar sepanjang 30 tahun terakhir, dan menurut mereka gelombang ini yang terkuat daya dorongannya dibanding dengan gelombang tidal bore yang ada di negara lain.
 
Sebagai wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dalam menjadikan Bono sebagai objek wisata unggulan adalah dengan menempatkannya pada posisi strategis yaitu memasukan bono dalam 7 program strategis pembangunan Kabupaten Pelalawan (Pelalawan Eksotis).

Demikian pula di tingkat provinsi Riau, Bono telah dipilih sebagai Icon Pariwisata Provinsi Riau  pada acara Launching Pariwisata Riau bulan Mei Tahun 2016 lalu, yang mengungguli Pacu jalur dan Bakar Tongkang. 

Salah satu pertimbangan Bono menjadi icon pariwisata Riau adalah karena keunikan bono sebagai gelombang sungai  yang dapat diselancari, dimana hanya ada di Provinsi Riau dan satu satunya di Indonesia.
 
Pemkab Pelalawan, melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga pun telah berupaya untuk mengembangkan Kawasan Objek Wisata ini,  Dimulai dengan penyusunan perencanaan pembangunan seperti Masterplan dan DED, Penyediaan kawasan, Koordinasi antar instansi baik di tingkat kabupaten, provinsi dan kementerian, penyiapan sarana dan prasarana, Pelaksanaan event, pembinaan masyarakat, dan pemasaran wisata.
 
Selain itu, penyiapan peraturan perundang undangan yang mendukung pembangunan dan pengembangan objek wisata bono telah dilakukan, dimulai dengan penyusunan Perda Kabupaten Pelalawan no 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan Kabupaten Pelalawan, penentuan Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) Kabupaten Pelalawan dalam bentuk Peraturan Bupati Pelalawan dan penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten Pelalawan telah juga dilaksanakan. 

Hal ini dilakukan dalam upaya menggiring Bono yang nantinya diharapkan menjadi salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). 
 
Upaya-upaya untuk mendapatkan pengakuan dan memasukan Kawasan Wisata Bono di Teluk Meranti menjadi salah satu Destinasi Pariwisata Nasional sudah banyak dan tetap dilakukan. Dimulai dengan mengikuti lomba untuk mendapatkan award dan mendapatkan pengakuan sebagai objek wisata yang menarik, hingga konsultasi, Koordinasi dengan berbagai pihak dan Pemerintah Provinsi Riau, pengumpulan informasi serta upaya meyakinkan Pemerintah Pusat akan perlunya memasukan Kawasan Wisata Bono sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Nasional. 

Pada tahun 2017 ini, Bono mendapat peringkat pertama dalam katagori Tempat Berselancar Terpopuler dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) Tahun 2017.

Beberapa waktu lalu, pertemuan dengan Kepala  Bappenas pun telah dilakukan sebagai upaya memasukan Bono ke dalam Destinasi Pariwisata Nasional.

Jalan menuju objek wisata Ombak Bono terlihat sudah di aspal dan siap menerima kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri.

"Hampir semua tahapan menuju  Destinasi Pariwisata Nasional sudah kita mulai dan tetap dilakukan, terlebih daripada itu, konsistensi dan keseriusan Pemerintah Daerah dalam mengembangkan objek wisata bono ini pun perlu dijaga dan bahkan ditingkatkan," papar Bupati Pelalawan HM Harris.

Pembangunan infrastruktur terutama jalan akses menuju Teluk Meranti, telah mengalami penambahan dalam jumlah kilo meter jalan beraspalnya. Hanya sekitar 38 Km lagi jalan pengerasan yang belum diaspal namun tetap masih bisa dilalui dengan baik.

"Diharapkan ini dapat tetap dilakukan penambahan jalan aspal hingga paling tidak mencapai Tanjung Bau-Bau, atau tempat yang dicadangkan untuk konsentrasi acara dan menyaksikan bono," harap HM Harris.

Pembangunan infrastruktur jalan menuju objek wisata Ombak Bono terus dibangun.

Selain itu, penambahan sarana prasarana lainnya seperti jalan lingkungan, sanitasi, listrik 24 jam, air bersih dan pengelolaan sampah merupakan diantara pekerjaan yang perlu mendapat perhatian lebih dalam pembangunan kawasan objek wisata bono ini. 

Dalam hal ini koordinasi dan kerjasama yang baik antar pihak baik pemerintah daerah beserta instansi-instansi yang terkait, masyarakat, perusahaan, akademisi serta media sangatlah diperlukan dan konsisten.

Keterlibatan elemen Pentaholic tadi tidak dapat dinafikan dalam pembangunan kepariwisataan, sehingga pembangunan pariwisata yang berkelanjutan terutama di Kawasan Objek Wisata Bono dapat segera menuai hasil yang diharapkan. (Advertorial/Yarisman/Humas)





Berita Lainnya :
 
  • Sahabat Hijrah Kuansing Galang Dana Untuk Palestina
  • Kapolres Baru Lakukan Pengecekan Ruangan Mapolres Inhil
  • Dani, Dari Tukang Antar Es dan Aktivis Mahasiswa Hingga Jadi Ketua DPRD Inhil
  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Inhil Sita Ratusan Botol Miras Ilegal
  • Gubri Arsyadjuliandi Rachman Bersama Bupati Kuansing Mursini Lakukan Aksi Tanam Serentak di Kuansin
  • BRI Cabang Pasir Pangarain Salurkan Dana CSR Sebesar Rp 282.504.000
  • Gas LPG 3 Kg Langka Di Inhil, Ketua DPRD Inhil Minta Disperindag Turun Kelapangan
  • Polsek Tambusai Meringkus Warga Sumut Di Balai Datat Dalu-Dalu
  • Tak Kapok, Pelaku Jambret Kembali Ditangkap Tim Harat Polres Inhil
  •  
     
     
     
     
     
     
    Polri dan Mitra Litas Daerah  
    -Mitra Polri   Provinsi Riau Utama
    -Polda Riau -Polresta Pekanbaru -Polres Inhil -Kota Pekanbaru -Kab. Inhil -Nasional -Pendidikan
      -Polres Dumai -Polres Rohul -Kota Dumai -Kab. Rohul -Politik -Hiburan
      -Polres Kampar -Polres Rohil -Kab. Kampar -Kab. Rohil -Ekonomi -Pertanian
      -Polres Bengkalis -Polres Kuansing -Kab. Bengkalis -Kab. Kuansing -Hukrim -Advertorial
      -Polres Pelalawan -Polres Siak -Kab. Pelalawan -Kab. Siak -Sosial -Lensa Foto
      -Polres Inhu -Polres Meranti -Kab. Inhu -Kab. Meranti -Budaya -Foto
    About Us - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
    Copyright © 2015-2017 PT. MEDIA SIGAP INDONESIA, All Rights Reserved